alexametrics
22.3 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Diduga Sakit Jantung, Pak Haji Meninggal di Sawah

PAMEKASAN – Warga Dusun Jinangka, Desa Teja Timur, Kecamatan Kota Pamekasan, geger. Pria berusia 62 tahun ditemukan tak bernyawa di sawah desa setempat kemarin (16/9).

Informasi di lapangan, pria meninggal itu bernama Ainur Rasyid. Dia berangkat dari rumahnya ke sawah pagi hari dengan maksud mencari rumput. Keberangkatannya juga diketahui oleh keluarga.

Namun, pria kelahiran 1957 itu tak kunjung pulang. Anggota keluarga memutuskan menyusul ke tempat menyabit rumput. Tidak diduga, Ainur Rasyid ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Belum diketahui penyebab pasti Haji Rasyid –sapaan Ainur Rasyid– meninggal dunia. Sebab, belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib. Bahkan, tim forensik RSUD dr H Slamet Martodirdjo juga enggan memberi komentar.

Baca Juga :  Air Genangi Patemon dan Jungcangcang, Warga Siaga

Tetapi, dugaan sementara, pria yang berulang tahun setiap 31 Desember itu meninggal lantaran serangan jantung. Sebab, dia memiliki riwayat penyakit mematikan. ”Katanya punya penyakit jantung,” kata warga yang ikut melawat jenazah.

Jenazah Haji Rasyid langsung dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Pihak keluarga juga terlihat silih berganti mendatangi rumah sakit pelat merah tersebut. Namun, tidak menyampaikan keterangan kepada awak media.

Kasubbaghumas Polres Pamekasan Iptu Nining Dyah S mengatakan, menurut keterangan saksi, Ainur Rasyid pamit kepada putrinya, Lilis, pergi ke sawah. Sempat tidak diizinkan lantaran kondisi kesehatannya kurang baik.

Namun, Haji Rasyid memaksa dan akhirnya berangkat. Pukul 11.30 keluarga korban menyusul ke sawah. Akhirnya, pria tersebut ditemukan tak bernyawa. Diduga, sebelum meninggal dunia Haji Rasyid jatuh ke selokan.

Baca Juga :  Bakal Evaluasi Tata Kota

”Korban jatuh telungkup ke selokan. Keterangan keluarga bahwa korban punya penyakit jantung,” tandasnya.

- Advertisement -

PAMEKASAN – Warga Dusun Jinangka, Desa Teja Timur, Kecamatan Kota Pamekasan, geger. Pria berusia 62 tahun ditemukan tak bernyawa di sawah desa setempat kemarin (16/9).

Informasi di lapangan, pria meninggal itu bernama Ainur Rasyid. Dia berangkat dari rumahnya ke sawah pagi hari dengan maksud mencari rumput. Keberangkatannya juga diketahui oleh keluarga.

Namun, pria kelahiran 1957 itu tak kunjung pulang. Anggota keluarga memutuskan menyusul ke tempat menyabit rumput. Tidak diduga, Ainur Rasyid ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.


Belum diketahui penyebab pasti Haji Rasyid –sapaan Ainur Rasyid– meninggal dunia. Sebab, belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib. Bahkan, tim forensik RSUD dr H Slamet Martodirdjo juga enggan memberi komentar.

Baca Juga :  Wali Murid Kecam Penyegelan SMAN 1 Waru

Tetapi, dugaan sementara, pria yang berulang tahun setiap 31 Desember itu meninggal lantaran serangan jantung. Sebab, dia memiliki riwayat penyakit mematikan. ”Katanya punya penyakit jantung,” kata warga yang ikut melawat jenazah.

Jenazah Haji Rasyid langsung dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Pihak keluarga juga terlihat silih berganti mendatangi rumah sakit pelat merah tersebut. Namun, tidak menyampaikan keterangan kepada awak media.

Kasubbaghumas Polres Pamekasan Iptu Nining Dyah S mengatakan, menurut keterangan saksi, Ainur Rasyid pamit kepada putrinya, Lilis, pergi ke sawah. Sempat tidak diizinkan lantaran kondisi kesehatannya kurang baik.

Namun, Haji Rasyid memaksa dan akhirnya berangkat. Pukul 11.30 keluarga korban menyusul ke sawah. Akhirnya, pria tersebut ditemukan tak bernyawa. Diduga, sebelum meninggal dunia Haji Rasyid jatuh ke selokan.

Baca Juga :  Air Genangi Patemon dan Jungcangcang, Warga Siaga

”Korban jatuh telungkup ke selokan. Keterangan keluarga bahwa korban punya penyakit jantung,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/