alexametrics
21.9 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Diikuti 45 Pesantren Pelaksanaan Liga Santri di Madura

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Liga Santri resmi digelar tahun ini. Terdapat 12 pesantren di Bumi Gerbang Salam dipastikan akan meramaikan kompetisi sepak bola tersebut. Rencananya, kickoff babak penyisihan akan dimulai pada Senin (20/6).

Sekretaris Askab Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pamekasan Haqi mengatakan, PSSI bersama TNI mengadakan Liga Santri untuk menjaring atlet sepak bola potensial di kalangan pondok pesantren se-Indonesia.

12 pesantren yang telah terdaftar akan bersaing dengan puluhan klub lainnya di beberapa daerah. ”Kompetisi kali ini memperebutkan Piala Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurachman,” katanya.

Liga Santri, kata Haqi, digagas oleh ormas Nahdlatul Ulama (NU) bekerja sama dengan beberapa pihak. Termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. ”Dengan harapan, muncul talenta pesepak bola dari kalangan santri,” ucapnya.

Baca Juga :  DPRD Pamekasan Dukung Pembubaran Ormas Anti-Pancasila

Dijelaskan, 12 klub sepak bola yang telah terdaftar akan dibagi menjadi beberapa grup. Penyelenggara Liga Santri telah menetapkan sistem setengah kompetisi untuk babak penyisihan grup. Dilanjutkan dengan sistem gugur pada babak selanjutnya.

Haqi menambahkan, Pamekasan dipastikan bisa menggelar babak penyisihan Liga Santri secara mandiri. Sebab, jumlah pendaftar sudah melebihi batas minimum. ”Minimal delapan klub. Nanti kami akan pakai Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan,” ujarnya.

Ditambahkan, saat ini sudah ada 45 klub sepak bola se-Madura yang mendaftar sebagai peserta Liga Santri 2022. Perinciannya, Sumenep 15 pesantren, Pamekasan 12 pesantren, Sampang 8 pesantren, dan Bangkalan sebanyak 10 pesantren. (afg/yan)

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Liga Santri resmi digelar tahun ini. Terdapat 12 pesantren di Bumi Gerbang Salam dipastikan akan meramaikan kompetisi sepak bola tersebut. Rencananya, kickoff babak penyisihan akan dimulai pada Senin (20/6).

Sekretaris Askab Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pamekasan Haqi mengatakan, PSSI bersama TNI mengadakan Liga Santri untuk menjaring atlet sepak bola potensial di kalangan pondok pesantren se-Indonesia.

12 pesantren yang telah terdaftar akan bersaing dengan puluhan klub lainnya di beberapa daerah. ”Kompetisi kali ini memperebutkan Piala Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurachman,” katanya.


Liga Santri, kata Haqi, digagas oleh ormas Nahdlatul Ulama (NU) bekerja sama dengan beberapa pihak. Termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. ”Dengan harapan, muncul talenta pesepak bola dari kalangan santri,” ucapnya.

Baca Juga :  DPRD Pamekasan Dukung Pembubaran Ormas Anti-Pancasila

Dijelaskan, 12 klub sepak bola yang telah terdaftar akan dibagi menjadi beberapa grup. Penyelenggara Liga Santri telah menetapkan sistem setengah kompetisi untuk babak penyisihan grup. Dilanjutkan dengan sistem gugur pada babak selanjutnya.

Haqi menambahkan, Pamekasan dipastikan bisa menggelar babak penyisihan Liga Santri secara mandiri. Sebab, jumlah pendaftar sudah melebihi batas minimum. ”Minimal delapan klub. Nanti kami akan pakai Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan,” ujarnya.

Ditambahkan, saat ini sudah ada 45 klub sepak bola se-Madura yang mendaftar sebagai peserta Liga Santri 2022. Perinciannya, Sumenep 15 pesantren, Pamekasan 12 pesantren, Sampang 8 pesantren, dan Bangkalan sebanyak 10 pesantren. (afg/yan)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/