alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Wabup Minta Satpol PP Intensif Lakukan Penertiban

PAMEKASAN – Wakil Bupati Pamekasan Raja’e meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan lebih intensif melakukan patroli selama Ramadan. Sebab, ada informasi dari masyarakat adanya pelanggaran peraturan daerah (perda) dan  surat edaran (SE) bupati tentang bulan Ramadan.

”Satpol PP sebenarnya sudah bekerja secara maksimal. Tapi, kami berharap tim penegak perda tersebut lebih masif lagi dalam menjalankan tugasnya,” kata Raja’e.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, ada beberapa warung yang ditengarai buka siang hari. Bahkan, menyediakan perempuan nakal. Tugas satpol PP memastikan kabar tersebut. Jika memang ada, harus ditertibkan.

Sebab, perilaku seperti itu sangat mengganggu warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. ”Jika ada warung buka di siang hari, kecuali di terminal, silakan ditutup. Pemilik warung harus diedukasi,” terangnya.

Baca Juga :  Satpol PP Tepis Temuan Tembakau Jawa

Pihaknya berkomitmen untuk menertibkan segala sesuatu yang bertentangan dengan nilai agama dan budaya. Apalagi di bulan suci Ramadan. ”Satpol PP harus lebih masif melakukan tindakan yang bertentangan dengan perda dan nilai-nilai yang tekandung dalam bulan Ramadan,” pintanya.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan Ainurrahman mengaku selama ini pihaknya telah aktif melakukan patroli. Baik ke rumah-rumah kos, hotel, warung, dan tempat-tempat lainnya. Hal tersebut untuk memastikan agar Ramadan bisa berjalan dengan khidmat.

Ke depan, pihaknya akan semakin aktif untuk melakukan patroli. Hal tersebut untuk memastikan apakah ada masyarakat yang tetap melanggar perda atau SE bupati atau tidak. Jika ada yang melanggar, pihaknya akan memproses sesuai dengan peraturan yang ada. ”Kami berharap masyarakat menaati perda yang telah ditentukan. Khususnya pada bulan suci Ramadan,” tukasnya.

Baca Juga :  Cakades Tegangser Daja Minta Pencoblosan Ulang

PAMEKASAN – Wakil Bupati Pamekasan Raja’e meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan lebih intensif melakukan patroli selama Ramadan. Sebab, ada informasi dari masyarakat adanya pelanggaran peraturan daerah (perda) dan  surat edaran (SE) bupati tentang bulan Ramadan.

”Satpol PP sebenarnya sudah bekerja secara maksimal. Tapi, kami berharap tim penegak perda tersebut lebih masif lagi dalam menjalankan tugasnya,” kata Raja’e.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, ada beberapa warung yang ditengarai buka siang hari. Bahkan, menyediakan perempuan nakal. Tugas satpol PP memastikan kabar tersebut. Jika memang ada, harus ditertibkan.


Sebab, perilaku seperti itu sangat mengganggu warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. ”Jika ada warung buka di siang hari, kecuali di terminal, silakan ditutup. Pemilik warung harus diedukasi,” terangnya.

Baca Juga :  Babat Habis APK di Zona Terlarang

Pihaknya berkomitmen untuk menertibkan segala sesuatu yang bertentangan dengan nilai agama dan budaya. Apalagi di bulan suci Ramadan. ”Satpol PP harus lebih masif melakukan tindakan yang bertentangan dengan perda dan nilai-nilai yang tekandung dalam bulan Ramadan,” pintanya.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan Ainurrahman mengaku selama ini pihaknya telah aktif melakukan patroli. Baik ke rumah-rumah kos, hotel, warung, dan tempat-tempat lainnya. Hal tersebut untuk memastikan agar Ramadan bisa berjalan dengan khidmat.

Ke depan, pihaknya akan semakin aktif untuk melakukan patroli. Hal tersebut untuk memastikan apakah ada masyarakat yang tetap melanggar perda atau SE bupati atau tidak. Jika ada yang melanggar, pihaknya akan memproses sesuai dengan peraturan yang ada. ”Kami berharap masyarakat menaati perda yang telah ditentukan. Khususnya pada bulan suci Ramadan,” tukasnya.

Baca Juga :  Eduwisata Garam Bunder Tutup Sementara
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/