alexametrics
22.9 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

BPK Periksa Ratusan Kendaraan Dinas

PAMEKASAN – Halaman Pendapa Ronggosukowati dan halaman kantor bupati Pamekasan sesak dengan kendaraan dinas Senin (16/4). Ratusan kendaraan, mulai roda dua hingga roda empat, berjejer rapi.

Sarana transportasi milik negara itu dicek oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pengecekan tersebut merupakan rentetan pemeriksaan keuangan daerah. Kendaraan dinas yang dibagikan untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diperiksa.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan Taufikurrachman mengatakan, BPK melakukan pemeriksaan keuangan daerah. Salah satu yang diperiksa adalah aset pemkab.

Data tertulis aset Pemkab Pamekasan dicocokkan dengan kondisi fisik. BPK hanya memeriksa apakah sesuai dengan data atau tidak. ”Mereka tidak memeriksa apakah pajaknya mati atau hidup,” kata Taufik.

Baca Juga :  Tahun Depan Fokus Pemulihan Ekonomi

Pemeriksaan berlangsung dua hari sampai hari ini. Seluruh kendaraan dinas dicek. Kendaraan yang tersebar di kecamatan juga dikroscek karena termasuk aset pemerintah.

Taufik belum bisa menjelaskan banyaknya kendaraan dinas yang dicek. Tetapi, dipastikan tidak ada yang ketinggalan. ”Semua kendaraan aset pemerintah dicek,” tuturnya.

Pria asal Sumenep itu menyampaikan, selain pemeriksaan oleh BPK, biasanya secara internal pemkab juga mengecek. Pengecekan dilakukan secara berkala. Yakni, kisaran 2–3 tahun sekali.

Taufik memastikan, data aset pemkab, khususnya kendaraan dinas, sesuai dengan kondisi fisik. Jadi, tidak ada perbedaan data.

Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Apik mendukung langkah BPK memeriksa aset pemkab. Tujuannya, agar diketahui secara riil seberapa banyak kendaraan dinas yang dimiliki Pemkab Pamekasan.

Baca Juga :  APBD 2020 Terancam Defisit Rp 511 M

Sebab, sejauh ini pendataan cenderung tidak ketat. Meski tidak layak pakai, kendaraan seharusnya tetap didata. Kalaupun tidak bisa dipelihara, bisa dilelang agar tidak membebani biaya perawatan. ”Kami setuju jika ada pendataan secara masif terhadap aset pemkab,” ujarnya.

- Advertisement -

PAMEKASAN – Halaman Pendapa Ronggosukowati dan halaman kantor bupati Pamekasan sesak dengan kendaraan dinas Senin (16/4). Ratusan kendaraan, mulai roda dua hingga roda empat, berjejer rapi.

Sarana transportasi milik negara itu dicek oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pengecekan tersebut merupakan rentetan pemeriksaan keuangan daerah. Kendaraan dinas yang dibagikan untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diperiksa.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan Taufikurrachman mengatakan, BPK melakukan pemeriksaan keuangan daerah. Salah satu yang diperiksa adalah aset pemkab.


Data tertulis aset Pemkab Pamekasan dicocokkan dengan kondisi fisik. BPK hanya memeriksa apakah sesuai dengan data atau tidak. ”Mereka tidak memeriksa apakah pajaknya mati atau hidup,” kata Taufik.

Baca Juga :  Anggaran Disdik Rp 650 Miliar

Pemeriksaan berlangsung dua hari sampai hari ini. Seluruh kendaraan dinas dicek. Kendaraan yang tersebar di kecamatan juga dikroscek karena termasuk aset pemerintah.

Taufik belum bisa menjelaskan banyaknya kendaraan dinas yang dicek. Tetapi, dipastikan tidak ada yang ketinggalan. ”Semua kendaraan aset pemerintah dicek,” tuturnya.

Pria asal Sumenep itu menyampaikan, selain pemeriksaan oleh BPK, biasanya secara internal pemkab juga mengecek. Pengecekan dilakukan secara berkala. Yakni, kisaran 2–3 tahun sekali.

Taufik memastikan, data aset pemkab, khususnya kendaraan dinas, sesuai dengan kondisi fisik. Jadi, tidak ada perbedaan data.

Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Apik mendukung langkah BPK memeriksa aset pemkab. Tujuannya, agar diketahui secara riil seberapa banyak kendaraan dinas yang dimiliki Pemkab Pamekasan.

Baca Juga :  Pembiayaan RSU Mohammad Noer Pamekasan Sangat Mudah

Sebab, sejauh ini pendataan cenderung tidak ketat. Meski tidak layak pakai, kendaraan seharusnya tetap didata. Kalaupun tidak bisa dipelihara, bisa dilelang agar tidak membebani biaya perawatan. ”Kami setuju jika ada pendataan secara masif terhadap aset pemkab,” ujarnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Cara Tepat Perawatan Gigi

Deg-degan hingga Menit Ke-79

Pembacokan Gegerkan Pengunjung Pasar

Artikel Terbaru

/