alexametrics
20.9 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Hemat Anggaran, Bupati Banting Setir

PAMEKASAN – Penggunaan anggaran cenderung tidak efektif dan efisien. Bupati Baddrut Tamam menyadari hal itu. Dengan demikian, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan tersebut mengubah pola penganggaran.

Baddrut Tamam mengatakan, realisasi anggaran tidak lagi berorientasi pada program. Tetapi, diubah menjadi berorientasi pada fungsi. ”Bukan lagi money follow program, tapi money follow function,” katanya kemarin (20/1).

Program kerja organisasi perangkat daerah (OPD) harus jelas fungsinya. Manfaat yang diterima masyarakat dari program yang akan dianggarkan harus jelas. Dengan demikian, tidak ada anggaran yang cenderung dihamburkan.

Baddrut Tamam menyampaikan, realisasi anggaran harus menjadi pendorong kemakmuran dan pembangkit pembangunan. Dengan demikian, orientasi anggaran pada fungsi akan ditancapkan pada periode kepemimpinannya.

Baca Juga :  Dewan Minta Disparbud Telusuri Sejarah M. Tabrani

Sekretaris IKA PMII Jatim itu berharap, pembangunan berjalan lancar. Ikhtiar pemerintah menjadikan Pamekasan Hebat terwujud sesuai harapan bersama. ”Orientasi program itu fungsi, jelas targetnya,” kata Baddrut.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur mendukung ikhtiar bupati menjadikan Pamekasan Hebat. Orientasi program kerja sesuai fungsi dan manfaat memang harus dilaksanakan.

Dengan demikian, ada korelasi antara program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat. Selain efisiensi dan efektivitas anggaran, dewan juga mendorong peningkatan pelayanan publik.

Pelayanan terhadap masyarakat harus lebih optimal. Harapannya, masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. ”Selagi ikhtiar bupati untuk kemaslahatan umat, kami dukung penuh,” tandasnya.

PAMEKASAN – Penggunaan anggaran cenderung tidak efektif dan efisien. Bupati Baddrut Tamam menyadari hal itu. Dengan demikian, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan tersebut mengubah pola penganggaran.

Baddrut Tamam mengatakan, realisasi anggaran tidak lagi berorientasi pada program. Tetapi, diubah menjadi berorientasi pada fungsi. ”Bukan lagi money follow program, tapi money follow function,” katanya kemarin (20/1).

Program kerja organisasi perangkat daerah (OPD) harus jelas fungsinya. Manfaat yang diterima masyarakat dari program yang akan dianggarkan harus jelas. Dengan demikian, tidak ada anggaran yang cenderung dihamburkan.


Baddrut Tamam menyampaikan, realisasi anggaran harus menjadi pendorong kemakmuran dan pembangkit pembangunan. Dengan demikian, orientasi anggaran pada fungsi akan ditancapkan pada periode kepemimpinannya.

Baca Juga :  Legislatif Bahas Rancangan Perda Pesantren

Sekretaris IKA PMII Jatim itu berharap, pembangunan berjalan lancar. Ikhtiar pemerintah menjadikan Pamekasan Hebat terwujud sesuai harapan bersama. ”Orientasi program itu fungsi, jelas targetnya,” kata Baddrut.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur mendukung ikhtiar bupati menjadikan Pamekasan Hebat. Orientasi program kerja sesuai fungsi dan manfaat memang harus dilaksanakan.

Dengan demikian, ada korelasi antara program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat. Selain efisiensi dan efektivitas anggaran, dewan juga mendorong peningkatan pelayanan publik.

Pelayanan terhadap masyarakat harus lebih optimal. Harapannya, masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. ”Selagi ikhtiar bupati untuk kemaslahatan umat, kami dukung penuh,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/