alexametrics
21.6 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Fahri Hamzah: Pesantren Harus Jadi Mitra Utama Pemerintah

PAMEKASAN – Penutupan Pekan Ngaji 5 Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ulum Bata-Bata (Muba) Sabtu (18/1) cukup meriah. Sejumlah tokoh nasional dan internasional datang memenuhi undangan panitia.

Salah satunya mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Sosok yang vokal dalam mengkritisi kebijakan yang tidak prorakyat itu diberi kesempatan secara khusus untuk memberikan ceramah ilmiah.

Dalam kesempatan itu Fahri menjelaskan, pesantren adalah aset besar negara. Pesantren telah menjadi rahim munculnya pejuang kemerdekaan. Untuk itu, eksistensi pesantren sangat penting kaitannya dengan eksistensi Indonesia.

”Pesantren ini megah (sebagai contoh), punya kemewahan berpikir, menuangkan ide-ide yang besar,” terangnya. Pesantren harus menjadi salah satu mitra utama pemerintah.

Baca Juga :  Perubahan Iklim, Petani Butuh Pendampingan

Dia percaya, ketika umat Islam, termasuk pesantren saling berkonsolidasi bangsa ini akan menciptakan peradaban baru. ”Optimisme tampak di depan mata. Banyak anak-anak santri yang bersemangat dan punya mimpi serta dibekali pengetahuan,” terangnya.

Di pesantren ada program akselerasi pengetahuan. Seperti di Ponpes Muba. Bahkan, dirinya diminta mengetes keilmuan para santri di bidang bahasa, ilmiah, dan terakhir seputar kajian Alquran, serta kesenian.

Dia mengimbau, seluruh pesantren untuk terus berbenah dan menyiapkan diri menjadi mitra pemerintah. Terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan.

”Pemerintah harus berani melihat pesantren untuk dijadikan sebagai salah satu mitra utama dalam pendidikan kita ke depan. Itu sangat tampak ketika sejumlah santri mulai menampilkan banyak penampilan bersuasana modern di sini,” tandasnya. (ky)

Baca Juga :  Warga Tetap Berharap Bantuan Air Bersih

 

PAMEKASAN – Penutupan Pekan Ngaji 5 Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ulum Bata-Bata (Muba) Sabtu (18/1) cukup meriah. Sejumlah tokoh nasional dan internasional datang memenuhi undangan panitia.

Salah satunya mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Sosok yang vokal dalam mengkritisi kebijakan yang tidak prorakyat itu diberi kesempatan secara khusus untuk memberikan ceramah ilmiah.

Dalam kesempatan itu Fahri menjelaskan, pesantren adalah aset besar negara. Pesantren telah menjadi rahim munculnya pejuang kemerdekaan. Untuk itu, eksistensi pesantren sangat penting kaitannya dengan eksistensi Indonesia.


”Pesantren ini megah (sebagai contoh), punya kemewahan berpikir, menuangkan ide-ide yang besar,” terangnya. Pesantren harus menjadi salah satu mitra utama pemerintah.

Baca Juga :  Al-Qur’an dan Kepemimpinan: Antara Tantangan dan Halangan (2-Habis)

Dia percaya, ketika umat Islam, termasuk pesantren saling berkonsolidasi bangsa ini akan menciptakan peradaban baru. ”Optimisme tampak di depan mata. Banyak anak-anak santri yang bersemangat dan punya mimpi serta dibekali pengetahuan,” terangnya.

Di pesantren ada program akselerasi pengetahuan. Seperti di Ponpes Muba. Bahkan, dirinya diminta mengetes keilmuan para santri di bidang bahasa, ilmiah, dan terakhir seputar kajian Alquran, serta kesenian.

Dia mengimbau, seluruh pesantren untuk terus berbenah dan menyiapkan diri menjadi mitra pemerintah. Terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan.

”Pemerintah harus berani melihat pesantren untuk dijadikan sebagai salah satu mitra utama dalam pendidikan kita ke depan. Itu sangat tampak ketika sejumlah santri mulai menampilkan banyak penampilan bersuasana modern di sini,” tandasnya. (ky)

Baca Juga :  Inisiator Program Akselerasi Mambaul Ulum Bata-Bata

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/