alexametrics
24.3 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Ini Cara Disdik Pamekasan Pantau Realisasi BOS supaya Tepat Guna

PAMEKASAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan memiliki komitmen agar bantuan operasional sekolah (BOS) tepat guna. Seperti apa yang dilakukan?

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Disdik Pamekasan Rusdiyadi terlihat sibuk di ruang kerjanya Jumat (16/11). Berbagai berkas penting harus dia tanda tangani hari itu.

Lalu, dia berhenti sejenak dari aktivitas itu. Kemudian, bincang-bincang dengan wartawan RadarMadura.id. Topik yang dibicarakan mengenai realisasi dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Rusdiyadi menjelaskan, disdik memiliki komitmen besar agar realiasi BOS tepat guna. Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan merencanakan kegiatan evaluasi secara menyeluruh. Evaluasi itu akan diawali dengan kegiatan monitoring.

”Monitoring ini ditugaskan kepada pengawas untuk turun ke wilayah binaan masing-masing. Evaluasi ini akan digelar di empat titik atau eks kewedanaan,” kata pria yang saat ini masuk nominasi tokoh pendidikan Madura Awards 2018.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Naik Dokar untuk Beri Bantuan

Dijelaskan, evaluasi untuk wilayah Kecamatan Kota Pamekasan, Proppo, dan Tlankan ditempatkan di SDN Panglegur 2 pada 4 Desember. Sedangkan untuk Kecamatan Galis, Larangan, dan Kadur akan ditempatkan di PKPN Matran, Pademawu pada 3 Desember.

”Kecamatan Pegantenan, Pakong, dan Palengaan akan ditempatkan di Aula Al-Mujtama’ pada 6 Desember. Kemudian untuk wilayah Pasean, Waru, dan Batumarmar ditempatkan di SDN Sana Laok 1 pada 5 Desember mendatang,” terangnya.

Rusdiyadi menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan itu untuk melakukan evaluasi. Dengan demikian, pihaknya bisa mengetahui kendala atau kelemahan-kelahaman dalam merealisasikan BOS. ”Dengan itu kami bisa mencarikan solusi pemecahannya ke depan,” terangnya.

Harapannya, pengelolaan BOS di tingkat sekolah bisa sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan. Kemudian, ada rekomendasi yang dapat dijadiakan acuan, sehingga  pelaksanaan BOS bisa lebih baik pada tahun berikutnya.

Baca Juga :  Madura Awards Dongkrak Ekonomi Masyarakat Desa

”Dari evaluasi, kita ingin mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi sekolah dalam pengelolaan BOS. Kami menginginkan realisasi BOS tepat guna dan manfaat,” tandasnya.

 

- Advertisement -

PAMEKASAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan memiliki komitmen agar bantuan operasional sekolah (BOS) tepat guna. Seperti apa yang dilakukan?

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Disdik Pamekasan Rusdiyadi terlihat sibuk di ruang kerjanya Jumat (16/11). Berbagai berkas penting harus dia tanda tangani hari itu.

Lalu, dia berhenti sejenak dari aktivitas itu. Kemudian, bincang-bincang dengan wartawan RadarMadura.id. Topik yang dibicarakan mengenai realisasi dana bantuan operasional sekolah (BOS).


Rusdiyadi menjelaskan, disdik memiliki komitmen besar agar realiasi BOS tepat guna. Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan merencanakan kegiatan evaluasi secara menyeluruh. Evaluasi itu akan diawali dengan kegiatan monitoring.

”Monitoring ini ditugaskan kepada pengawas untuk turun ke wilayah binaan masing-masing. Evaluasi ini akan digelar di empat titik atau eks kewedanaan,” kata pria yang saat ini masuk nominasi tokoh pendidikan Madura Awards 2018.

Baca Juga :  Madu Asli Gembala Kuasai Pasar Indonesia

Dijelaskan, evaluasi untuk wilayah Kecamatan Kota Pamekasan, Proppo, dan Tlankan ditempatkan di SDN Panglegur 2 pada 4 Desember. Sedangkan untuk Kecamatan Galis, Larangan, dan Kadur akan ditempatkan di PKPN Matran, Pademawu pada 3 Desember.

”Kecamatan Pegantenan, Pakong, dan Palengaan akan ditempatkan di Aula Al-Mujtama’ pada 6 Desember. Kemudian untuk wilayah Pasean, Waru, dan Batumarmar ditempatkan di SDN Sana Laok 1 pada 5 Desember mendatang,” terangnya.

Rusdiyadi menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan itu untuk melakukan evaluasi. Dengan demikian, pihaknya bisa mengetahui kendala atau kelemahan-kelahaman dalam merealisasikan BOS. ”Dengan itu kami bisa mencarikan solusi pemecahannya ke depan,” terangnya.

Harapannya, pengelolaan BOS di tingkat sekolah bisa sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan. Kemudian, ada rekomendasi yang dapat dijadiakan acuan, sehingga  pelaksanaan BOS bisa lebih baik pada tahun berikutnya.

Baca Juga :  Terbakar, Mazda Tinggal Rangka

”Dari evaluasi, kita ingin mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi sekolah dalam pengelolaan BOS. Kami menginginkan realisasi BOS tepat guna dan manfaat,” tandasnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/