alexametrics
21.9 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Berharap Bisa Menguatkan Keimanan Jamaah

MADINAH – Jamaah haji Pamekasan yang tergabung dalam kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) Nurul Hikmah mengunjungi Gunung Uhud. Tidak sekadar berkunjung, para tamu Allah tersebut juga mempelajari sejarah gunung yang menjadi saksi penyebaran agama Islam pada masa kenabian.

Gunung Uhud berjarak sekitar 5 kilometer dari utara Kota Madinah dan memiliki ketinggian sekitar 1.077 meter. Pada 15 Syawal 3 Hijriah, di sana 700 umat Islam pernah berjuang melawan 3000 kaum kafir Quraisy. Terdapat 70 pejuang Islam mati syahid dalam peperangan dahsyat tersebut.

Di antaranya, paman nabi, Hamzah bin Abdul Muththalib, Mush’ab bin Umair, dan Abdullah bin Jahsyin. ”Para syuhada yang gugur dalam peperangan tersebut dimakamkan di sekitar Gunung Uhud,” kata Moh. Hasan, CJH dari KBIH Nurul Hikmah kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin (15/7).

Baca Juga :  CJH KBIH Nurul Hikmah Kunjungi Raudah

Dengan mengunjungi dan mengaji sejarah jabal Uhud tersebut, diharapkan menguatkan nilai-nilai keislaman jamaah. ”Jabal Uhud tidak bersambung dengan gunung yang lain. Karena itulah penduduk Madinah menyebutnya dengan sebutan Jabal Uhud yang artinya bukit menyendiri,” terangnya.

 

- Advertisement -

MADINAH – Jamaah haji Pamekasan yang tergabung dalam kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) Nurul Hikmah mengunjungi Gunung Uhud. Tidak sekadar berkunjung, para tamu Allah tersebut juga mempelajari sejarah gunung yang menjadi saksi penyebaran agama Islam pada masa kenabian.

Gunung Uhud berjarak sekitar 5 kilometer dari utara Kota Madinah dan memiliki ketinggian sekitar 1.077 meter. Pada 15 Syawal 3 Hijriah, di sana 700 umat Islam pernah berjuang melawan 3000 kaum kafir Quraisy. Terdapat 70 pejuang Islam mati syahid dalam peperangan dahsyat tersebut.

Di antaranya, paman nabi, Hamzah bin Abdul Muththalib, Mush’ab bin Umair, dan Abdullah bin Jahsyin. ”Para syuhada yang gugur dalam peperangan tersebut dimakamkan di sekitar Gunung Uhud,” kata Moh. Hasan, CJH dari KBIH Nurul Hikmah kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin (15/7).

Baca Juga :  Separo Jamaah Haji Masuk Lansia

Dengan mengunjungi dan mengaji sejarah jabal Uhud tersebut, diharapkan menguatkan nilai-nilai keislaman jamaah. ”Jabal Uhud tidak bersambung dengan gunung yang lain. Karena itulah penduduk Madinah menyebutnya dengan sebutan Jabal Uhud yang artinya bukit menyendiri,” terangnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/