alexametrics
25.3 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Minta Pemkab Lebih Maksimal Tingkatkan PAD

PAMEKASAN – Target pendapat asli daerah (PAD) 2018 sebesar Rp 155 miliar. Instansi terkait diminta untuk serius. Dengan demikian, target tersebut bisa terpenuhi. Hal itu dikemukakan Ketua komisi II DPRD Pamekasan Apik.

Dia menilai, target PAD masih jauh dari harapan. Sebab, belum mencapai 10 persen dari APBD, yakni sekitar Rp 2 triliun. ”Mengenai PAD, masih jauh dari harapan kita. Sebab masih di bawah 10 persen,” terangnya.

            Pria asal Kecamatan Palengaan tersebut berpandangan, target PAD ke depan harus ditingkatkan. Minimal mencapai 10 persen dari APBD 2018. Yaitu sekitar Rp 200 miliar lebih. Caranya, intansi terkait harus lebih kreatif.

            Untuk mencapai target tersebut, kata Apik, tidak mustahil. Sebab banyak sumber yang bisa digarap oleh pemerintah. Yang diperlukaan saat ini adalah keseriusan OPD. ”Potensi-potensi peningkatan PAD besar sekali. Ini terbukti dari terlampauinya target PAD tiga tahun terakhir ini,” terangnya.

Baca Juga :  Parah! Pelajar di Pamekasan Ternyata Ada Yang Bolos Mulai Jam 07.00

            Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pamekasan Mohamad Alwi juga berharap capaian PAD lebih besar. Menurut dia, pemkab mematok Rp 155 miliar berdasarkan potensi dan PAD tahun-tahun sebelumnya.

            ”Apalagi sekarang banyak OPD yang semula bisa menyumbang OPD sudah tidak bisa. Sebab ada pengahapusan dari pemerintah pusat,” terangnya

Jika nanti memungkinkan, maka pada APBD perubahan target tersebut bisa dievaluasi. ”Tapi kita berupaya untuk mendapatkan itu (Rp 200 miliar). Sebab kita setiap bulan ada evaluasi dan menggenjot OPD agar mencapai target PAD,” pungkasnya.

PAMEKASAN – Target pendapat asli daerah (PAD) 2018 sebesar Rp 155 miliar. Instansi terkait diminta untuk serius. Dengan demikian, target tersebut bisa terpenuhi. Hal itu dikemukakan Ketua komisi II DPRD Pamekasan Apik.

Dia menilai, target PAD masih jauh dari harapan. Sebab, belum mencapai 10 persen dari APBD, yakni sekitar Rp 2 triliun. ”Mengenai PAD, masih jauh dari harapan kita. Sebab masih di bawah 10 persen,” terangnya.

            Pria asal Kecamatan Palengaan tersebut berpandangan, target PAD ke depan harus ditingkatkan. Minimal mencapai 10 persen dari APBD 2018. Yaitu sekitar Rp 200 miliar lebih. Caranya, intansi terkait harus lebih kreatif.


            Untuk mencapai target tersebut, kata Apik, tidak mustahil. Sebab banyak sumber yang bisa digarap oleh pemerintah. Yang diperlukaan saat ini adalah keseriusan OPD. ”Potensi-potensi peningkatan PAD besar sekali. Ini terbukti dari terlampauinya target PAD tiga tahun terakhir ini,” terangnya.

Baca Juga :  Omzet Penjualan Batik Anjlok hingga 80 Persen

            Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pamekasan Mohamad Alwi juga berharap capaian PAD lebih besar. Menurut dia, pemkab mematok Rp 155 miliar berdasarkan potensi dan PAD tahun-tahun sebelumnya.

            ”Apalagi sekarang banyak OPD yang semula bisa menyumbang OPD sudah tidak bisa. Sebab ada pengahapusan dari pemerintah pusat,” terangnya

Jika nanti memungkinkan, maka pada APBD perubahan target tersebut bisa dievaluasi. ”Tapi kita berupaya untuk mendapatkan itu (Rp 200 miliar). Sebab kita setiap bulan ada evaluasi dan menggenjot OPD agar mencapai target PAD,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/