alexametrics
26.2 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Banyak OPD Belum Selesaikan DPA, Dewan Geram

PAMEKASAN – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pamekasan terancam amburadul. Hal itu karena, hingga akhir Februari, masih banyak organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum menyelesaikan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).

Akibatnya, lelang belum bisa dilakukan lantaran pedoman pekerjaan proyek itu belum rampung. Hal tersebut membuat wakil rakyat berang. Sebab, khawatir pekerjaan proyek fisik keteteran seperti tahun anggaran (TA) 2017 lalu.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pamekasan Moh. Ali mengatakan, masih banyak OPD yang belum menyetor DPA. Akibatnya, lelang belum bisa digelar. Padahal, waktu terus berjalan.

Idealnya, bulan kedua seluruh proyek fisik sudah dilelang. Sebab, pencarian pemenang tender itu butuh waktu lama. Mengaca pada tahun sebelumnya, lelang bisa menghabiskan waktu sebulan. Bahkan, bisa lebih dari sebulan jika prosesnya terdapat kendala. Misalnya, terjadi gagal lelang atau tidak ada rekanan yang berminat.

Baca Juga :  Gadis Lompat Sungai, PKL Juga Nyebur

”Kalau bulan dua belum dilelang, lalu kapan yang akan dikerjakan,” katanya Rabu (21/2).

Ali menyampaikan, untuk dinas pekerjaan umum, sebagian akan dilelang bulan ini. Terutama, proyek tunggakan tahun lalu. Tetapi, untuk OPD yang lain, Ali pesimistis bisa dilelang Februari.

Dewan meminta kepada seluruh pimpinan OPD untuk segera menyelesaikan penyusunan DPA. Dengan demikian, bagian pembangunan bisa melakukan lelang. ”Kami tidak ingin realisasi anggaran tahun ini seperti tahun lalu,” katanya.

Ketua Fraksi Partai Demokrat itu mengatakan, dalam waktu dekat seluruh pihak yang berkaitan dengan pembangunan akan dikumpulkan. Tujuannya, agar lelang segera dilakukan dan pekerjaan proyek lekas direalisasikan.

Sementara itu, Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Setkab Pamekasan Basri Yulianto mengatakan, sebagian OPD memang belum menyetor DPA. Alhasil, lelang belum bisa dilakukan. Tetapi, sebagian sudah ada yang dilelang.

Baca Juga :  Komisi I Minta Libatkan Investor Dalam Pengelolaan Aset Pemkab

Dia optimistis realisasi proyek berjalan lancar, tidak seperti tahun lalu yang menyisakan banyak tunggakan. Alasannya, masih awal tahun dan beberapa proyek sudah dilelang. ”Insya Allah akan lebih baik dari sebelumnya,” tandas Basri.

 

 

 

PAMEKASAN – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pamekasan terancam amburadul. Hal itu karena, hingga akhir Februari, masih banyak organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum menyelesaikan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).

Akibatnya, lelang belum bisa dilakukan lantaran pedoman pekerjaan proyek itu belum rampung. Hal tersebut membuat wakil rakyat berang. Sebab, khawatir pekerjaan proyek fisik keteteran seperti tahun anggaran (TA) 2017 lalu.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pamekasan Moh. Ali mengatakan, masih banyak OPD yang belum menyetor DPA. Akibatnya, lelang belum bisa digelar. Padahal, waktu terus berjalan.


Idealnya, bulan kedua seluruh proyek fisik sudah dilelang. Sebab, pencarian pemenang tender itu butuh waktu lama. Mengaca pada tahun sebelumnya, lelang bisa menghabiskan waktu sebulan. Bahkan, bisa lebih dari sebulan jika prosesnya terdapat kendala. Misalnya, terjadi gagal lelang atau tidak ada rekanan yang berminat.

Baca Juga :  DPRD Genjot Pembahasan Moratorium Toko Modern

”Kalau bulan dua belum dilelang, lalu kapan yang akan dikerjakan,” katanya Rabu (21/2).

Ali menyampaikan, untuk dinas pekerjaan umum, sebagian akan dilelang bulan ini. Terutama, proyek tunggakan tahun lalu. Tetapi, untuk OPD yang lain, Ali pesimistis bisa dilelang Februari.

Dewan meminta kepada seluruh pimpinan OPD untuk segera menyelesaikan penyusunan DPA. Dengan demikian, bagian pembangunan bisa melakukan lelang. ”Kami tidak ingin realisasi anggaran tahun ini seperti tahun lalu,” katanya.

Ketua Fraksi Partai Demokrat itu mengatakan, dalam waktu dekat seluruh pihak yang berkaitan dengan pembangunan akan dikumpulkan. Tujuannya, agar lelang segera dilakukan dan pekerjaan proyek lekas direalisasikan.

Sementara itu, Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Setkab Pamekasan Basri Yulianto mengatakan, sebagian OPD memang belum menyetor DPA. Alhasil, lelang belum bisa dilakukan. Tetapi, sebagian sudah ada yang dilelang.

Baca Juga :  Juknis Kartu Kusuka Belum Turun

Dia optimistis realisasi proyek berjalan lancar, tidak seperti tahun lalu yang menyisakan banyak tunggakan. Alasannya, masih awal tahun dan beberapa proyek sudah dilelang. ”Insya Allah akan lebih baik dari sebelumnya,” tandas Basri.

 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/