alexametrics
28.9 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Empat Pasien Covid-19 Terus Membaik

PAMEKASAN – Empat pasien positif Covid-19 masih menjalani masa observasi di ruang isolasi RSUD dr Slamet Martodirdjo (Smart) hingga kemarin (18/4). Kondisi kesehatan mereka terus membaik.

Pasien positif kedua di RSUD Smart dirawat sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) hingga positif kurang lebih sudah 20 hari. Pasien ketiga kurang lebih 7 hari. Pasien keempat dan kelima kurang lebih 5 hari.

Ketua Tim Penanganan Covid-19 Internal RSUD Smart Pamekasan dokter Syaiful Hidayat mengutarakan, empat pasien sudah beraktivitas sebagaimana biasanya. Utamanya tiga pasien terakhir yang memang masuk ke ruang isolasi sebagai pasien positif dengan kondisi orang tanpa gejala (OTG).

”Semua pasien semakin membaik. Tinggal menunggu hasil swab dari positif menjadi negatif. Swab pasien sudah dikirimkan. Tinggal menunggu hasilnya kemudian boleh pulang,” jelas dokter yang akrab disapa Yayak itu.

Baca Juga :  Anggaran Dipangkas, Revitalisasi Terminal Lama Batal

Menurut Yayak, daya tahan tubuh yang bagus akan membuat orang yang terpapar virus bisa sembuh. ”Orang tanpa gejala atau gejala ringan misalnya, sangat besar kemungkinan untuk sembuh,” paparnya.

Empat pasien tersebut tidak punya penyakit penyerta (komorbid). Dengan begitu, perawatan pasien ke arah kesembuhan semakin terbuka lebar. ”Mereka sudah beraktivitas sebagaimana biasanya,” ujarnya.

Kalau melihat panduan dari Kemenkes, kata Yayak, orang yang tidak ada gejala atau gejalanya ringan, sekalipun positif, bisa diisolasi mandiri di rumah. Atau, di tempat lain secara khusus. ”Untuk OTG bisa di luar, bisa di rumah sakit,” terangnya.

Berbeda dengan pernyataan Wakil Ketua I Satgas Penanggulangan Bencana Nonalam dan Pencegahan Covid-19 Pamekasan Achmad Marsuki. Bahwa siapa pun yang masuk PDP atau orang telah dinyatakan positif harus diisolasi di RSUD dr Slamet Martodirdjo. ”Isolasinya di rumah sakit,” tegasnya.

Baca Juga :  Eks Karyawan Karaoke Tak Berminat

Bila ada pasien positif walau tanpa ada gejala akan dijemput untuk dibawa ke RSUD Smart. Sehingga, menjalani masa-masa isolasi dan perawatan. Setelah dinyatakan sembuh, bisa pulang ke rumahnya.

Untuk dinyatakan sembuh, kata dia, hasil swab lanjutan pasien positif harus negatif. Sebab, satu-satunya validasi pasien dianggap sembuh bila swab-nya dinyatakan negatif. (ky)

PAMEKASAN – Empat pasien positif Covid-19 masih menjalani masa observasi di ruang isolasi RSUD dr Slamet Martodirdjo (Smart) hingga kemarin (18/4). Kondisi kesehatan mereka terus membaik.

Pasien positif kedua di RSUD Smart dirawat sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) hingga positif kurang lebih sudah 20 hari. Pasien ketiga kurang lebih 7 hari. Pasien keempat dan kelima kurang lebih 5 hari.

Ketua Tim Penanganan Covid-19 Internal RSUD Smart Pamekasan dokter Syaiful Hidayat mengutarakan, empat pasien sudah beraktivitas sebagaimana biasanya. Utamanya tiga pasien terakhir yang memang masuk ke ruang isolasi sebagai pasien positif dengan kondisi orang tanpa gejala (OTG).


”Semua pasien semakin membaik. Tinggal menunggu hasil swab dari positif menjadi negatif. Swab pasien sudah dikirimkan. Tinggal menunggu hasilnya kemudian boleh pulang,” jelas dokter yang akrab disapa Yayak itu.

Baca Juga :  Kesadaran Masyarakat Jadi Modal Utama

Menurut Yayak, daya tahan tubuh yang bagus akan membuat orang yang terpapar virus bisa sembuh. ”Orang tanpa gejala atau gejala ringan misalnya, sangat besar kemungkinan untuk sembuh,” paparnya.

Empat pasien tersebut tidak punya penyakit penyerta (komorbid). Dengan begitu, perawatan pasien ke arah kesembuhan semakin terbuka lebar. ”Mereka sudah beraktivitas sebagaimana biasanya,” ujarnya.

Kalau melihat panduan dari Kemenkes, kata Yayak, orang yang tidak ada gejala atau gejalanya ringan, sekalipun positif, bisa diisolasi mandiri di rumah. Atau, di tempat lain secara khusus. ”Untuk OTG bisa di luar, bisa di rumah sakit,” terangnya.

Berbeda dengan pernyataan Wakil Ketua I Satgas Penanggulangan Bencana Nonalam dan Pencegahan Covid-19 Pamekasan Achmad Marsuki. Bahwa siapa pun yang masuk PDP atau orang telah dinyatakan positif harus diisolasi di RSUD dr Slamet Martodirdjo. ”Isolasinya di rumah sakit,” tegasnya.

Baca Juga :  Rp 204 Miliar untuk Serap 125 Ribu Ton Garam

Bila ada pasien positif walau tanpa ada gejala akan dijemput untuk dibawa ke RSUD Smart. Sehingga, menjalani masa-masa isolasi dan perawatan. Setelah dinyatakan sembuh, bisa pulang ke rumahnya.

Untuk dinyatakan sembuh, kata dia, hasil swab lanjutan pasien positif harus negatif. Sebab, satu-satunya validasi pasien dianggap sembuh bila swab-nya dinyatakan negatif. (ky)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/