alexametrics
19.5 C
Madura
Tuesday, August 9, 2022

Disdik Pamekasan Gelorakan Budaya Baca

PAMEKASAN – Buku merupakan jendela dunia. Banyak membaca, maka mempeluas cakrawala pengetahuan. Itu pula yang disadari Dinas Pendidikan Pamekasan sehingga perlu terus menambah buku untuk bacaan siswa.

Tahun ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan mengalokasikan anggaran Rp 4,9 miliar untuk pengadaan buku sekolah dasar (SD). Program yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) itu telah terealisasi. Secara simbolis bantuan buku itu diserahkan ke SDN Bugih 3, Kota Pamekasan, Senin (20/11).

Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun mengungkapkan, ada 95 SD yang tahun ini mendapat bantuan buku. Setiap sekolah menerima 2.624 eksemplar. Yakni, buku pengayaan, buku referensi, dan buku panduan pendidik.

Tiap jenis buku itu terdiri atas beragam judul. Total ada 865 judul yang diterima pihak sekolah. Perinciannya, 840 judul buku pengayaan, 10 judul buku refensi, dan 15 buku panduan pendidik.

Jumlah per set judul sebanyak tiga eksemplar untuk jenis buku pengayaan. Masing-masing dua eksemplar untuk buku referensi dan panduan pendidik. ”Pengadaan buku ini dalam rangka meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah, terutama tingkat SD,” kata Moch. Tarsun.

Baca Juga :  Disdik Pamekasan Semangat Tekan Angka Warga Buta Aksara

Dengan bertambahnya buku koleksi perpustakaan sekolah, diharapkan, para siswa dan guru semakin semangat belajar. Dia yakin hanya dengan banyak membaca buku kualitas pendidikan semakin meningkat. Jika budaya baca sudah kuat, masa depan bangsa juga akan semakin maju.

”Kami juga berharap sekolah benar-benar menjaga agar buku yang diterima ini bisa bertahan lama dan terawat dengan baik,” pintanya. ”Sebab, semua bantuan yang kami serahkan sudah terverifikasi oleh tim,” tambahnya.

Demi menghindari adanya buku-buku yang rusak atau kurang berkualitas, pihak sekolah diminta segera membuka keseluruhan. Jika ada yang tidak sesuai judul yang ditentukan, buku bisa dikembalikan kepada pihak rekanan. Sesuai kontrak yang disepakati, rekanan akan mengganti dengan buku yang lain.

Baca Juga :  Disdik Pamekasan Gelar Lomba Seni Tingkat Kabupaten

”Kalau ada buku rusak, kami beri waktu pihak sekolah empat hari untuk komplain. Pihak rekanan siap mengganti,” tegas Tarsun.

Kepala SDN Bugih 3 Siti Jamus M. mengucapkan terima kasih kepada disdik atas bantuan buku yang diterimanya. Dia yakin, dengan buku-buku baru itu, para siswa akan semakin semangat membaca. Selama ini sekolah tersebut memang menggelorakan spirit literasi kepada siswa.

”Setiap hari Selasa kami memang ada kegiatan literasi atau wajib baca buku bagi siswa. Dengan adanya buku baru ini, tentu akan memotivasi kami,” ujarnya.

Setiap waktu istirahat, pihaknya juga menyarankan siswa agar membaca buku di perpustakaan. Itu dilakukan guna menambah wawasan bagi tunas-tunas muda. ”Kami akan rawat semaksimal mungkin buku yang kami terima ini,” tukasnya.

PAMEKASAN – Buku merupakan jendela dunia. Banyak membaca, maka mempeluas cakrawala pengetahuan. Itu pula yang disadari Dinas Pendidikan Pamekasan sehingga perlu terus menambah buku untuk bacaan siswa.

Tahun ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan mengalokasikan anggaran Rp 4,9 miliar untuk pengadaan buku sekolah dasar (SD). Program yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) itu telah terealisasi. Secara simbolis bantuan buku itu diserahkan ke SDN Bugih 3, Kota Pamekasan, Senin (20/11).

Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun mengungkapkan, ada 95 SD yang tahun ini mendapat bantuan buku. Setiap sekolah menerima 2.624 eksemplar. Yakni, buku pengayaan, buku referensi, dan buku panduan pendidik.


Tiap jenis buku itu terdiri atas beragam judul. Total ada 865 judul yang diterima pihak sekolah. Perinciannya, 840 judul buku pengayaan, 10 judul buku refensi, dan 15 buku panduan pendidik.

Jumlah per set judul sebanyak tiga eksemplar untuk jenis buku pengayaan. Masing-masing dua eksemplar untuk buku referensi dan panduan pendidik. ”Pengadaan buku ini dalam rangka meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah, terutama tingkat SD,” kata Moch. Tarsun.

Baca Juga :  Mideast Tour Berangkatkan Ratusan Jamaah

Dengan bertambahnya buku koleksi perpustakaan sekolah, diharapkan, para siswa dan guru semakin semangat belajar. Dia yakin hanya dengan banyak membaca buku kualitas pendidikan semakin meningkat. Jika budaya baca sudah kuat, masa depan bangsa juga akan semakin maju.

”Kami juga berharap sekolah benar-benar menjaga agar buku yang diterima ini bisa bertahan lama dan terawat dengan baik,” pintanya. ”Sebab, semua bantuan yang kami serahkan sudah terverifikasi oleh tim,” tambahnya.

Demi menghindari adanya buku-buku yang rusak atau kurang berkualitas, pihak sekolah diminta segera membuka keseluruhan. Jika ada yang tidak sesuai judul yang ditentukan, buku bisa dikembalikan kepada pihak rekanan. Sesuai kontrak yang disepakati, rekanan akan mengganti dengan buku yang lain.

Baca Juga :  Menjadi Perguruan Tinggi Kompetitif Tingkat Nasional

”Kalau ada buku rusak, kami beri waktu pihak sekolah empat hari untuk komplain. Pihak rekanan siap mengganti,” tegas Tarsun.

Kepala SDN Bugih 3 Siti Jamus M. mengucapkan terima kasih kepada disdik atas bantuan buku yang diterimanya. Dia yakin, dengan buku-buku baru itu, para siswa akan semakin semangat membaca. Selama ini sekolah tersebut memang menggelorakan spirit literasi kepada siswa.

”Setiap hari Selasa kami memang ada kegiatan literasi atau wajib baca buku bagi siswa. Dengan adanya buku baru ini, tentu akan memotivasi kami,” ujarnya.

Setiap waktu istirahat, pihaknya juga menyarankan siswa agar membaca buku di perpustakaan. Itu dilakukan guna menambah wawasan bagi tunas-tunas muda. ”Kami akan rawat semaksimal mungkin buku yang kami terima ini,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Direktur Poltera Bertemu Presiden RI

Pemkab Doakan Covid-19 Segera Berakhir

KONI Canangkan Tiga Program Besar

Tiga Investor Batal Garap Usaha

Artikel Terbaru

/