alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Petis Madura Tembus Pasar Turki

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pasar ekspor produk Pamekasan ke Turki terbuka lebar. Pemkab Pamekasan secara resmi mengirimkan lima jenis produk makanan ke negeri yang dipimpin Recep Tayyip Erdogan itu kemarin (14/12).

Lima produk yang diekspor itu kopi rempah, sambal petis Madura, peyek cumi, batik tulis Madura, dan teri crispy. Proses ekspor produk ini diinisiasi oleh OK OCE Ina Makmur Pamekasan bekerja sama dengan Pemkab Pamekasan.

Ketua OK OCE Ina Makmur Pamekasan A. Rusdi Gogo menerangkan, produk Pamekasan melimpah. Awalnya ada tujuh produk yang akan diekspor. Namun, dua produk gagal karena beberapa faktor.

Keran ekspor ke Turki ini terbuka berkat kerja sama dengan OK OCE Ina Makmur Jawa Timur. Ini kerja sama yang berkelanjutan. Tidak hanya satu atau dua tahun.

Baca Juga :  Selama Libur Lebaran BNI Siapkan Dana Kas Rp 132 M

Gogo menjelaskan, lima produk itu nanti dipasarkan di Istanbul, Turki. Lalu pada Februari 2022, produk Pamekasan juga akan dikirimkan ke Kroasia. ”Yang kita kirim ke Turki, sementara per produk ada 10 pieces,” katanya.

Pria asal Sumenep itu mengatakan, produk-produk yang dikirimkan ke Turki untuk pertama akan dilihat hasilnya terlebih dahulu. Jika nanti pangsa pasar kian baik, OK OCE Pamekasan akan kembali mengekspor ke Istanbul.

”Kalau nanti di sana habis, kami akan dihubungi dan kami akan kirim barang lagi melalui OK OCE Ina Makmur Jawa Timur,” katanya. Gogo menuturkan, dari ekspor ini, keuntungan produk jelas. Tiga kali lipat dari harga normal.

Baca Juga :  H-10 Lebaran, Pemkab Pamekasan Cairkan THR Senilai Rp 35 Miliar

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam hadir dalam pelepasan produk UKM tersebut. Pelepasan ini digelar di Pendapa Budaya, Jalan Jokotole, Kota Pamekasan. ”Kebangkitan ekonomi dimulai dari perbaikan pasar produk lokal,” katanya.

Politikus PKB itu mengatakan, produk UMKM Pamekasan sangat banyak dan melimpah, tetapi belum menembus pasar. Sebab, pengusaha belum banyak yang melek digital. ”Tahun 2022, kami akan latih ribuan tenaga untuk belajar market digital sehingga pasar kita kian luas, dari Turki juga ke negara-negara lain,” janjinya. 

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pasar ekspor produk Pamekasan ke Turki terbuka lebar. Pemkab Pamekasan secara resmi mengirimkan lima jenis produk makanan ke negeri yang dipimpin Recep Tayyip Erdogan itu kemarin (14/12).

Lima produk yang diekspor itu kopi rempah, sambal petis Madura, peyek cumi, batik tulis Madura, dan teri crispy. Proses ekspor produk ini diinisiasi oleh OK OCE Ina Makmur Pamekasan bekerja sama dengan Pemkab Pamekasan.

Ketua OK OCE Ina Makmur Pamekasan A. Rusdi Gogo menerangkan, produk Pamekasan melimpah. Awalnya ada tujuh produk yang akan diekspor. Namun, dua produk gagal karena beberapa faktor.

Keran ekspor ke Turki ini terbuka berkat kerja sama dengan OK OCE Ina Makmur Jawa Timur. Ini kerja sama yang berkelanjutan. Tidak hanya satu atau dua tahun.

Baca Juga :  Pembentukan Pansel Belum Rampung

Gogo menjelaskan, lima produk itu nanti dipasarkan di Istanbul, Turki. Lalu pada Februari 2022, produk Pamekasan juga akan dikirimkan ke Kroasia. ”Yang kita kirim ke Turki, sementara per produk ada 10 pieces,” katanya.

Pria asal Sumenep itu mengatakan, produk-produk yang dikirimkan ke Turki untuk pertama akan dilihat hasilnya terlebih dahulu. Jika nanti pangsa pasar kian baik, OK OCE Pamekasan akan kembali mengekspor ke Istanbul.

”Kalau nanti di sana habis, kami akan dihubungi dan kami akan kirim barang lagi melalui OK OCE Ina Makmur Jawa Timur,” katanya. Gogo menuturkan, dari ekspor ini, keuntungan produk jelas. Tiga kali lipat dari harga normal.

Baca Juga :  Rekrutmen Kepala OPD Tunggu Evaluasi Kelembagaan

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam hadir dalam pelepasan produk UKM tersebut. Pelepasan ini digelar di Pendapa Budaya, Jalan Jokotole, Kota Pamekasan. ”Kebangkitan ekonomi dimulai dari perbaikan pasar produk lokal,” katanya.

Politikus PKB itu mengatakan, produk UMKM Pamekasan sangat banyak dan melimpah, tetapi belum menembus pasar. Sebab, pengusaha belum banyak yang melek digital. ”Tahun 2022, kami akan latih ribuan tenaga untuk belajar market digital sehingga pasar kita kian luas, dari Turki juga ke negara-negara lain,” janjinya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/