alexametrics
21.1 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

DPRD Cermati Prioritas Program Pendidikan

PAMEKASAN – Program yang akan dijalankan Pemerintah Kabupaten Pamekasan lima tahun ke depan belum final. Pembahasan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) belum selesai. DPRD Pamekasan masih mengkaji program-program yang dirancang dalam RPJMD tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur mengatakan, pihaknya sudah menerima rancangan RPJMD dari ekskutif. RPJMD tersebut akan menjadi acuan dalam proses pembangunan daerah lima tahun ke depan. Perlu kajian yang serius agar program yang direncanakan maksimal.

”Dewan sedang menyusun dan menelaah RPJMD yang telah diserahkan kepada kita. Makanya, sejauh mana keterlibatan pemerintah melalui program-programnya, kita akan di RPJMD. Sebab, itu akan menjadi patokan lima tahun ke depan,” katanya kemarin (18/2).

Baca Juga :  Banjir Surut, Warga Pamekasan Bersihkan Gorong-Gorong

Pihaknya akan mengkaji satu per satu program pemkab yang memprioritaskan kepentingan masyarakat. Sebab, hal itu berkaitan dengan masyarakat umum. Program yang dijalankan pemerintah benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat.

Menurut dia, dalam masalah pendidikan, pemkab harus memiliki program prioritas. Sebab, angka buta huruf, putus sekolah, dan masalah pendidikan lainnya perlu perhatian khusus dari pemerintah. ”Harus ada konsen tersendiri untuk menekan angka buta huruf, putus sekolah, dan sebagainya. Artinya, ada program khusus dari pemerintah untuk mengatasi berbagai persoalan pendidikan. Ini penting untuk generasi kita ke depan,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu data kelengkapan berkas RPJMD. Sebab, berkas yang disuguhkan kepada DPRD belum lengkap. Data yang diserahkan menggunakan yang lama. Pihaknya masih menunggu data tebaru untuk membahasnya.

Baca Juga :  Tak Berani Ambil Risiko, Bakorwil Tunda Karapan Sapi Piala Presiden

”Data yang dilampirkan dalam RPJMD itu tahun 2016. Seharusnya data 2017 juga dilampirkan. Makanya, RPJMD sampai sekarang belum selesai karena persoalan data ini masih diperdebatkan,” tukasnya. (bil)

PAMEKASAN – Program yang akan dijalankan Pemerintah Kabupaten Pamekasan lima tahun ke depan belum final. Pembahasan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) belum selesai. DPRD Pamekasan masih mengkaji program-program yang dirancang dalam RPJMD tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur mengatakan, pihaknya sudah menerima rancangan RPJMD dari ekskutif. RPJMD tersebut akan menjadi acuan dalam proses pembangunan daerah lima tahun ke depan. Perlu kajian yang serius agar program yang direncanakan maksimal.

”Dewan sedang menyusun dan menelaah RPJMD yang telah diserahkan kepada kita. Makanya, sejauh mana keterlibatan pemerintah melalui program-programnya, kita akan di RPJMD. Sebab, itu akan menjadi patokan lima tahun ke depan,” katanya kemarin (18/2).

Baca Juga :  Jumlah Pasien Covid-19 Sampang Menanjak

Pihaknya akan mengkaji satu per satu program pemkab yang memprioritaskan kepentingan masyarakat. Sebab, hal itu berkaitan dengan masyarakat umum. Program yang dijalankan pemerintah benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat.

Menurut dia, dalam masalah pendidikan, pemkab harus memiliki program prioritas. Sebab, angka buta huruf, putus sekolah, dan masalah pendidikan lainnya perlu perhatian khusus dari pemerintah. ”Harus ada konsen tersendiri untuk menekan angka buta huruf, putus sekolah, dan sebagainya. Artinya, ada program khusus dari pemerintah untuk mengatasi berbagai persoalan pendidikan. Ini penting untuk generasi kita ke depan,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu data kelengkapan berkas RPJMD. Sebab, berkas yang disuguhkan kepada DPRD belum lengkap. Data yang diserahkan menggunakan yang lama. Pihaknya masih menunggu data tebaru untuk membahasnya.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Tinjau Vaksinasi dan Hadiri Launching MTQ

”Data yang dilampirkan dalam RPJMD itu tahun 2016. Seharusnya data 2017 juga dilampirkan. Makanya, RPJMD sampai sekarang belum selesai karena persoalan data ini masih diperdebatkan,” tukasnya. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/