alexametrics
22.3 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

Penerima PKH Pamekasan Tambah 13 Ribu Keluarga

PAMEKASAN – Penerima program keluarga harapan (PKH) di Pamekasan dipastikan bertambah. Pada 2018 mendatang akan ada penambahan sekitar 13.562 keluarga penerima manfaat (KPM). Dengan demikian, sasaran program ini menjadi 42.486 keluarga di Bumi Pamelingan.

Penambahan penerima tersebut diungkapkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa ketika berkunjung ke Pamekasan, Minggu (17/12). Dia menjelaskan, penambahan penerima PKH itu terjadi secara nasional. Se-Indonesia ada penambahan sekitar 4 juta penerima. Dari jumlah tersebut, 528 ribu keluarga ada di Jawa Timur.

”Sementara di Pamekasan penambahan 13.562,” ujarnya saat menghadiri acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).

Langkah itu untuk menurunkan angka kemiskinan. Sebab, PKH dianggap program paling efektif dan signifikan dalam menurunkan kemiskinan. ”Itu sudah dirilis oleh kementerian dan bank dunia. Karena efektif, maka ditambah untuk tahun depan,” tegasnya.

Baca Juga :  Mayoritas Taman Kota Tak Beridentitas

Selain penambahan penerima, pemerintah pusat juga menambah pendamping PKH. Tahun depan ada penambahan 46 petugas. Mereka sudah lulus seleksi dan tes. ”Dari 126 pendamping, tahun depan akan berjumlah 171 pendamping,” terangnya.

Kebijakan itu dikeluarkan karena presiden menginginkan pengentasan kemiskinan bisa cepat. Karena itu, Khofifah berharap program tersebut dapat dimanfaatkan. ”Semoga PKH bisa memenuhi kebutuhan anak-anak kita supaya melanjutkan sekolah dan nanti bisa orang menjadi generasi sukses,” harapnya.

PAMEKASAN – Penerima program keluarga harapan (PKH) di Pamekasan dipastikan bertambah. Pada 2018 mendatang akan ada penambahan sekitar 13.562 keluarga penerima manfaat (KPM). Dengan demikian, sasaran program ini menjadi 42.486 keluarga di Bumi Pamelingan.

Penambahan penerima tersebut diungkapkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa ketika berkunjung ke Pamekasan, Minggu (17/12). Dia menjelaskan, penambahan penerima PKH itu terjadi secara nasional. Se-Indonesia ada penambahan sekitar 4 juta penerima. Dari jumlah tersebut, 528 ribu keluarga ada di Jawa Timur.

”Sementara di Pamekasan penambahan 13.562,” ujarnya saat menghadiri acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).


Langkah itu untuk menurunkan angka kemiskinan. Sebab, PKH dianggap program paling efektif dan signifikan dalam menurunkan kemiskinan. ”Itu sudah dirilis oleh kementerian dan bank dunia. Karena efektif, maka ditambah untuk tahun depan,” tegasnya.

Baca Juga :  Patroli Dikemas Gowes Bareng

Selain penambahan penerima, pemerintah pusat juga menambah pendamping PKH. Tahun depan ada penambahan 46 petugas. Mereka sudah lulus seleksi dan tes. ”Dari 126 pendamping, tahun depan akan berjumlah 171 pendamping,” terangnya.

Kebijakan itu dikeluarkan karena presiden menginginkan pengentasan kemiskinan bisa cepat. Karena itu, Khofifah berharap program tersebut dapat dimanfaatkan. ”Semoga PKH bisa memenuhi kebutuhan anak-anak kita supaya melanjutkan sekolah dan nanti bisa orang menjadi generasi sukses,” harapnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/