alexametrics
20.3 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Komisi III DPRD Pamekasan Perketat Pengawasan Proyek

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Proyek fisik mulai dikerjakan. Komisi III DPRD Pamekasan memperketat pengawasan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara intens.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Ismail mengatakan, total anggaran belanja modal sekitar Rp 381 miliar. Anggaran besar itu harus direalisasikan dengan baik agar kebermanfaatannya dirasakan masyarakat.

Dewan memiliki tugas memastikan pekerjaan yang bersumber dari uang rakyat itu kualitasnya bagus. Dengan demikian, pengawasan diperketat dengan intens melakukan sidak.

Selain sidak, dewan juga meminta agar konsultan pengawas yang melekan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja maksimal. Tujuannya, agar tidak ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Dari total anggaran Rp 381 miliar, baru sebagian yang mulai realisasi. Ismail mengakui bahwa kondisi tersebut memungkinkan berdampak pada kualitas proyek yang dikerjakan rekanan.

Baca Juga :  Disdik Pamekasan Bina Peserta OSN melalui Pusdiksains

Sebab, ketika sudah hampir tutup tahun anggaran, kemungkinan proyek dikerjakan asal-asalan bisa saja terjadi. Namun, dewan akan intens melakukan pengawasan agar semua proyek berkualitas baik.

“Beberapa waktu lalu, kami komisi III sidak ke lokasi proyek. Kami mengecek progres dan kualitas pekerjaan itu. Ke depan, kami akan intens turun ke lapangan,” katanya.

Ketua Bappilu DPC Demokrat Pamekasan itu mengajak seluruh masyarakat juga andil dalam pengawasan proyek. Jika ditemukan kejanggalan, bisa langsung diadukan ke dewan untuk ditindak lanjuti.

Proyek infrastruktur dan pembangunan fisik lainnya itu bertujuan untuk peningkatan kesehteraan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat harus terlibat dalam melakukan pengawasan.

“Mari sama-sama awasi proyek pembangunan di Pamekasan. Jika ada kejanggalan, silahkan adukan ke kami, kami siap menindak lanjuti,” tandasnya. (par)

Baca Juga :  Rp 30 Miliar untuk Jalan Kepulauan

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Proyek fisik mulai dikerjakan. Komisi III DPRD Pamekasan memperketat pengawasan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara intens.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Ismail mengatakan, total anggaran belanja modal sekitar Rp 381 miliar. Anggaran besar itu harus direalisasikan dengan baik agar kebermanfaatannya dirasakan masyarakat.

Dewan memiliki tugas memastikan pekerjaan yang bersumber dari uang rakyat itu kualitasnya bagus. Dengan demikian, pengawasan diperketat dengan intens melakukan sidak.


Selain sidak, dewan juga meminta agar konsultan pengawas yang melekan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja maksimal. Tujuannya, agar tidak ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Dari total anggaran Rp 381 miliar, baru sebagian yang mulai realisasi. Ismail mengakui bahwa kondisi tersebut memungkinkan berdampak pada kualitas proyek yang dikerjakan rekanan.

Baca Juga :  Dewan: Stok Alkes Aman sampai 4 Bulan

Sebab, ketika sudah hampir tutup tahun anggaran, kemungkinan proyek dikerjakan asal-asalan bisa saja terjadi. Namun, dewan akan intens melakukan pengawasan agar semua proyek berkualitas baik.

“Beberapa waktu lalu, kami komisi III sidak ke lokasi proyek. Kami mengecek progres dan kualitas pekerjaan itu. Ke depan, kami akan intens turun ke lapangan,” katanya.

Ketua Bappilu DPC Demokrat Pamekasan itu mengajak seluruh masyarakat juga andil dalam pengawasan proyek. Jika ditemukan kejanggalan, bisa langsung diadukan ke dewan untuk ditindak lanjuti.

Proyek infrastruktur dan pembangunan fisik lainnya itu bertujuan untuk peningkatan kesehteraan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat harus terlibat dalam melakukan pengawasan.

“Mari sama-sama awasi proyek pembangunan di Pamekasan. Jika ada kejanggalan, silahkan adukan ke kami, kami siap menindak lanjuti,” tandasnya. (par)

Baca Juga :  Pembangunan Lanjutan Gedung Dewan Usai Dipangkas Sisa Rp 20,4 M
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/