alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Wakil Rakyat Desak Percepat Pembangunan

PAMEKASAN – Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan Samsuri meminta organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja ekstra di akhir tahun. Sebab, sampai saat ini serapan APBD masih rendah. Hingga triwulan ketiga, serapan anggaran baru sekitar 50 persen.

Menurut Samsuri, sisa waktu satu bulan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Setidaknya untuk proyek dengan anggaran di bawah Rp 200 juta.  ”Kalau proyek di atas Rp 200 juta kan perlu dilakukan pelelangan. Jadi yang memungkinkan digelar paket-paket yang di bawah Rp 200 juta,” kata Samsuri kemarin (15/11).

Menurut Samsuri, salah satu paket pembangunan yang bisa digenjot yakni di sektor pariwisata. Sebab, beberapa paket seperti Pantai Talang Siring dan Jumiang anggarannya di bawah Rp 200 juta. ”Jika tidak dikebut, pembangunannya bisa tidak terselesaikan tahun ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Penjual Batik Merasa Tidak Diperhatikan Pemerintah

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemkab. Pada prinsipnya, semua OPD rata-rata siap menggenjot pembangunan di akhir tahun. Bahkan, diperkirakan serapan anggaran bisa mencapai 85 persen dari Rp 1,8 triliun. ”Kesanggupan dari kepala OPD itu rata-rata di atas 80 persen,” kata Sahur.

Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari mengatakan, pihaknya juga berharap pembangunan digenjot. Menurut dia, para kepala OPD juga telah berkomitmen untuk mengerjakan pembangunan yang tidak perlu pelelangan. ”Yang bisa digelar pada November ini kami berharap segera digelar. Tapi, yang membutuhkan pelelangan mungkin bisa dijadwal ulang,” tegasnya. 

 

PAMEKASAN – Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan Samsuri meminta organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja ekstra di akhir tahun. Sebab, sampai saat ini serapan APBD masih rendah. Hingga triwulan ketiga, serapan anggaran baru sekitar 50 persen.

Menurut Samsuri, sisa waktu satu bulan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Setidaknya untuk proyek dengan anggaran di bawah Rp 200 juta.  ”Kalau proyek di atas Rp 200 juta kan perlu dilakukan pelelangan. Jadi yang memungkinkan digelar paket-paket yang di bawah Rp 200 juta,” kata Samsuri kemarin (15/11).

Menurut Samsuri, salah satu paket pembangunan yang bisa digenjot yakni di sektor pariwisata. Sebab, beberapa paket seperti Pantai Talang Siring dan Jumiang anggarannya di bawah Rp 200 juta. ”Jika tidak dikebut, pembangunannya bisa tidak terselesaikan tahun ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Cegah Antrean Panjang, SPBU Tolak Pembelian Solar untuk Nelayan

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemkab. Pada prinsipnya, semua OPD rata-rata siap menggenjot pembangunan di akhir tahun. Bahkan, diperkirakan serapan anggaran bisa mencapai 85 persen dari Rp 1,8 triliun. ”Kesanggupan dari kepala OPD itu rata-rata di atas 80 persen,” kata Sahur.

Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari mengatakan, pihaknya juga berharap pembangunan digenjot. Menurut dia, para kepala OPD juga telah berkomitmen untuk mengerjakan pembangunan yang tidak perlu pelelangan. ”Yang bisa digelar pada November ini kami berharap segera digelar. Tapi, yang membutuhkan pelelangan mungkin bisa dijadwal ulang,” tegasnya. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/