alexametrics
25.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Pengawasan Longgar, Arek Lancor Jadi Tempat Mesum

PAMEKASAN – Jargon Pamekasan sebagai Kota Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam) dinilai tidak sejalan dengan fakta di lapangan. Perilaku mesum pemuda-pemudi nyaris tidak terbendung. Ironisnya, pengawasan dari pemerintah cenderung kendur.

Tokoh Pemuda Pamekasan Zainullah mengatakan, perilaku mesum kerap terjadi. Sekitar Arek Lancor menjadi tempat jujukan mereka yang sudah kebelet. Hampir setiap malam ada muda-mudi bermesraan di tempat tersebut.

Pengawasan satpol PP dinilai lemah. Meski ada personel berjaga, hanya diam di pos. Anggota korps penegak perda itu asyik nonton televisi dibanding berpatroli. ”Orang luar daerah mengenal Pamekasan sebagai Kota Gerbang Salam. Tapi perilaku warganya senang mesum, apa tidak malu?” sindirnya.

Sebelumnya, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan M. Yusuf Wibiseno mengatakan, razia dilakukan secara rutin. Sejumlah pos dijaga ketat oleh personel penegak perda itu. Bahkan, razia juga dilakukan ke tempat kos.

Baca Juga :  Didemo PKL, Bupati Luluh

”Razia rutin kami lakukan. Jika ada yang terjaring, kami amankan lalu diberi pembinaan. Kemudian, dikembalikan kepada keluarganya untuk mendapat pembinaan lebih intens,” tandasnya.

PAMEKASAN – Jargon Pamekasan sebagai Kota Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam) dinilai tidak sejalan dengan fakta di lapangan. Perilaku mesum pemuda-pemudi nyaris tidak terbendung. Ironisnya, pengawasan dari pemerintah cenderung kendur.

Tokoh Pemuda Pamekasan Zainullah mengatakan, perilaku mesum kerap terjadi. Sekitar Arek Lancor menjadi tempat jujukan mereka yang sudah kebelet. Hampir setiap malam ada muda-mudi bermesraan di tempat tersebut.

Pengawasan satpol PP dinilai lemah. Meski ada personel berjaga, hanya diam di pos. Anggota korps penegak perda itu asyik nonton televisi dibanding berpatroli. ”Orang luar daerah mengenal Pamekasan sebagai Kota Gerbang Salam. Tapi perilaku warganya senang mesum, apa tidak malu?” sindirnya.

Sebelumnya, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan M. Yusuf Wibiseno mengatakan, razia dilakukan secara rutin. Sejumlah pos dijaga ketat oleh personel penegak perda itu. Bahkan, razia juga dilakukan ke tempat kos.

Baca Juga :  Kades Sulap Tempat Mesum Jadi Wisata

”Razia rutin kami lakukan. Jika ada yang terjaring, kami amankan lalu diberi pembinaan. Kemudian, dikembalikan kepada keluarganya untuk mendapat pembinaan lebih intens,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/