alexametrics
22.1 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Usai Pemilu, Wabup Pamekasan Imbau Warga Bangkit dan Rajut Silaturahmi

PAMEKASAN – Pelaksanaan pilpres dan pileg 17 April lalu, membuat suhu politik di Pamekasan memanas. Indikasinya, terjadi sederet peristiwa selama dan pasca pemilu. Bahkan, di luar dugaan sampai makan korban.

Salah satu peristiwa menonjol adalah, penganiayaan yang melibatkan Sahri (35) warga Desa Palenga’an Daya kontra Makruf (40) warga Desa Palenga’an Laok. Insiden itu terjadi di rumah Sahri pada Minggu siang (21/4). Keduanya yang masih berkerabat sama-sama mengalami luka.

Menyikapi hal tersebut, Raja’e selaku Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan minta seluruh masyarakat Kota Gerbang Salam tidak bermusuhan meski beda pilihan. Apalagi, sampai berkelahi gara-gara membela calon yang diusung masing-masing.

Baca Juga :  Kelurahan Bugih Latih Skill Administrasi Kader Posyandu, Ini Tujuannya

“Masyarakat Pamekasan harus kembali merajut tali silaturahmi pasca pemilu. Sekat-sekat perbedaan harus dihilangkan. Kalau jagoan yang didukung menang atau kalah, harus diterima ikhlas,” sarannya.

Wabup berharap masyarakat Pamekasan bangkit. Tidak boleh ada lagi ujaran kebencian di media sosial maupun perkelahian di dunia nyata. “Pelaksanan pemilu secara umum cukup baik. Kekurangan dievaluasi untuk perubahan yang lebih baik,” tandasnya. (Santi Stia Wardani)

PAMEKASAN – Pelaksanaan pilpres dan pileg 17 April lalu, membuat suhu politik di Pamekasan memanas. Indikasinya, terjadi sederet peristiwa selama dan pasca pemilu. Bahkan, di luar dugaan sampai makan korban.

Salah satu peristiwa menonjol adalah, penganiayaan yang melibatkan Sahri (35) warga Desa Palenga’an Daya kontra Makruf (40) warga Desa Palenga’an Laok. Insiden itu terjadi di rumah Sahri pada Minggu siang (21/4). Keduanya yang masih berkerabat sama-sama mengalami luka.

Menyikapi hal tersebut, Raja’e selaku Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan minta seluruh masyarakat Kota Gerbang Salam tidak bermusuhan meski beda pilihan. Apalagi, sampai berkelahi gara-gara membela calon yang diusung masing-masing.

Baca Juga :  Irwan DA2 Masih Jadi Primadona


“Masyarakat Pamekasan harus kembali merajut tali silaturahmi pasca pemilu. Sekat-sekat perbedaan harus dihilangkan. Kalau jagoan yang didukung menang atau kalah, harus diterima ikhlas,” sarannya.

Wabup berharap masyarakat Pamekasan bangkit. Tidak boleh ada lagi ujaran kebencian di media sosial maupun perkelahian di dunia nyata. “Pelaksanan pemilu secara umum cukup baik. Kekurangan dievaluasi untuk perubahan yang lebih baik,” tandasnya. (Santi Stia Wardani)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/