alexametrics
29.4 C
Madura
Wednesday, May 25, 2022

Akhir Tahun, PN Tolak Perkara Baru

PAMEKASAN – Menjelang akhir tahun, perkara yang ditangani Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan hampir tuntas disidangkan. PN menargetkan dalam dua minggu ke depan sisa perkara, baik perdata maupun pidana, selesai disidangkan.

Saat ini perkara pidana yang ditangani PN tersisa 15 kasus. Perkara perdata gugatan tinggal dua kasus yang dalam proses persidangan. Untuk perkara perdata permohonan sudah tuntas disidangkan.

Kini PN Pamekasan menolak perkara baru yang masuk. PN beralasan untuk tertib administrasi penghitungan serta penanganan perkara. Dengan demikian, sejak awal Desember tidak ada kasus baru yang masuk.

Humas PN Pamekasan Tito Eliandi mengatakan, perkara baru yang masuk ke PN tidak diterima. Saat ini pihaknya fokus menuntaskan perkara yang belum selesai sidang. ”Sisa perkara yang ada dulu diselesaikan,” katanya Kamis (13/12).

Baca Juga :  Main Judi, 4 Warga Digiring ke Kantor Polisi

Penolakan terhadap perkara baru bukan berarti pihaknya tidak mau menangani kasus tersebut. Namun, PN lebih memilih perkara yang paling penting. Perkara-perkara yang prosesnya masih lama bisa diajukan pada tahun yang akan datang.

Penyelesaian perkara yang masih sisa akan diselesaikan dalam dua minggu ini. Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan aturan bahwa jangka waktu hingga 21 Desember untuk laporan penyelesaian perkara di masing-masing pengadilan. Tapi jika perkara menarik perhatian masyarakat, boleh tidak berpatokan pada jangka waktu.

”Penolakan kami lakukan untuk tertib administrasi penghitungan perkara dan penyelesaian perkara. Jika ada kasus baru yang masuk, kami minta untuk diajukan pada Januari. Tujuannya, agar tidak ada tunggakan perkara,” jelasnya.

Baca Juga :  Berharap Bisa Tingkatkan Taraf Kesehatan Masyarakat

Jumlah perkara yang ditangani PN Pamekasan sebanyak 220 pidana. Untuk perkara perdata, jumlah gugatan yang masuk ada 8 kasus. Sementara perdata permohonan ada 150 perkara. (bil)

PAMEKASAN – Menjelang akhir tahun, perkara yang ditangani Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan hampir tuntas disidangkan. PN menargetkan dalam dua minggu ke depan sisa perkara, baik perdata maupun pidana, selesai disidangkan.

Saat ini perkara pidana yang ditangani PN tersisa 15 kasus. Perkara perdata gugatan tinggal dua kasus yang dalam proses persidangan. Untuk perkara perdata permohonan sudah tuntas disidangkan.

Kini PN Pamekasan menolak perkara baru yang masuk. PN beralasan untuk tertib administrasi penghitungan serta penanganan perkara. Dengan demikian, sejak awal Desember tidak ada kasus baru yang masuk.


Humas PN Pamekasan Tito Eliandi mengatakan, perkara baru yang masuk ke PN tidak diterima. Saat ini pihaknya fokus menuntaskan perkara yang belum selesai sidang. ”Sisa perkara yang ada dulu diselesaikan,” katanya Kamis (13/12).

Baca Juga :  Serapan Anggaran Dinas PUPR Pamekasan Minim

Penolakan terhadap perkara baru bukan berarti pihaknya tidak mau menangani kasus tersebut. Namun, PN lebih memilih perkara yang paling penting. Perkara-perkara yang prosesnya masih lama bisa diajukan pada tahun yang akan datang.

Penyelesaian perkara yang masih sisa akan diselesaikan dalam dua minggu ini. Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan aturan bahwa jangka waktu hingga 21 Desember untuk laporan penyelesaian perkara di masing-masing pengadilan. Tapi jika perkara menarik perhatian masyarakat, boleh tidak berpatokan pada jangka waktu.

”Penolakan kami lakukan untuk tertib administrasi penghitungan perkara dan penyelesaian perkara. Jika ada kasus baru yang masuk, kami minta untuk diajukan pada Januari. Tujuannya, agar tidak ada tunggakan perkara,” jelasnya.

Baca Juga :  Kejari Gandeng Ahli Hitung Kerugian Negara

Jumlah perkara yang ditangani PN Pamekasan sebanyak 220 pidana. Untuk perkara perdata, jumlah gugatan yang masuk ada 8 kasus. Sementara perdata permohonan ada 150 perkara. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/