alexametrics
20.2 C
Madura
Tuesday, June 28, 2022

Pendaftar PTPS Tak Sesuai Harapan

PAMEKASAN – Proses rekrutmen pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) sudah berakhir. Namun jumlah pendaftar tidak sesuai harapan Bawaslu Pamekasan. Akhirnya, Bawaslu memperpanjang masa pendaftaran.

Data Bawaslu menunjukkan, pendaftar PTPS 3.246 orang. Mestinya jumlah pendaftar dua kali jumlah TPS. Sebagaimana diketahui, di seluruh Pamekasan terdapat 3.135 TPS.

Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi mengatakan, setiap TPS dibuka dua pendaftar. Jumlah TPS di Pamekasan bertambah dua menjadi 3.135. Secara otomatis kebutuhan PTPS juga harus ditambah.

”Tiap TPS tetap diawasi satu pengawas. Kami menyediakan kuota dua pengawas di masing-masing TPS karena masih ada proses seleksi. Kami hanya mengantisipasi agar pengawas yang direkrut profesional,” katanya kemarin (23/2).

Baca Juga :  Temukan Kejanggalan, Relawan PPP Datangi Bawaslu Tuntut PSU

Proses rekrutmen diperpanjang hingga empat hari ke depan. Rekrutmen PTPS akan ditutup Rabu (27/2). Jika hingga masa perpanjangan selesai kuota belum terpenuhi, terpaksa Bawaslu menggunakan tenaga yang sudah mendaftar.

”Kami sudah mempermudah proses rekrutmen. Kalau hingga Rabu tidak ada tambahan peserta, terpaksa kami memfungsikan yang sudah mendaftar. Mungkin nanti bisa diterima semua,” ujarnya.

Saat ini jumlah TPS yang belum kebagian pengawas sebanyak 126 TPS. Untuk itu, pihaknya terus menyosialisasikan kepada masyarakat untuk mencukupi kebutuhan kuota.

Menurutnya, kuota tidak terpenuhi karena beberapa faktor. Di antaranya, faktor persyaratan umur yang dinilai terlalu tinggi. Hal itu membatasi kalangan mahasiswa yang memiliki keinginan untuk mendaftar.

Baca Juga :  Sulit Jerat Pelaku Money Politics

Saidi menyampaikan, pengawas TPS akan bertugas mengawasi proses pemilu di masing-masing TPS. Sejak masa tenang menjelang pemilihan hingga selesai pemilu harus tetap diawasi. Jika ditemukan pelanggaran harus segera dilaporkan.

”Kami yakin kuota akan terpenuhi. Meski tidak ada tambahan pendaftar, sudah cukup untuk mengawasi pemilu di masing-masing TPS. Kami tetap berharap ada tambahan masyarakat yang mendaftar,” tukasnya. (bil)

PAMEKASAN – Proses rekrutmen pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) sudah berakhir. Namun jumlah pendaftar tidak sesuai harapan Bawaslu Pamekasan. Akhirnya, Bawaslu memperpanjang masa pendaftaran.

Data Bawaslu menunjukkan, pendaftar PTPS 3.246 orang. Mestinya jumlah pendaftar dua kali jumlah TPS. Sebagaimana diketahui, di seluruh Pamekasan terdapat 3.135 TPS.

Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi mengatakan, setiap TPS dibuka dua pendaftar. Jumlah TPS di Pamekasan bertambah dua menjadi 3.135. Secara otomatis kebutuhan PTPS juga harus ditambah.


”Tiap TPS tetap diawasi satu pengawas. Kami menyediakan kuota dua pengawas di masing-masing TPS karena masih ada proses seleksi. Kami hanya mengantisipasi agar pengawas yang direkrut profesional,” katanya kemarin (23/2).

Baca Juga :  Pasang di Zona Terlarang, Bawaslu Pamekasan Tertibkan 40 APK

Proses rekrutmen diperpanjang hingga empat hari ke depan. Rekrutmen PTPS akan ditutup Rabu (27/2). Jika hingga masa perpanjangan selesai kuota belum terpenuhi, terpaksa Bawaslu menggunakan tenaga yang sudah mendaftar.

”Kami sudah mempermudah proses rekrutmen. Kalau hingga Rabu tidak ada tambahan peserta, terpaksa kami memfungsikan yang sudah mendaftar. Mungkin nanti bisa diterima semua,” ujarnya.

Saat ini jumlah TPS yang belum kebagian pengawas sebanyak 126 TPS. Untuk itu, pihaknya terus menyosialisasikan kepada masyarakat untuk mencukupi kebutuhan kuota.

Menurutnya, kuota tidak terpenuhi karena beberapa faktor. Di antaranya, faktor persyaratan umur yang dinilai terlalu tinggi. Hal itu membatasi kalangan mahasiswa yang memiliki keinginan untuk mendaftar.

Baca Juga :  Dewan Pers yang Berwenang Menindak Tabloid Indonesia Barokah

Saidi menyampaikan, pengawas TPS akan bertugas mengawasi proses pemilu di masing-masing TPS. Sejak masa tenang menjelang pemilihan hingga selesai pemilu harus tetap diawasi. Jika ditemukan pelanggaran harus segera dilaporkan.

”Kami yakin kuota akan terpenuhi. Meski tidak ada tambahan pendaftar, sudah cukup untuk mengawasi pemilu di masing-masing TPS. Kami tetap berharap ada tambahan masyarakat yang mendaftar,” tukasnya. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/