alexametrics
29 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Antisipasi Permainan Harga Pupuk

PAMEKASAN – Musim tanam tiba. Petani dihadapkan dengan indikasi permainan pedagang pupuk. Kandungan zat yang dapat menyuburkan tanah untuk membantu pertumbuhan tanaman itu dijual dengan harga di atas normal.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Harun Suyitno mengatakan, beberapa waktu lalu warga Kecamatan Pademawu datang ke kantor dewan. Mereka mengadukan tingginya harga pupuk.

Sesuai pengaduan itu, harga normal pupuk hitam Rp 105 ribu per sak. Namun sekarang pupuk tersebut harganya melambung menjadi Rp 150 ribu. ”Kenaikannya sangat fantastis di musim tanam,” katanya Sabtu (22/12).

Selain harga tinggi, pupuk hitam susah didapat. Akibatnya, meski harganya selangit, petani tetap membeli karena dibutuhkan untuk menyuburkan lahan pertanian.

Baca Juga :  Berharap Harga Cabai Rawit Terus Naik

Harun mengindikasikan ada permainan. Dia menduga, pupuk sengaja dibuat sulit didapat sehingga petani mau membeli meski harganya tinggi. Permainan semacam itu kerap terjadi pada musim tanam.

Padahal sangat mustahil suatu daerah kekurangan pupuk. Distribusi barang bersubsisi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah. Jumlah kebutuhan berdasarkan usulan yang disampaikan petani melalui kelompok tani kepada pemerintah.

Dewan menyikapi persoalan tersebut secara serius. Oknum yang bermain stok pupuk harus diungkap karena merugikan petani. ”Kasihan petani harus membeli pupuk dengan harga tinggi,” katanya.

Dalam waktu dekat, komisi II bakal berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memecahkan persoalan tersebut. Langkah pencegahan akan maraknya permainan pedagang pupuk harus dilakukan sejak dini.

Baca Juga :  65 Persen Petani Masih Gunakan Varietas Ciherang

Harapannya, musim tanam di penghujung 2018 ini lancar. Diharapkan petani untung pada saat panen nanti. ”Pupuk sudah di-plotting sesuai luas lahan di masing-masing daerah, seharusnya pupuk tidak sulit,” jelas dia.

Anggota Komisi Pengawas Pupuk Pestisida (KP3) Pamekasan Sadik mengaku belum mendengar informasi harga pupuk di atas normal. Selama turun ke lapangan, juga belum menemukan keluhan mengenai harga pupuk.

Meski demikian, informasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan pengawasan. Jika terjadi pelanggaran, KP3 akan memproses sesuai prosedur yang berlaku. ”Pengawasan akan dilakukan secara optimal,” katanya.

- Advertisement -

PAMEKASAN – Musim tanam tiba. Petani dihadapkan dengan indikasi permainan pedagang pupuk. Kandungan zat yang dapat menyuburkan tanah untuk membantu pertumbuhan tanaman itu dijual dengan harga di atas normal.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Harun Suyitno mengatakan, beberapa waktu lalu warga Kecamatan Pademawu datang ke kantor dewan. Mereka mengadukan tingginya harga pupuk.

Sesuai pengaduan itu, harga normal pupuk hitam Rp 105 ribu per sak. Namun sekarang pupuk tersebut harganya melambung menjadi Rp 150 ribu. ”Kenaikannya sangat fantastis di musim tanam,” katanya Sabtu (22/12).


Selain harga tinggi, pupuk hitam susah didapat. Akibatnya, meski harganya selangit, petani tetap membeli karena dibutuhkan untuk menyuburkan lahan pertanian.

Baca Juga :  Harga Garam Kian Terpuruk, Satu Sak Hanya┬áRp 8 Ribu

Harun mengindikasikan ada permainan. Dia menduga, pupuk sengaja dibuat sulit didapat sehingga petani mau membeli meski harganya tinggi. Permainan semacam itu kerap terjadi pada musim tanam.

Padahal sangat mustahil suatu daerah kekurangan pupuk. Distribusi barang bersubsisi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah. Jumlah kebutuhan berdasarkan usulan yang disampaikan petani melalui kelompok tani kepada pemerintah.

Dewan menyikapi persoalan tersebut secara serius. Oknum yang bermain stok pupuk harus diungkap karena merugikan petani. ”Kasihan petani harus membeli pupuk dengan harga tinggi,” katanya.

Dalam waktu dekat, komisi II bakal berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memecahkan persoalan tersebut. Langkah pencegahan akan maraknya permainan pedagang pupuk harus dilakukan sejak dini.

Baca Juga :  65 Persen Petani Masih Gunakan Varietas Ciherang

Harapannya, musim tanam di penghujung 2018 ini lancar. Diharapkan petani untung pada saat panen nanti. ”Pupuk sudah di-plotting sesuai luas lahan di masing-masing daerah, seharusnya pupuk tidak sulit,” jelas dia.

Anggota Komisi Pengawas Pupuk Pestisida (KP3) Pamekasan Sadik mengaku belum mendengar informasi harga pupuk di atas normal. Selama turun ke lapangan, juga belum menemukan keluhan mengenai harga pupuk.

Meski demikian, informasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan pengawasan. Jika terjadi pelanggaran, KP3 akan memproses sesuai prosedur yang berlaku. ”Pengawasan akan dilakukan secara optimal,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/