alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Masyarakat Perlu Pendidikan Politik

  PAMEKASAN – Pilkada 2018 semakin dekat. Sejumlah tokoh yang diperkirakan maju dalam pesta demokrasi lima tahunan itu mulai muncul. Gesekan antar pendukung juga mulai terlihat. Jika dibiarkan, akan menjadi bola liar. Karena itu, diperlukan pendidikan politik kepada masayarakat.

Kabid Hubungan Antar Lembaga Bakesbangpol Pamekasan Abdul Muin mewanti-wanti partai politik (parpol). Menurut dia, parpol harus memberikan penyadaran politik kepada pendukungnya sejak dini. Jika mereka tidak dicerdaskan, bisa menimbulkan perpecahan.

”Parpol harus aktif ikut serta memberikan penyadaran politik kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat di bawah, nanti terpecah belah dan saling bermusuhan,” terangnya Selasa (14/11).

Pendidikan politik, lanjut Muin, menjadi salah satu tanggung jawab parpol. Apalagi tiap parpol telah mendapatkan dana bantuan politik (banpol). Parpol juga harus menjadi contoh yang baik bagi pendukungnya. Terutama saat terjadi ada konflik dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

Baca Juga :  Ini Lima Alasan Pilih Baddrut Tamam di Pilkada 2018

            Pemilihan hanya sarana untuk memilih pemimpin. Dengan demikian, tidak perlu disikapi dengan berlebihan, apalagi sampai terjadi permusuhan. Konflik antar paslon dan pendukung pun bisa dicegah. ”Jangan sampai ada provokasi-provosi kepada kelompok lain yang dapat memperkeruh suasana,” pintanya.

Sekretaris Partai Golkar Pamekasan Sulaisi Abdur Razaq menjelaskan, parpol memiliki fungsi untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat. Dengan demikian, tidak sampai terjadi konflik berlebihan. ”Parpol memang wajib memberikan pendidikan politik itu,” pungkasnya. 

  PAMEKASAN – Pilkada 2018 semakin dekat. Sejumlah tokoh yang diperkirakan maju dalam pesta demokrasi lima tahunan itu mulai muncul. Gesekan antar pendukung juga mulai terlihat. Jika dibiarkan, akan menjadi bola liar. Karena itu, diperlukan pendidikan politik kepada masayarakat.

Kabid Hubungan Antar Lembaga Bakesbangpol Pamekasan Abdul Muin mewanti-wanti partai politik (parpol). Menurut dia, parpol harus memberikan penyadaran politik kepada pendukungnya sejak dini. Jika mereka tidak dicerdaskan, bisa menimbulkan perpecahan.

”Parpol harus aktif ikut serta memberikan penyadaran politik kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat di bawah, nanti terpecah belah dan saling bermusuhan,” terangnya Selasa (14/11).


Pendidikan politik, lanjut Muin, menjadi salah satu tanggung jawab parpol. Apalagi tiap parpol telah mendapatkan dana bantuan politik (banpol). Parpol juga harus menjadi contoh yang baik bagi pendukungnya. Terutama saat terjadi ada konflik dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

Baca Juga :  Pamerkan Berbagai Layanan Keimigrasian

            Pemilihan hanya sarana untuk memilih pemimpin. Dengan demikian, tidak perlu disikapi dengan berlebihan, apalagi sampai terjadi permusuhan. Konflik antar paslon dan pendukung pun bisa dicegah. ”Jangan sampai ada provokasi-provosi kepada kelompok lain yang dapat memperkeruh suasana,” pintanya.

Sekretaris Partai Golkar Pamekasan Sulaisi Abdur Razaq menjelaskan, parpol memiliki fungsi untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat. Dengan demikian, tidak sampai terjadi konflik berlebihan. ”Parpol memang wajib memberikan pendidikan politik itu,” pungkasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/