alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Desak Segerakan Penetapan Bupati Definitif

PAMEKASAN – Kekosongan jabatan bupati Pamekasan sudah berlangsung lama. Sejak Achmad Syafii tersangkut kasus suap pada Rabu, 2 Agustus 2017, kursi orang nomor satu di Kota Gerbang Salam kosong. Karena itu, pemerintah didesak menyegerakan pelantikan bupati definitif.

Wakil Ketua DPRD Pamekaan Suli Faris mengatakan, kekosongan jabatan bupati harus segera terisi. Tujuannya, agar roda pemerintahan berjalan lancar dan lebih maksimal. Menurut dia, sesuai prosedur, setelah kasus hukum itu berkekuatan hukum tetap, gubernur mengusulkan pengangkatan bupati definitif kepada Kemendagri.

Informasi yang diterima, kata Suli, surat keputusan (SK) penetapan Khalil Asy’ari sebagai bupati definitif sudah turun. Dengan demikian, dewan bakal mengagendakan rapat paripurna pengangkatan bupati. Khalil Asy’ari akan dilantik menjadi bupati menggantikan Achmad Syafii di sisa masa jabatannya.

Baca Juga :  Manjakan Nasabah dengan Mobil hingga Paket Umrah

Politikus PBB itu menyampaikan, jabatan Achmad Syafii-Khalil Asy’ari berakhir pada 21 April 2018. Karena itu, pihaknya mememinta pemkab segera melakukan pelantikan. ”Meskipun hanya sebulan, tetap harus dilantik. Prosedurnya memang seperti itu,” katanya Rabu (14/2).

Plt Sekkab Pamekasan Moh. Alwi mengaku juga mendapat informasi bahwa SK pengangkatan Khalil Asy’ari menjadi bupati sudah ditandatangani Mendagri Tjahjo Kumolo. Namun, sampai sekarang SK itu belum turun. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pemprov Jatim. ”Tiap hari kami komunikasi dengan (pemerintah) provinsi dan Kemendagri,” tandasnya.

 

 

PAMEKASAN – Kekosongan jabatan bupati Pamekasan sudah berlangsung lama. Sejak Achmad Syafii tersangkut kasus suap pada Rabu, 2 Agustus 2017, kursi orang nomor satu di Kota Gerbang Salam kosong. Karena itu, pemerintah didesak menyegerakan pelantikan bupati definitif.

Wakil Ketua DPRD Pamekaan Suli Faris mengatakan, kekosongan jabatan bupati harus segera terisi. Tujuannya, agar roda pemerintahan berjalan lancar dan lebih maksimal. Menurut dia, sesuai prosedur, setelah kasus hukum itu berkekuatan hukum tetap, gubernur mengusulkan pengangkatan bupati definitif kepada Kemendagri.

Informasi yang diterima, kata Suli, surat keputusan (SK) penetapan Khalil Asy’ari sebagai bupati definitif sudah turun. Dengan demikian, dewan bakal mengagendakan rapat paripurna pengangkatan bupati. Khalil Asy’ari akan dilantik menjadi bupati menggantikan Achmad Syafii di sisa masa jabatannya.

Baca Juga :  Pamekasan Peringkat Keenam Termiskin

Politikus PBB itu menyampaikan, jabatan Achmad Syafii-Khalil Asy’ari berakhir pada 21 April 2018. Karena itu, pihaknya mememinta pemkab segera melakukan pelantikan. ”Meskipun hanya sebulan, tetap harus dilantik. Prosedurnya memang seperti itu,” katanya Rabu (14/2).

Plt Sekkab Pamekasan Moh. Alwi mengaku juga mendapat informasi bahwa SK pengangkatan Khalil Asy’ari menjadi bupati sudah ditandatangani Mendagri Tjahjo Kumolo. Namun, sampai sekarang SK itu belum turun. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pemprov Jatim. ”Tiap hari kami komunikasi dengan (pemerintah) provinsi dan Kemendagri,” tandasnya.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/