alexametrics
19.8 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Bawaslu Pamekasan Tertibkan APK dan Stiker di Mobil Angkutan Umum

PAMEKASAN – Bawaslu Pamekasan melalukan penertiban APK, Rabu (20/2). Penertiban periode ke enam itu dilakukan, karena masih banyak peserta pemilu yang melanggar aturan pemasangan APK Pemilu 2019.

Abdullah Saidi, ketua Bawaslu Pamekasan mengatakan, penertiban APK dilakukan di 25 titik se-Kabupaten Pamekasan. “Jumlah APK yang kita turunkan sekitar 25. APK ini dipasang di zona-zona terlarang yang sebelumnya sudah kami himbau,” katanya.

Menurut dia, penertiban kali ini tidak hanya dilakukan untuk APK yang dipasang di zona terlarang. Tapi, juga mencopot stiker peserta pemilu yang ditempel di mobil angkutan umum.

Dijelaskan, sweeping stiker di kendaraan dilakukan karena dilarang dalam Undang-Undang Pemilu. Sweeping dilakukan di tiga lokasi berbeda yaitu terminal lama Jalan Lawangan Daya, terminal bus Jalan Raya Ceguk, dan Jalan Bugih.

Baca Juga :  SMA-SMK¬†Negeri Kurang¬†Ribuan Siswa

“Hasilnya, kita menemukan tujuh kendaraan yang ditempel stiker peserta pemilu. Langsung kita copot stikernya,” tutur Abdullah Saidi.

Sementara untuk kendaraan plat hitam yang ditempel stiker peserta pemilu dan dijadikan angkutan umum, tidak ditertibkan. “Sesuai kordinasi bawaslu dengan aparat kepolisian, sopir akan dipanggil untuk mencopot sendiri stikernya,” jelasnya.

Abdullah Saidi mengatakan, tujuan dilakukan penertiban APK dan stiker kendaraan angkutan umum untuk menjaga kondusifitas Pamekasan. “Dalam penertiban, kita libatkan satpol PP, kepolisian, dan dishub,” tegasnya. (Herlina Trisukma)

PAMEKASAN – Bawaslu Pamekasan melalukan penertiban APK, Rabu (20/2). Penertiban periode ke enam itu dilakukan, karena masih banyak peserta pemilu yang melanggar aturan pemasangan APK Pemilu 2019.

Abdullah Saidi, ketua Bawaslu Pamekasan mengatakan, penertiban APK dilakukan di 25 titik se-Kabupaten Pamekasan. “Jumlah APK yang kita turunkan sekitar 25. APK ini dipasang di zona-zona terlarang yang sebelumnya sudah kami himbau,” katanya.

Menurut dia, penertiban kali ini tidak hanya dilakukan untuk APK yang dipasang di zona terlarang. Tapi, juga mencopot stiker peserta pemilu yang ditempel di mobil angkutan umum.


Dijelaskan, sweeping stiker di kendaraan dilakukan karena dilarang dalam Undang-Undang Pemilu. Sweeping dilakukan di tiga lokasi berbeda yaitu terminal lama Jalan Lawangan Daya, terminal bus Jalan Raya Ceguk, dan Jalan Bugih.

Baca Juga :  Musim Kemarau, BPBD Pamekasan Himbau Warga Melakukan Ini

“Hasilnya, kita menemukan tujuh kendaraan yang ditempel stiker peserta pemilu. Langsung kita copot stikernya,” tutur Abdullah Saidi.

Sementara untuk kendaraan plat hitam yang ditempel stiker peserta pemilu dan dijadikan angkutan umum, tidak ditertibkan. “Sesuai kordinasi bawaslu dengan aparat kepolisian, sopir akan dipanggil untuk mencopot sendiri stikernya,” jelasnya.

Abdullah Saidi mengatakan, tujuan dilakukan penertiban APK dan stiker kendaraan angkutan umum untuk menjaga kondusifitas Pamekasan. “Dalam penertiban, kita libatkan satpol PP, kepolisian, dan dishub,” tegasnya. (Herlina Trisukma)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/