alexametrics
23.5 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Lapas Narkotika Pamekasan Latih Keterampilan Narapidana

PAMEKASAN – Lapas Narkotika Kelas II-A Pamekasan memiliki cara tersendiri dalam memberdayakan narapidana (napi). Salah satunya, melatih keterampilan mereka dalam berwirausaha.

Sejumlah pelatihan keterampilan kerja dilakukan. Di antaranya, tata boga, teknik konstruksi, dan pengelasan. Sebanyak 30 napi dilatih membuat aneka macam roti. Hasil produksi mereka dipasarkan ke luar lapas.

Kepala Lapas Narkotika Kelas II-A Pamekasan Sohibur Rachman mengatakan, pelatihan keterampilan itu sebagai bentuk pemberdayaan kepada napi. Pelatihan dilakukan secara profesional dengan menggandeng pihak luar.

Pemasaran itu juga menggandeng beberapa pihak, salah satunya perhotelan. Saya yakin, sinergisitas semua pihak akan menghasilkan output yang baik, katanya.

Sohibur mengatakan, melalui pelatihan tersebut, para napi akan memiliki keterampilan yang bisa diaplikasikan ketika sudah kembali ke masyarakat. Mereka bisa membangun usaha dari keterampilan yang dimiliki untuk menghidupi keluarganya.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Tinjau Vaksinasi dan Hadiri Launching MTQ

Harapan saya, anak-anak (napi) di dalam terberdaya dan pada akhirnya punya skill yang bisa bermanfaat setelah keluar dari lapas, tandas pria asal Bangkalan itu. (ri/par)

PAMEKASAN – Lapas Narkotika Kelas II-A Pamekasan memiliki cara tersendiri dalam memberdayakan narapidana (napi). Salah satunya, melatih keterampilan mereka dalam berwirausaha.

Sejumlah pelatihan keterampilan kerja dilakukan. Di antaranya, tata boga, teknik konstruksi, dan pengelasan. Sebanyak 30 napi dilatih membuat aneka macam roti. Hasil produksi mereka dipasarkan ke luar lapas.

Kepala Lapas Narkotika Kelas II-A Pamekasan Sohibur Rachman mengatakan, pelatihan keterampilan itu sebagai bentuk pemberdayaan kepada napi. Pelatihan dilakukan secara profesional dengan menggandeng pihak luar.


Pemasaran itu juga menggandeng beberapa pihak, salah satunya perhotelan. Saya yakin, sinergisitas semua pihak akan menghasilkan output yang baik, katanya.

Sohibur mengatakan, melalui pelatihan tersebut, para napi akan memiliki keterampilan yang bisa diaplikasikan ketika sudah kembali ke masyarakat. Mereka bisa membangun usaha dari keterampilan yang dimiliki untuk menghidupi keluarganya.

Baca Juga :  Napi Tampilkan Hadrah pada Peringatan Maulid Nabi

Harapan saya, anak-anak (napi) di dalam terberdaya dan pada akhirnya punya skill yang bisa bermanfaat setelah keluar dari lapas, tandas pria asal Bangkalan itu. (ri/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/