alexametrics
21 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

DPRD Pamekasan Ubah Pola Pengawasan Proyek

PAMEKASAN – Sejumlah proyek fisik mulai dikerjakan. Dewan mengagendakan pengawasan intens terhadap seluruh proses pengerjaan kegiatan fisik tersebut. Alasannya, agar tidak ada temuan pelanggaran hukum di kemudian hari.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Hosnan Ahmadi mengatakan, pengawasan dilakukan secara intens. Dewan secara berkala bakal mengunjungi setiap titik lokasi pekerjaan tersebut. Masyarakat juga secara luas diberi kesempatan mengadu jika ada pekerjaan proyek yang dinilai tidak sesuai prosedur.

Aduan tersebut bakal ditindaklanjuti dengan meminta klarifikasi kepada rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Hosnan mengatakan, pola pengawasan berbeda dengan sebelumnya. Yakni, dewan mengawasi sejak awal pekerjaan. Sebelumnya, pengawasan dilakukan di akhir.

Akibatnya, jika ada kejanggalan, harus dilakukan pembongkaran. Metode pengawasan tersebut tidak dipakai karena dinilai tidak efisien. Dewan mengedepankan efektivitas dan efisiensi. ”Kalau di pertengahan pekerjaan ada temuan, langsung diperbaiki,” katanya.

Baca Juga :  Kalah Lelang, Rekanan Ajukan Sengketa ke PTUN

Dengan demikian, pekerjaan proyek di Pamekasan benar-benar sesuai spesifikasi. Manfaat kepada masyarakat juga dirasakan secara maksimal karena kualitas pekerjaan tersebut sangat baik.

Sebelumnya, Pj Bupati Pamekasan RB Fattah Jasin memersilakan masyarakat ikut serta mengawasi pekerjaan proyek. Harapannya, proyek sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

 

PAMEKASAN – Sejumlah proyek fisik mulai dikerjakan. Dewan mengagendakan pengawasan intens terhadap seluruh proses pengerjaan kegiatan fisik tersebut. Alasannya, agar tidak ada temuan pelanggaran hukum di kemudian hari.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Hosnan Ahmadi mengatakan, pengawasan dilakukan secara intens. Dewan secara berkala bakal mengunjungi setiap titik lokasi pekerjaan tersebut. Masyarakat juga secara luas diberi kesempatan mengadu jika ada pekerjaan proyek yang dinilai tidak sesuai prosedur.

Aduan tersebut bakal ditindaklanjuti dengan meminta klarifikasi kepada rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Hosnan mengatakan, pola pengawasan berbeda dengan sebelumnya. Yakni, dewan mengawasi sejak awal pekerjaan. Sebelumnya, pengawasan dilakukan di akhir.

Akibatnya, jika ada kejanggalan, harus dilakukan pembongkaran. Metode pengawasan tersebut tidak dipakai karena dinilai tidak efisien. Dewan mengedepankan efektivitas dan efisiensi. ”Kalau di pertengahan pekerjaan ada temuan, langsung diperbaiki,” katanya.

Baca Juga :  Duhh..!! Lelang Lambat, Pekerjaan Telat

Dengan demikian, pekerjaan proyek di Pamekasan benar-benar sesuai spesifikasi. Manfaat kepada masyarakat juga dirasakan secara maksimal karena kualitas pekerjaan tersebut sangat baik.

Sebelumnya, Pj Bupati Pamekasan RB Fattah Jasin memersilakan masyarakat ikut serta mengawasi pekerjaan proyek. Harapannya, proyek sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/