alexametrics
21 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

TASPEN Berikan Perlindungan Non-ASN Pemerintah Kabupaten Sampang

PAMEKASAN – Sebagai implementasi PP Nomor 49 Tahun 2018, Taspen melakukan kerja sama dengan Pemkab Sampang. Yakni, dalam memberikan perlindungan Jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pegawai non-ASN/honorer di lingkungan Pemkab Sampang.

Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan oleh Branch Manager Taspen Pamekasan Yoka Krisma Wijaya dengan Kepala BPKAD Sampang Saryono. Dalam kesempatan tersebut, Yoka mengatakan, dengan adanya PKS, pegawai non-ASN akan lebih aman dalam melaksanakan pekerjaan karena sudah dilindungi program JKK dan JKM TASPEN.

”Kami mengapresiasi Pemkab Sampang yang sangat peduli terhadap perlindungan pegawai non-ASN. Ke depan, kami mengharapkan hal ini dapat diikuti oleh pemkab lain di wilayah Madura sesuai dengan PP 49/2018,” terang Yoka.

Baca Juga :  Ekosistem Laut Harus Diperhatikan

Dijelaskan, perlindungan kepada non-ASN sangat penting terlebih lagi dalam masa pandemi Covid-19. ”Dengan adanya perlindungan JKK dan JKM Taspen, maka para pegawai non-ASN Pemkab Sampang dapat bekerja dengan lebih aman dan bisa memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Yoka menambahkan, Taspen sebagai BUMN yang mengelola program jaminan sosial bagi ASN dan pejabat negara akan terus berkomitmen memberikan layanan terbaiknya dengan empat Program perlindungan. Yakni, program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, tabungan hari tua, dan pensiun.

Selain itu, Taspen juga memberikan perlindungan kepada para pegawai non-ASN yang bekerja pada Instansi pemerintah pusat maupun daerah sesuai dengan PP 49/2018. (ky)

PAMEKASAN – Sebagai implementasi PP Nomor 49 Tahun 2018, Taspen melakukan kerja sama dengan Pemkab Sampang. Yakni, dalam memberikan perlindungan Jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pegawai non-ASN/honorer di lingkungan Pemkab Sampang.

Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan oleh Branch Manager Taspen Pamekasan Yoka Krisma Wijaya dengan Kepala BPKAD Sampang Saryono. Dalam kesempatan tersebut, Yoka mengatakan, dengan adanya PKS, pegawai non-ASN akan lebih aman dalam melaksanakan pekerjaan karena sudah dilindungi program JKK dan JKM TASPEN.

”Kami mengapresiasi Pemkab Sampang yang sangat peduli terhadap perlindungan pegawai non-ASN. Ke depan, kami mengharapkan hal ini dapat diikuti oleh pemkab lain di wilayah Madura sesuai dengan PP 49/2018,” terang Yoka.

Baca Juga :  Optimalkan Pelayanan Masyarakat, Pemkab Sampang Bentuk Enam UPTD Baru

Dijelaskan, perlindungan kepada non-ASN sangat penting terlebih lagi dalam masa pandemi Covid-19. ”Dengan adanya perlindungan JKK dan JKM Taspen, maka para pegawai non-ASN Pemkab Sampang dapat bekerja dengan lebih aman dan bisa memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Yoka menambahkan, Taspen sebagai BUMN yang mengelola program jaminan sosial bagi ASN dan pejabat negara akan terus berkomitmen memberikan layanan terbaiknya dengan empat Program perlindungan. Yakni, program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, tabungan hari tua, dan pensiun.

Selain itu, Taspen juga memberikan perlindungan kepada para pegawai non-ASN yang bekerja pada Instansi pemerintah pusat maupun daerah sesuai dengan PP 49/2018. (ky)

Artikel Terkait

Most Read

Tunggu Rekomendasi Pelantikan

Akan Dibangun Dermaga di Gili Labak

Artikel Terbaru

/