alexametrics
20.3 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Dinas Perikanan Pamekasan Target 2.000 Ton Ikan

PAMEKASAN – Tahun ini Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan menargetkan 2.000 ton produksi ikan budi daya. Sebab, tren hasil produksi ikan budi daya terus meningkat setiap tahun. Pada 2016, produksi ikan ini 1.200 ton. Tahun lalu meningkat 50 persen dengan jumlah produksi mencapai 1.600 ton.

Kabid Pemberdayaan Pembudidayaan Ikan Dinas Perikanan Pamekasan Luthfie Asy’ari mengatakan, pihaknya optimistis menaikkan target produksi menjadi 2.000 ton. ”Sebab pembudi daya ikan di Pamekasan banyak. Ada 373 pembudi daya. Baik pembudi daya kolam atau tambak, laut,” ucap Luthfie kepada Jawa Pos Radar Madura Selasa (13/3).

Dia menjelaskan, dari 373 pembudi daya tidak semua tergabung dengan kelompok. Yang sudah berbadan hukum baru ada 23 kelompok dari total 39 kelompok. ”Karena kalau tidak punya badan hukum, tidak bisa terima bantuan. Minimal tiga tahun sudah dapat SK badan hukum, baru bisa terima bantuan,” jelasnya.

Baca Juga :  Upaya Pemkab agar PDP Tidak Stres, Siapkan Televisi dan Wifi

Pihaknya sedang mendorong para pembudi daya untuk mengurus persyaratan pengajuan badan hukum kelompok Menurut Luthfie, target produksi 2.000 ton karena tidak mengandalkan bantuan dari pusat. ”Ini melihat tren yang terus meningkat. Kalau ada bantuan, saya kira bisa lebih,” katanya.

Terkait promosi dan pemasaran ikan budi daya, selama ini tidak ada masalah. Pembudi daya secara langsung punya pangsa untuk dipasarkan ke pasar-pasar tradisional. Bahkan, pembudi daya mengolah ikan menjadi produk baru. Seperti nugget dan lain-lain.

”Para pembudi daya sudah memiliki banyak cara untuk memasarkan hasil produksinya. Dan pastinya laku serta menguntungkan,” tandasnya.

PAMEKASAN – Tahun ini Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan menargetkan 2.000 ton produksi ikan budi daya. Sebab, tren hasil produksi ikan budi daya terus meningkat setiap tahun. Pada 2016, produksi ikan ini 1.200 ton. Tahun lalu meningkat 50 persen dengan jumlah produksi mencapai 1.600 ton.

Kabid Pemberdayaan Pembudidayaan Ikan Dinas Perikanan Pamekasan Luthfie Asy’ari mengatakan, pihaknya optimistis menaikkan target produksi menjadi 2.000 ton. ”Sebab pembudi daya ikan di Pamekasan banyak. Ada 373 pembudi daya. Baik pembudi daya kolam atau tambak, laut,” ucap Luthfie kepada Jawa Pos Radar Madura Selasa (13/3).

Dia menjelaskan, dari 373 pembudi daya tidak semua tergabung dengan kelompok. Yang sudah berbadan hukum baru ada 23 kelompok dari total 39 kelompok. ”Karena kalau tidak punya badan hukum, tidak bisa terima bantuan. Minimal tiga tahun sudah dapat SK badan hukum, baru bisa terima bantuan,” jelasnya.

Baca Juga :  Nelayan Luar Daerah Resahkan Masyarakat Kepulauan

Pihaknya sedang mendorong para pembudi daya untuk mengurus persyaratan pengajuan badan hukum kelompok Menurut Luthfie, target produksi 2.000 ton karena tidak mengandalkan bantuan dari pusat. ”Ini melihat tren yang terus meningkat. Kalau ada bantuan, saya kira bisa lebih,” katanya.

Terkait promosi dan pemasaran ikan budi daya, selama ini tidak ada masalah. Pembudi daya secara langsung punya pangsa untuk dipasarkan ke pasar-pasar tradisional. Bahkan, pembudi daya mengolah ikan menjadi produk baru. Seperti nugget dan lain-lain.

”Para pembudi daya sudah memiliki banyak cara untuk memasarkan hasil produksinya. Dan pastinya laku serta menguntungkan,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/