alexametrics
21 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Pembentukan AKD Terbengkalai

PAMEKASAN – Pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) terbengkalai. Akibatnya, serangkaian pembahasan RAPBD 2020 mandek. Dewan didorong bekerja cepat dan profesional.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pamekasan Nadi Mulyadi mengatakan, pembentukan AKD sebagai langkah awal dewan bekerja. Ironisnya, memasuki bulan ketiga setelah dilantik, alat kelengkapan itu belum terbentuk.

Kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat. Sejumlah agenda pembahasan yang berkaitan dengan penganggaran tidak bisa dilakukan. ”Seharusnya AKD sudah terbentuk,” katanya kemarin (21/10).

Nadi berharap, dewan lebih dewasa menyikapi perkembangan politik. Tarik ulur dalam pengisian AKD harus segera dituntaskan sehingga tugas dan fungsinya bisa segera terealisasi dengan baik.

Semakin lama pembentukan AKD terbengkalai, akan sangat berpengaruh terhadap kinerja dewan. Khususnya, dalam merumuskan kebijakan bersama eksekutif. ”Kami berharap persoalan di DPRD Pamekasan segera teratasi,” katanya.

Baca Juga :  Imbau Jaga Persaudaraan, Santri dan Kiai Gelar Doa Bersama

Sekretaris DPRD Pamekasan Masrukin mengatakan, surat permohonan pengusulan pengisian AKD dilayangkan ke tiap fraksi. Namun, belum sepenuhnya fraksi menyetor nama-nama yang mengisi alat kelengkapan itu.

Tidak ada batasan bagi fraksi menyampaikan usulan tersebut. Tetapi, diharapkan nama-nama tersebut segera disetor. ”Kalau sudah lengkap dari fraksi, bisa langsung dibentuk,” katanya.

Mengenai pelantikan ketua dewan, Masrukin mengaku sudah ada persetujuan dari gubenur. Dalam waktu dekat, Fathor Rohman akan disahkan menjadi nakhoda. 

PAMEKASAN – Pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) terbengkalai. Akibatnya, serangkaian pembahasan RAPBD 2020 mandek. Dewan didorong bekerja cepat dan profesional.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pamekasan Nadi Mulyadi mengatakan, pembentukan AKD sebagai langkah awal dewan bekerja. Ironisnya, memasuki bulan ketiga setelah dilantik, alat kelengkapan itu belum terbentuk.

Kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat. Sejumlah agenda pembahasan yang berkaitan dengan penganggaran tidak bisa dilakukan. ”Seharusnya AKD sudah terbentuk,” katanya kemarin (21/10).


Nadi berharap, dewan lebih dewasa menyikapi perkembangan politik. Tarik ulur dalam pengisian AKD harus segera dituntaskan sehingga tugas dan fungsinya bisa segera terealisasi dengan baik.

Semakin lama pembentukan AKD terbengkalai, akan sangat berpengaruh terhadap kinerja dewan. Khususnya, dalam merumuskan kebijakan bersama eksekutif. ”Kami berharap persoalan di DPRD Pamekasan segera teratasi,” katanya.

Baca Juga :  Pembentukan Bapemperda Baru Dibahas Pekan Ini

Sekretaris DPRD Pamekasan Masrukin mengatakan, surat permohonan pengusulan pengisian AKD dilayangkan ke tiap fraksi. Namun, belum sepenuhnya fraksi menyetor nama-nama yang mengisi alat kelengkapan itu.

Tidak ada batasan bagi fraksi menyampaikan usulan tersebut. Tetapi, diharapkan nama-nama tersebut segera disetor. ”Kalau sudah lengkap dari fraksi, bisa langsung dibentuk,” katanya.

Mengenai pelantikan ketua dewan, Masrukin mengaku sudah ada persetujuan dari gubenur. Dalam waktu dekat, Fathor Rohman akan disahkan menjadi nakhoda. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/