alexametrics
21.7 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Dinkes Pamekasan Luncurkan ODF

PAMEKASAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan mempunyai komitmen besar mewujudkan lingkungan bersih dan sehat. Salah satu upaya yang dilakukan, mengajak masyarakat tidak buang air besar di sembarang tempat. Sejalan dengan komitmen itu, dinkes meluncurkan kompetisi desa open defecation free (ODF) di Pendapa Ronggosukowati Senin (18/9).

Kepala Dinkes Pamekasan Ismail Bey menjelaskan, untuk memfasilitasi percepatan kabupaten ODF, Konsorsium Terima Bersih menggagas kegiatan kompetisi desa ODF. Program ini bagian kerja sama dengan program Millennium Challenge Account Indonesia (MCA-I).

”Satu-satunya di Indonesia di mana MCA-I memberikan support kepada Kabupaten Pamekasan untuk mengadakan kompetisi. Nanti akan ada reward bagi 25 desa yang paling cepat realisasi ODF,” kata Ismail By.

Pamekasan menduduki posisi keenam paling banyak memiliki UDF di antara 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Ranking pertama Pacitan, disusul Ngawi, Madiun, Magetan, Gresik, dan Pamekasan. Dari 189 kelurahan/desa di Pamekasan, tinggal 70 desa yang belum ODF.

Baca Juga :  Warga yang Jalani Swab Antigen di Terminal Barang Capai 75 Orang

”Karenanya kami berkomitmen untuk menuntaskan ODF hingga akhir 2018. Makanya agar kompetisi ODF ini diketahui semua pihak, perlu di-launching secara resmi oleh bupati,” pungkasnya.

Wakil Bupati Khalil Asy’ari berterima kasih kepada dinkes yang terus berupaya mewujudkan lingkungan bersih dan sehat. Dengan demikian, Pamekasan berada di nomor enam terbanyak yang memiliki ODF.

PAMEKASAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan mempunyai komitmen besar mewujudkan lingkungan bersih dan sehat. Salah satu upaya yang dilakukan, mengajak masyarakat tidak buang air besar di sembarang tempat. Sejalan dengan komitmen itu, dinkes meluncurkan kompetisi desa open defecation free (ODF) di Pendapa Ronggosukowati Senin (18/9).

Kepala Dinkes Pamekasan Ismail Bey menjelaskan, untuk memfasilitasi percepatan kabupaten ODF, Konsorsium Terima Bersih menggagas kegiatan kompetisi desa ODF. Program ini bagian kerja sama dengan program Millennium Challenge Account Indonesia (MCA-I).

”Satu-satunya di Indonesia di mana MCA-I memberikan support kepada Kabupaten Pamekasan untuk mengadakan kompetisi. Nanti akan ada reward bagi 25 desa yang paling cepat realisasi ODF,” kata Ismail By.

Pamekasan menduduki posisi keenam paling banyak memiliki UDF di antara 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Ranking pertama Pacitan, disusul Ngawi, Madiun, Magetan, Gresik, dan Pamekasan. Dari 189 kelurahan/desa di Pamekasan, tinggal 70 desa yang belum ODF.

Baca Juga :  Pemkab Kekurangan Ratusan Bidan Desa

”Karenanya kami berkomitmen untuk menuntaskan ODF hingga akhir 2018. Makanya agar kompetisi ODF ini diketahui semua pihak, perlu di-launching secara resmi oleh bupati,” pungkasnya.

Wakil Bupati Khalil Asy’ari berterima kasih kepada dinkes yang terus berupaya mewujudkan lingkungan bersih dan sehat. Dengan demikian, Pamekasan berada di nomor enam terbanyak yang memiliki ODF.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/