alexametrics
22.2 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

KH. Ma’ruf Amin Ngaku Diserang Hoaks

PAMEKASAN – Cawapres nomor urut 01 KH. Ma’ruf Amin menghadiri istighotsah kubra di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, kemarin (19/3). Di depan puluhan ribu pendukungnya, dia menyebut kerap diserang isu bohong atau hoaks.

Ma’ruf Amin mengatakan, beberapa informasi bohong menyerang pasangan capres-cawapres nomor urut 01. Di antaranya, usia Ma’ruf Amin yang sudah tua. Beredar kabar, jika paslon nomor urut 01 menang, posisi Wapres akan diganti. ”Katanya kalau menang, wakil presiden akan diganti Ahok. Itu tidak benar,” tegasnya.

Dia menyampaikan, presiden dan wakil presiden tidak bisa serta merta diganti. Ada prosedur yang harus dilalui. ”Memangnya ketua RT yang gampang diganti,” sergahnya.

Baca Juga :  Dua Tahun Produksi Ikan Laut Menyusut

Mantan Rais Aam PB NU itu menyatakan, jika dibanding Mahatir, usia Ma’ruf Amin masih tergolong muda. Perdana Menteri Malaysia itu dilantik pada usia 90 tahun. Sementara Ma’ruf Amin usianya belum 80 tahun.

Kabar bohong lain yang menyerang yakni jika Jokowi-Amin menang, Kementerian Agama akan dihapus. Padahal, selama ini kementerian tersebut berjalan seperti biasa. Tidak ada kebijakan menghapus dari pemerintah.

Lalu, jika 01 menang, pemerintah akan melegalkan perzinahan. Menurut dia, kabar itu fitnah yang sama sekali tidak benar. ”Jangan mudah percaya informasi bohong,” katanya. Dia berharap, pendukungnya solid memenangkan capres-cawapres 01 dengan target 90 persen.

Kasubbaghumas Polres Pamekasan Iptu Nining Dyah mengatakan, istighotsah kubra berjalan lancar. Tidak ada kejadian yang mengganggu keamanan dan kondusivitas. ”Alhamdulillah aman,” tegasnya.

Baca Juga :  Sandi: Generasi Milenial Harus Tangguh
- Advertisement -

PAMEKASAN – Cawapres nomor urut 01 KH. Ma’ruf Amin menghadiri istighotsah kubra di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, kemarin (19/3). Di depan puluhan ribu pendukungnya, dia menyebut kerap diserang isu bohong atau hoaks.

Ma’ruf Amin mengatakan, beberapa informasi bohong menyerang pasangan capres-cawapres nomor urut 01. Di antaranya, usia Ma’ruf Amin yang sudah tua. Beredar kabar, jika paslon nomor urut 01 menang, posisi Wapres akan diganti. ”Katanya kalau menang, wakil presiden akan diganti Ahok. Itu tidak benar,” tegasnya.

Dia menyampaikan, presiden dan wakil presiden tidak bisa serta merta diganti. Ada prosedur yang harus dilalui. ”Memangnya ketua RT yang gampang diganti,” sergahnya.

Baca Juga :  Mathur Diadukan Sebar Hoaks, Terkait Unggahan Status Facebook

Mantan Rais Aam PB NU itu menyatakan, jika dibanding Mahatir, usia Ma’ruf Amin masih tergolong muda. Perdana Menteri Malaysia itu dilantik pada usia 90 tahun. Sementara Ma’ruf Amin usianya belum 80 tahun.

Kabar bohong lain yang menyerang yakni jika Jokowi-Amin menang, Kementerian Agama akan dihapus. Padahal, selama ini kementerian tersebut berjalan seperti biasa. Tidak ada kebijakan menghapus dari pemerintah.

Lalu, jika 01 menang, pemerintah akan melegalkan perzinahan. Menurut dia, kabar itu fitnah yang sama sekali tidak benar. ”Jangan mudah percaya informasi bohong,” katanya. Dia berharap, pendukungnya solid memenangkan capres-cawapres 01 dengan target 90 persen.

Kasubbaghumas Polres Pamekasan Iptu Nining Dyah mengatakan, istighotsah kubra berjalan lancar. Tidak ada kejadian yang mengganggu keamanan dan kondusivitas. ”Alhamdulillah aman,” tegasnya.

Baca Juga :  AHF Dicoret dari Peta Sebaran Covid-19 Pamekasan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/