alexametrics
21.1 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Jalan Ini Membuat Komisi III DPRD Pamekasan Geram

PAMEKASAN – Komisi III DRPD Pamekasan berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke area Pasar Blumbungan. Rencana itu dilatarbelakangi karena jalan rusak dan tidak memiliki saluran drainase. Padahal, pasar di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, merupakan pusat aktivitas warga.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Hosnan Achmadi mengaku merencanakan untuk turun dan berkirim surat ke UPT Bina Marga Provinsi Jatim di Pamekasan. Tujuannya, agar keluhan warga jadi perhatian serius. Hosnan baru sekadar mendengar bahwa jalan tersebut akan diperbaiki.

Selain itu juga akan dibuatkan saluran drainase. Pembangunan tersebut akan dilakukan pada April. ”Tetapi ini baru informasi. Semoga saja benar dan Pemprov Jatim betul-betul memperhatikan keluhan warga,” katanya Minggu (18/2).

Baca Juga :  Traffic Light Dibiarkan Rusak Lebih Dari Setahun

Menurut Hosnan, kondisi jalan memang cukup parah. Ketika terus-menerus digenangi air, jalan akan semakin rusak. Sebelum kerusakan jalan semakin parah, Pemprov Jatim segera melakukan perbaikan infrastruktur. ”Sangat mengganggu banyak orang,” jelasnya.

Menurut dia, Pemprov Jatim harus memberi solusi dengan tidak membiarkan jalan berlubang dan tanpa saluran drainase. Pihaknya hanya meneruskan suara atau keluhan dari masyarakat selama ini. ”Pemkab Pamekasan sendiri tidak bisa berbuat apa-apa. Wong itu kewenangan provinsi,” jelasnya.

Sebelumnya, Holil, 39, warga setempat mengatakan, setiap hari akses jalan yang rusak tersebut cukup ramai dilalui kendaraan. Ketika hujan, pasti digenangi air. ”Karena tidak ada saluran drainasenya. Air hujan tumpah ke jalan,” ucapnya.

 

Baca Juga :  Ratusan Warga Pamekasan Gelar Istighosah Akbar Bersama Bupati

PAMEKASAN – Komisi III DRPD Pamekasan berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke area Pasar Blumbungan. Rencana itu dilatarbelakangi karena jalan rusak dan tidak memiliki saluran drainase. Padahal, pasar di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, merupakan pusat aktivitas warga.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Hosnan Achmadi mengaku merencanakan untuk turun dan berkirim surat ke UPT Bina Marga Provinsi Jatim di Pamekasan. Tujuannya, agar keluhan warga jadi perhatian serius. Hosnan baru sekadar mendengar bahwa jalan tersebut akan diperbaiki.

Selain itu juga akan dibuatkan saluran drainase. Pembangunan tersebut akan dilakukan pada April. ”Tetapi ini baru informasi. Semoga saja benar dan Pemprov Jatim betul-betul memperhatikan keluhan warga,” katanya Minggu (18/2).

Baca Juga :  Diterjang Angin, Pohon di 3 Kecamatan Tumbang

Menurut Hosnan, kondisi jalan memang cukup parah. Ketika terus-menerus digenangi air, jalan akan semakin rusak. Sebelum kerusakan jalan semakin parah, Pemprov Jatim segera melakukan perbaikan infrastruktur. ”Sangat mengganggu banyak orang,” jelasnya.

Menurut dia, Pemprov Jatim harus memberi solusi dengan tidak membiarkan jalan berlubang dan tanpa saluran drainase. Pihaknya hanya meneruskan suara atau keluhan dari masyarakat selama ini. ”Pemkab Pamekasan sendiri tidak bisa berbuat apa-apa. Wong itu kewenangan provinsi,” jelasnya.

Sebelumnya, Holil, 39, warga setempat mengatakan, setiap hari akses jalan yang rusak tersebut cukup ramai dilalui kendaraan. Ketika hujan, pasti digenangi air. ”Karena tidak ada saluran drainasenya. Air hujan tumpah ke jalan,” ucapnya.

 

Baca Juga :  Jembatan Rusak, Anggota DPRD Pamekasan Kaget dan Janji Carikan Solusi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/