24 C
Madura
Saturday, January 28, 2023

Target Retribusi Daerah Ratusan Miliar

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pendapatan retribusi Pemkab Pamekasan 2022 tidak mencapai target. Tahun ini target diturunkan hingga Rp 100 miliar lebih. Pelayanan kesehatan menjadi harapan untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini.

Target retribusi daerah pada 2022 sebesar Rp 2.063.000.000.000. Hingga tutup tahun hanya tercapai Rp 1.098.000.000.000 atau kurang Rp 965.000.000.000. Tahun ini pemkab menarget retribusi sebesar Rp 1.957.013.713.000. Angka itu turun Rp 105.986.287.000 dari target tahun lalu.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan Sahrul Munir mengungkapkan, terdapat kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait transfer ke daerah (TKD). Seluruh pencairan yang akan dilaksanakan daerah perihal TKD diatur oleh pusat secara terperinci.

Baca Juga :  Agar Produk UKM Warga Layak Jual, Ini Yang Dilakukan Kelurahan Bugih

Seperti pemakaian dana alokasi umum (DAU) yang tahun ini diatur oleh pusat. Tahun-tahun sebelumnya masih dipasrahkan ke daerah. Asalkan, gaji pegawai terbayarkan. ”Tapi, kalau sekarang sudah ada untuk kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan juga dana kelurahan,” terang Sahrul.

Pemerintah pusat juga mengatur dana alokasi khusus (DAK). Kemudian, dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT), dana desa (DD), dan dana pajak rokok. TKD yang diatur pusat bisa mempersempit ruang daerah untuk menjalankan program yang sudah dicanangkan sebelumnya. Pemerintah daerah saat ini dituntut mandiri dalam menghasilkan PAD sehingga beberapa program bisa terealisasi dengan baik.

Sahrul menuturkan, retribusi pasar seharusnya menjadi yang terbesar penyumbang untuk PAD 2022. Namun, penyakit mulut dan kuku (PMK) menghambat perolehan PAD.

Baca Juga :  Waduh, Selama 2018, PAD Retribusi Pasar Hanya Dapat Sekian

Pada 2023, BPKPD Pamekasan akan menjadikan RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan sebagai penghasil PAD tertinggi. Dengan program universal health coverage (UHC) capaian retribusi diharapkan bisa capai target. ”Syukur-syukur melebihi, mohon dukungan saja,” harapnya. (ail/luq)

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pendapatan retribusi Pemkab Pamekasan 2022 tidak mencapai target. Tahun ini target diturunkan hingga Rp 100 miliar lebih. Pelayanan kesehatan menjadi harapan untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini.

Target retribusi daerah pada 2022 sebesar Rp 2.063.000.000.000. Hingga tutup tahun hanya tercapai Rp 1.098.000.000.000 atau kurang Rp 965.000.000.000. Tahun ini pemkab menarget retribusi sebesar Rp 1.957.013.713.000. Angka itu turun Rp 105.986.287.000 dari target tahun lalu.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan Sahrul Munir mengungkapkan, terdapat kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait transfer ke daerah (TKD). Seluruh pencairan yang akan dilaksanakan daerah perihal TKD diatur oleh pusat secara terperinci.

Baca Juga :  Realisasi Pamekasan Cantik Sedikit Terlambat

Seperti pemakaian dana alokasi umum (DAU) yang tahun ini diatur oleh pusat. Tahun-tahun sebelumnya masih dipasrahkan ke daerah. Asalkan, gaji pegawai terbayarkan. ”Tapi, kalau sekarang sudah ada untuk kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan juga dana kelurahan,” terang Sahrul.

Pemerintah pusat juga mengatur dana alokasi khusus (DAK). Kemudian, dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT), dana desa (DD), dan dana pajak rokok. TKD yang diatur pusat bisa mempersempit ruang daerah untuk menjalankan program yang sudah dicanangkan sebelumnya. Pemerintah daerah saat ini dituntut mandiri dalam menghasilkan PAD sehingga beberapa program bisa terealisasi dengan baik.

Sahrul menuturkan, retribusi pasar seharusnya menjadi yang terbesar penyumbang untuk PAD 2022. Namun, penyakit mulut dan kuku (PMK) menghambat perolehan PAD.

Baca Juga :  Habib Ubaidillah: Santri adalah Inti NKRI

Pada 2023, BPKPD Pamekasan akan menjadikan RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan sebagai penghasil PAD tertinggi. Dengan program universal health coverage (UHC) capaian retribusi diharapkan bisa capai target. ”Syukur-syukur melebihi, mohon dukungan saja,” harapnya. (ail/luq)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/