alexametrics
21.2 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

DPRD Pamekasan Berharap Pemprov Jatim Topang Dana Pembangunan Madura

PAMEKASAN – Kunjungan Gubernur Jawa Timur (Jatim) ke Pamekasan dalam rangka rapat kerja bersama bupati se-Madura diapresiasi DPRD Pamekasan. Sebab, diharapkan ada sinergitas program Pemvrov Jatim dengan pemkab se-Madura saat merumuskan RPJMD lima tahun ke depan.

Ismail, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan mengatakan, sinergitas diperlukan agar pembangunan di Jatim, khususnya di Madura tidak setengah-setengah. “Diharapkan ada prioritas khusus untuk Madura, khususnya Pamekasan,” katanya.

Ismail menuturkan, jika hanya mengandalkan APBD pemkab, sulit menyelesaikan persoalan. Karena itu, harus ditopang Pemprov Jatim. Sebab, APBD Pamekasan hanya Rp 1,7 triliun. “Itu masih dikurangi biaya belanja pegawai. Kira-kira sisanya cuma Rp 600 miliar untuk biaya pembangunan,” jelas Ismail.

Baca Juga :  Pengumuman Kelulusan CPNS Molor

Ditanya jumlah dana yang akan diberikan Pemprov Jatim untuk Madura, Ismail memprediksi sekitar Rp 1 triliun. “Janji saat kampanye, sekitar 1 triliun. Tapi gak tau, apa untuk masing-masing kabupaten atau untuk empat kabupaten se-Madura,” tuturnya.

Ismail mengatakan, bantuan dari Pemprov Jatim nantinya akan digunakan untuk mengatasi segala persoalan di Madura. Misalnya di bidang pendidikan, ada program SMA/SMK gratis, bantuan bosda madin, dan masih banyak lainnya.

“Gubernur harus mewujudkan sinergitas dan rutin dievaluasi. Sehingga, Madura tidak masuk dalam kategori daerah tertinggal lagi,” tandas Ismail. (Herlina Trisukma)

PAMEKASAN – Kunjungan Gubernur Jawa Timur (Jatim) ke Pamekasan dalam rangka rapat kerja bersama bupati se-Madura diapresiasi DPRD Pamekasan. Sebab, diharapkan ada sinergitas program Pemvrov Jatim dengan pemkab se-Madura saat merumuskan RPJMD lima tahun ke depan.

Ismail, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan mengatakan, sinergitas diperlukan agar pembangunan di Jatim, khususnya di Madura tidak setengah-setengah. “Diharapkan ada prioritas khusus untuk Madura, khususnya Pamekasan,” katanya.

Ismail menuturkan, jika hanya mengandalkan APBD pemkab, sulit menyelesaikan persoalan. Karena itu, harus ditopang Pemprov Jatim. Sebab, APBD Pamekasan hanya Rp 1,7 triliun. “Itu masih dikurangi biaya belanja pegawai. Kira-kira sisanya cuma Rp 600 miliar untuk biaya pembangunan,” jelas Ismail.

Baca Juga :  Komisi II Rekomendasikan Cabut Izin PT MTS


Ditanya jumlah dana yang akan diberikan Pemprov Jatim untuk Madura, Ismail memprediksi sekitar Rp 1 triliun. “Janji saat kampanye, sekitar 1 triliun. Tapi gak tau, apa untuk masing-masing kabupaten atau untuk empat kabupaten se-Madura,” tuturnya.

Ismail mengatakan, bantuan dari Pemprov Jatim nantinya akan digunakan untuk mengatasi segala persoalan di Madura. Misalnya di bidang pendidikan, ada program SMA/SMK gratis, bantuan bosda madin, dan masih banyak lainnya.

“Gubernur harus mewujudkan sinergitas dan rutin dievaluasi. Sehingga, Madura tidak masuk dalam kategori daerah tertinggal lagi,” tandas Ismail. (Herlina Trisukma)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Sebut Pelayanan Berbelit-belit

Terus Lakukan Revitalisasi Pasar

Tinggal Dua Korban Lagi

Artikel Terbaru

/