alexametrics
21.2 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Tak Banyak Desa Kelola Pariwisata

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Potensi pariwisata di Madura melimpah. Dari ujung barat Bangkalan hingga kepulauan Sumenep menawarkan keindahan alam. Namun, tidak banyak pemerintah desa yang serius mengelola potensi tersebut.

Jumlah destinasi wisata di Pamekasan 16. Dari 16 destinasi wisata ini, yang dikelola oleh pemerintah desa hanya ada empat. Dua di antaranya masih dalam garapan.

Pertama, destinasi Bukit Kehi. Wisata ini mulai dikunjungi sejak 2019. Destinasi bebukitan di Desa Kertagena Daya, Kecamatan Kadur. Kedua, destinasi Bukit Brukoh di Desa Bajang, Kecamatan Pakong. Wisata ini beroperasi empat tahun terakhir.

Ketiga, wisata agro karapan sapi di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu. Wisata yang akan digarap ini dikelola pemerintah desa. Keempat, wisata edukasi garam. Destinasi yang juga masih akan digarap ini terletak di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu.

Kabid Pariwisata Disparbud Pamekasan Poni Indrayani menyampaikan, pemkab telah mendorong upaya pengembangan potensi ekonomi melalui desa tematik. Desa yang berpotensi dijadikan destinasi wisata akan dikemas dengan pengembangan ekonomi melalui sektor pariwisata. ”Sementara masih dua destinasi yang direncanakan dibangun dan akan dikelola desa,” ungkapnya kemarin (15/8).

Baca Juga :  Enam Pemenang Bawa Pulang Hadiah Menarik

Kepala Desa Kertagena Daya Zainani menuturkan, Bukit Kehi bisa dibilang berkembang pesat. Kunjungan wisatawan ramai. ”Alhamdulillah ramai,” terangnya.

Ketua Asosiasi Pariwisata Madura (Asprim) Vicky Faisal menyampaikan, semua pihak harus bersinergi untuk mendorong tumbuh kembang wisata. Pada era new normal, pengelola tinggal berupaya membangun trust (kepercayaan) masyarakat untuk berkunjung. ”Di tengah Covid-19 ini pengelola harus menyediakan SOP untuk pengunjung dan pengelola,” ungkapnya.

Sementara itu, jumlah destinasi wisata di Bangkalan 21. Terdiri atas wisata alam, pantai, religi, sejarah, dan buatan. Selain itu ada yang belum terdeteksi Pemkab Bangkalan.

Salah satu wisata Pantai Kesek di Desa Kesek, Kecamatan Labang. Wisata yang menawarkan pemandangan Jembatan Suramadu itu berdiri 2019. ”Belum ada kunjungan langsung dari pemkab,” kata Moh. Rohim, salah satu pengelola.

Baca Juga :  Kebutuhan Anggaran TPI Branta Mustahil Terpenuhi

Wisata pantai yang dikelola yayasan di bawah naungan Desa Kesek tersebut awalnya dibantu oleh mahasiswa. Kemudian, dikembangkan masyarakat dan dukungan kepala desa.  ”Kalau musim liburan dan hari raya besar seperti hari raya pantai ini selalu ramai dikunjungi wisatawan,” sebutnya.

Pengurus karang taruna Desa Kesek Setyawan Restu Firman mengutarakan, pihaknya sudah mempersiapkan beberapa konsep pengembangan wisata untuk promosi. ”Kami masih berencana membangunnya lebih luas dan lebih banyak inovasi spot foto biar lebih banyak yang datang,” ungkapnya.

Kepala Disbudpar Bangkalan Moh. Hasan Faisol mengakui 21 destinasi wisata itu merupakan data lama. Dia juga mengakui belum mengetahui wisata Pantai Kesek. ”Segera kami cek dan kunjungi,” janjinya. (ky/hel)

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Potensi pariwisata di Madura melimpah. Dari ujung barat Bangkalan hingga kepulauan Sumenep menawarkan keindahan alam. Namun, tidak banyak pemerintah desa yang serius mengelola potensi tersebut.

Jumlah destinasi wisata di Pamekasan 16. Dari 16 destinasi wisata ini, yang dikelola oleh pemerintah desa hanya ada empat. Dua di antaranya masih dalam garapan.

Pertama, destinasi Bukit Kehi. Wisata ini mulai dikunjungi sejak 2019. Destinasi bebukitan di Desa Kertagena Daya, Kecamatan Kadur. Kedua, destinasi Bukit Brukoh di Desa Bajang, Kecamatan Pakong. Wisata ini beroperasi empat tahun terakhir.


Ketiga, wisata agro karapan sapi di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu. Wisata yang akan digarap ini dikelola pemerintah desa. Keempat, wisata edukasi garam. Destinasi yang juga masih akan digarap ini terletak di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu.

Kabid Pariwisata Disparbud Pamekasan Poni Indrayani menyampaikan, pemkab telah mendorong upaya pengembangan potensi ekonomi melalui desa tematik. Desa yang berpotensi dijadikan destinasi wisata akan dikemas dengan pengembangan ekonomi melalui sektor pariwisata. ”Sementara masih dua destinasi yang direncanakan dibangun dan akan dikelola desa,” ungkapnya kemarin (15/8).

Baca Juga :  Desak Disnakertrans Awasi TKA

Kepala Desa Kertagena Daya Zainani menuturkan, Bukit Kehi bisa dibilang berkembang pesat. Kunjungan wisatawan ramai. ”Alhamdulillah ramai,” terangnya.

Ketua Asosiasi Pariwisata Madura (Asprim) Vicky Faisal menyampaikan, semua pihak harus bersinergi untuk mendorong tumbuh kembang wisata. Pada era new normal, pengelola tinggal berupaya membangun trust (kepercayaan) masyarakat untuk berkunjung. ”Di tengah Covid-19 ini pengelola harus menyediakan SOP untuk pengunjung dan pengelola,” ungkapnya.

Sementara itu, jumlah destinasi wisata di Bangkalan 21. Terdiri atas wisata alam, pantai, religi, sejarah, dan buatan. Selain itu ada yang belum terdeteksi Pemkab Bangkalan.

Salah satu wisata Pantai Kesek di Desa Kesek, Kecamatan Labang. Wisata yang menawarkan pemandangan Jembatan Suramadu itu berdiri 2019. ”Belum ada kunjungan langsung dari pemkab,” kata Moh. Rohim, salah satu pengelola.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Bantu 36 Warga Korban Angin Puyuh

Wisata pantai yang dikelola yayasan di bawah naungan Desa Kesek tersebut awalnya dibantu oleh mahasiswa. Kemudian, dikembangkan masyarakat dan dukungan kepala desa.  ”Kalau musim liburan dan hari raya besar seperti hari raya pantai ini selalu ramai dikunjungi wisatawan,” sebutnya.

Pengurus karang taruna Desa Kesek Setyawan Restu Firman mengutarakan, pihaknya sudah mempersiapkan beberapa konsep pengembangan wisata untuk promosi. ”Kami masih berencana membangunnya lebih luas dan lebih banyak inovasi spot foto biar lebih banyak yang datang,” ungkapnya.

Kepala Disbudpar Bangkalan Moh. Hasan Faisol mengakui 21 destinasi wisata itu merupakan data lama. Dia juga mengakui belum mengetahui wisata Pantai Kesek. ”Segera kami cek dan kunjungi,” janjinya. (ky/hel)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/