alexametrics
20.7 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

9 Tahun Bekerja, THL Dishub Tak Diberi Honor

PAMEKASAN – Informasi mengenai tenaga harian lepas (THL) tidak diberi honor selama 9 tahun direspon cepat aktivis pergerakan mahasiswa Madura (Prahara). Buktinya, Prahara beraudiensi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan pada Jumat (18/1).

Juru bicara Prahara, Haidar Wazir, mengungkapkan tujuan audiensi untuk mengevalusi kinerja dishub tentang asas kebermanfaatan bagi masyarakat. Lalu, bertanya kenapa THL 9 tahun tidak diberi honor.

“Kami prihatin, ini sungguh miris. Padahal, selama ini THL ikut bekerja membantu dishub. Masak tidak diberi honor,” sesalnya.

Ajib Abdullah, Kepala Dishub Pamekasan mengungkapkan alasannya tidak memberikan honor THL. Salah satunya, karena 160 THL tidak ada ikatan kontrak dengan dishub. Murni relawan suka rela.

Baca Juga :  Protes Rencana Kenaikan Tarif PDAM, PMII Lurug Dewan

“Kami sempat kumpulkan THL agar menjalin ikatan kontrak dengan ketentuan diberi honor Rp 500 per bulan. Tapi, THL menolak,” tegasnya.

Dijelaskan, dishub memiliki anggaran sebesar Rp 3 miliar. Tapi, itu dialokasikan untuk honor 158 K-2  dan 132 jukir. Dishub berjanji tetap memperjuangkan nasib THL.

“Caranya, mengisi kekosongan tenaga jukir yang pensiun dengan THL,” janji Ajib Abdullah. (Santi Stia Wardani)

PAMEKASAN – Informasi mengenai tenaga harian lepas (THL) tidak diberi honor selama 9 tahun direspon cepat aktivis pergerakan mahasiswa Madura (Prahara). Buktinya, Prahara beraudiensi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan pada Jumat (18/1).

Juru bicara Prahara, Haidar Wazir, mengungkapkan tujuan audiensi untuk mengevalusi kinerja dishub tentang asas kebermanfaatan bagi masyarakat. Lalu, bertanya kenapa THL 9 tahun tidak diberi honor.

“Kami prihatin, ini sungguh miris. Padahal, selama ini THL ikut bekerja membantu dishub. Masak tidak diberi honor,” sesalnya.


Ajib Abdullah, Kepala Dishub Pamekasan mengungkapkan alasannya tidak memberikan honor THL. Salah satunya, karena 160 THL tidak ada ikatan kontrak dengan dishub. Murni relawan suka rela.

Baca Juga :  Nasib GTT Nonkategori Bergantung Bupati

“Kami sempat kumpulkan THL agar menjalin ikatan kontrak dengan ketentuan diberi honor Rp 500 per bulan. Tapi, THL menolak,” tegasnya.

Dijelaskan, dishub memiliki anggaran sebesar Rp 3 miliar. Tapi, itu dialokasikan untuk honor 158 K-2  dan 132 jukir. Dishub berjanji tetap memperjuangkan nasib THL.

“Caranya, mengisi kekosongan tenaga jukir yang pensiun dengan THL,” janji Ajib Abdullah. (Santi Stia Wardani)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/