alexametrics
23.9 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

5 Unit Sepeda Motor dan 2 Mobil Hangus Dilalap Sijago Merah

PAMEKASAN – Warga Dusun Oray, Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, dikagetkan dengan peristiwa kebakaran Senin (17/7). Tempat perbengkelan milik M. Bahrun tiba-tiba dilalap si jago merah. Kebakaran tersebut mengakibatkan bangunan lantai dua berbahan kayu itu rata dengan tanah.

Tidak hanya itu, dua mobil merk Suzuki Vitara dan Panter juga terbakar. Sementara lima unit sepeda motor pun ikut hangus. 

            Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00. Api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 13.40. Beberapa warga mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Sementara mobil pemadam kebakaran baru tiba setelah api sudah padam.

            Saat kebakaran terjadi, pemilik bengkel sedang tidak ada di tempat. Dia keluar menuju  rumahnya yang berjarak sekitar 20 meter ke arah selatan. Saat ada di rumahnya, Bahrun melihat asap mengepul dari lokasi tempat kerjanya itu. Mengetahui kondisi tersebut dia langsung kaget.

Baca Juga :  DPRD Pamekasan Berharap Pemprov Jatim Topang Dana Pembangunan Madura

Pria berumur 51 tahun itu berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Dia pun bersama warga lainnya mencari air untuk memadamkan api. Namun usaha itu tidak berhasil karena kobaran api terlalu besar. ”Saat itu saya sedang keluar dari bengkel,” kata M. Bahrun menjawab pertanyaan wartawan.

Dugaan sementara, kebakaran diakibatkan korsleting listrik. Sebab saat itu korban sedang menghidupkan dispenser. Percikan api diduga berasal dari alat penghangat air tersebut. ”Api begitu cepat melalap lokasi itu karena di dalamnya juga banyak bahan-bahan plastik dan ban bekas,” kata Z. Zuhri, Babinsa Pamoroh.

Saat kebakaran, lanjut Zuhri, dirinya berada tidak jauh dari lokasi. Saat dihubungi kepala desa setempat, dia langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Dia dan anggota kepolisian sempat mengamankan beberapa barang milik korban. ”Satu mobil kita derek dengan cepat, sehingga hanya sebagian yang terbakar,” terangnya.

Baca Juga :  PNS Tidak Boleh Nambah Libur Cuti Haji

Sementara itu, Kapolsek Kadur Agus Susanto menjelaskan, kerugian material akibat  kebakaran tersebut ditaksir lebih dari seratus juta. Sebab, banyak barang milik korban yang tidak bisa diselamatkan. ”Mengenai jumlah pastinya kami belum tahu, masih menunggu pemeriksaan,”jelasnya.

- Advertisement -

PAMEKASAN – Warga Dusun Oray, Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, dikagetkan dengan peristiwa kebakaran Senin (17/7). Tempat perbengkelan milik M. Bahrun tiba-tiba dilalap si jago merah. Kebakaran tersebut mengakibatkan bangunan lantai dua berbahan kayu itu rata dengan tanah.

Tidak hanya itu, dua mobil merk Suzuki Vitara dan Panter juga terbakar. Sementara lima unit sepeda motor pun ikut hangus. 

            Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00. Api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 13.40. Beberapa warga mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Sementara mobil pemadam kebakaran baru tiba setelah api sudah padam.


            Saat kebakaran terjadi, pemilik bengkel sedang tidak ada di tempat. Dia keluar menuju  rumahnya yang berjarak sekitar 20 meter ke arah selatan. Saat ada di rumahnya, Bahrun melihat asap mengepul dari lokasi tempat kerjanya itu. Mengetahui kondisi tersebut dia langsung kaget.

Baca Juga :  PNS Tidak Boleh Nambah Libur Cuti Haji

Pria berumur 51 tahun itu berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Dia pun bersama warga lainnya mencari air untuk memadamkan api. Namun usaha itu tidak berhasil karena kobaran api terlalu besar. ”Saat itu saya sedang keluar dari bengkel,” kata M. Bahrun menjawab pertanyaan wartawan.

Dugaan sementara, kebakaran diakibatkan korsleting listrik. Sebab saat itu korban sedang menghidupkan dispenser. Percikan api diduga berasal dari alat penghangat air tersebut. ”Api begitu cepat melalap lokasi itu karena di dalamnya juga banyak bahan-bahan plastik dan ban bekas,” kata Z. Zuhri, Babinsa Pamoroh.

Saat kebakaran, lanjut Zuhri, dirinya berada tidak jauh dari lokasi. Saat dihubungi kepala desa setempat, dia langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Dia dan anggota kepolisian sempat mengamankan beberapa barang milik korban. ”Satu mobil kita derek dengan cepat, sehingga hanya sebagian yang terbakar,” terangnya.

Baca Juga :  Kejari Komitmen Beri Pendampingan Hukum kepada Pemkab

Sementara itu, Kapolsek Kadur Agus Susanto menjelaskan, kerugian material akibat  kebakaran tersebut ditaksir lebih dari seratus juta. Sebab, banyak barang milik korban yang tidak bisa diselamatkan. ”Mengenai jumlah pastinya kami belum tahu, masih menunggu pemeriksaan,”jelasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/