alexametrics
21.9 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

JPRM Bagikan 500 Masker untuk Agen dan Loper

PAMEKASAN – Seluruh elemen masyarakat bergerak melawan Covid-19. Tidak terkecuali Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Media yang berada di bawah naungan PT Madura Intermedia Pers tersebut menyalurkan sedikitnya 500 masker ke seluruh agen dan loper koran di Madura.

Penyerahan alat pelindung diri (APD) secara simbolis dilakukan oleh Kepala JPRM Biro Pamekasan Moh. Subhan kepada agen koran di Kota Gerbang Salam, yaitu Syaiful Bahri. ”JPRM terus memantau perkembangan Covid-19. ”Ini salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap karyawan dan mitra JPRM,” ujarnya.

Menurut Subhan, setelah dibekali APD, para karyawan dan mitra JPRM diharapkan bisa membantu pemerintah menangkal virus korona. Termasuk, meminimalkan potensi persebaran Covid-19 di Kota Gerbang Salam. ”Apalagi, kami saat ini sedang berada di Pamekasan yang terkategori zona merah,” imbuhnya.

Dijelaskan, pandemi harus disikapi dengan bijak dan tidak boleh gegabah. Tapi, harus tetap waspada. Sebagai upaya antisipasi, maka penggunaan APD yang diberikan JPRM tersebut harus dimaksimalkan. ”Saya berharap pandemi ini segera berakhir. Sehingga, masyarakat bisa kembali beraktivitas dan perekonomian kembali tumbuh,” harapnya.

Baca Juga :  Tambah Enam Orang, Kasus Covid-19 Madura Jadi 67

Aksi bagi-bagi masker kepada agen dan loper juga dilakukan kantor pusat JPRM di Bangkalan. Sebab, mengenakan masker kini sudah diwajibkan pemerintah. Salah satu tujuannya, supaya persebaran virus korona tidak meluas. ”Masker sudah kami berikan kepada agen koran dan loper se-Bangkalan,” ujar bagian pemasaran JPRM Abd. Rosid.

Ditambahkan oleh Rosid, jumlah agen yang menerima masker 20 orang dan loper 70 orang. Sementara masker yang dibagi-bagikan lebih kurang 200 lembar. Diharapkan, masker yang sudah dibagikan tersebut dipakai saat beraktivitas di luar rumah. ”Kami peduli kepada agen dan loper. Sebab, mereka juga bagian dari kami,” ungkapnya.

Dijelaskan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada agen dan loper tentang bahaya Covid-19. JPRM juga meminta agen dan loper mematuhi imbauan pemerintah. ”Masker yang kami berikan merupakan bentuk kecil kepedulian perusahaan untuk melindungi kesehatan para loper dan agen. Semoga bermanfaat,” harapnya.

Baca Juga :  KIS PBI Nonaktif? Ini Tahapan Yang Harus Dilakukan Peserta

Sementara itu, Koordinator Liputan (Korlip) JPRM Fathorrahman menambahkan, sebelum membagikan masker kepada agen dan loper, JPRM juga memberikan perlindungan kepada seluruh karyawan. Utamanya, kepada para wartawan, fotografer, AE dan AR yang bekerja di lapangan. Mereka dibekali APD berupa masker dan hand sanitizer. Termasuk, protap liputan saat pandemi Covid-19.

”Kami selalu mewanti-wanti wartawan untuk senantiasa menjaga diri dan mematuhi protap yang sudah ditetapkan perusahaan. Dalam kondisi tertentu, keperluan berita bisa diperoleh melalui jejaring telepon,” tegasnya.

Sebagaimana yang tertuang dalam protokol mitigasi Covid-19 JPRM, wartawan wajib menggunakan APD, menjaga jarak, menggiatkan sanitasi, dan menjaga kesehatannya. Kemudian, wartawan juga diminta memberi rekam perjalanan berupa data berisi daftar orang yang ditemui. Termasuk, mencatat rekan wartawan yang berada dalam satu lokasi liputan.

”Perusahaan sangat mengutamakan keselamatan dan kesehatan para wartawan. Setiap ada kendala dalam melaksanakan tugas, wartawan diminta lapor ke Korlip dan kepala biro di masing-masing kabupaten,” demikian bunyi terakhir protokol tersebut. (ky)

- Advertisement -

PAMEKASAN – Seluruh elemen masyarakat bergerak melawan Covid-19. Tidak terkecuali Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Media yang berada di bawah naungan PT Madura Intermedia Pers tersebut menyalurkan sedikitnya 500 masker ke seluruh agen dan loper koran di Madura.

Penyerahan alat pelindung diri (APD) secara simbolis dilakukan oleh Kepala JPRM Biro Pamekasan Moh. Subhan kepada agen koran di Kota Gerbang Salam, yaitu Syaiful Bahri. ”JPRM terus memantau perkembangan Covid-19. ”Ini salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap karyawan dan mitra JPRM,” ujarnya.

Menurut Subhan, setelah dibekali APD, para karyawan dan mitra JPRM diharapkan bisa membantu pemerintah menangkal virus korona. Termasuk, meminimalkan potensi persebaran Covid-19 di Kota Gerbang Salam. ”Apalagi, kami saat ini sedang berada di Pamekasan yang terkategori zona merah,” imbuhnya.


Dijelaskan, pandemi harus disikapi dengan bijak dan tidak boleh gegabah. Tapi, harus tetap waspada. Sebagai upaya antisipasi, maka penggunaan APD yang diberikan JPRM tersebut harus dimaksimalkan. ”Saya berharap pandemi ini segera berakhir. Sehingga, masyarakat bisa kembali beraktivitas dan perekonomian kembali tumbuh,” harapnya.

Baca Juga :  Polres Sumenep Sterilkan Area CFD JPRM, Ini Imbauan dari Kasatlantas

Aksi bagi-bagi masker kepada agen dan loper juga dilakukan kantor pusat JPRM di Bangkalan. Sebab, mengenakan masker kini sudah diwajibkan pemerintah. Salah satu tujuannya, supaya persebaran virus korona tidak meluas. ”Masker sudah kami berikan kepada agen koran dan loper se-Bangkalan,” ujar bagian pemasaran JPRM Abd. Rosid.

Ditambahkan oleh Rosid, jumlah agen yang menerima masker 20 orang dan loper 70 orang. Sementara masker yang dibagi-bagikan lebih kurang 200 lembar. Diharapkan, masker yang sudah dibagikan tersebut dipakai saat beraktivitas di luar rumah. ”Kami peduli kepada agen dan loper. Sebab, mereka juga bagian dari kami,” ungkapnya.

Dijelaskan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada agen dan loper tentang bahaya Covid-19. JPRM juga meminta agen dan loper mematuhi imbauan pemerintah. ”Masker yang kami berikan merupakan bentuk kecil kepedulian perusahaan untuk melindungi kesehatan para loper dan agen. Semoga bermanfaat,” harapnya.

Baca Juga :  Seluruh Anggota DPRD Pamekasan Sepakat Tol Trans Madura Dibangun

Sementara itu, Koordinator Liputan (Korlip) JPRM Fathorrahman menambahkan, sebelum membagikan masker kepada agen dan loper, JPRM juga memberikan perlindungan kepada seluruh karyawan. Utamanya, kepada para wartawan, fotografer, AE dan AR yang bekerja di lapangan. Mereka dibekali APD berupa masker dan hand sanitizer. Termasuk, protap liputan saat pandemi Covid-19.

”Kami selalu mewanti-wanti wartawan untuk senantiasa menjaga diri dan mematuhi protap yang sudah ditetapkan perusahaan. Dalam kondisi tertentu, keperluan berita bisa diperoleh melalui jejaring telepon,” tegasnya.

Sebagaimana yang tertuang dalam protokol mitigasi Covid-19 JPRM, wartawan wajib menggunakan APD, menjaga jarak, menggiatkan sanitasi, dan menjaga kesehatannya. Kemudian, wartawan juga diminta memberi rekam perjalanan berupa data berisi daftar orang yang ditemui. Termasuk, mencatat rekan wartawan yang berada dalam satu lokasi liputan.

”Perusahaan sangat mengutamakan keselamatan dan kesehatan para wartawan. Setiap ada kendala dalam melaksanakan tugas, wartawan diminta lapor ke Korlip dan kepala biro di masing-masing kabupaten,” demikian bunyi terakhir protokol tersebut. (ky)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/