21.5 C
Madura
Tuesday, June 6, 2023

Perluas Samiran Jadi 5 Hektar, PDAM Pamekasan Siapkan Rp 25 Miliar

PAMEKASAN – Untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan, PDAM Pamekasan berencana memperluas embung Samiran. Dengan dana Rp 25 miliar, luas embung yang terletak di Desa Kodik, Kecamatan Proppo itu bertambah empat hektar. Total menjadi lima hektar.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, luas Samiran yang dibangun tahun 2015 hanya satu hektar. Dana proyek perluasan Samiran dari APBN dan turun ke Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB). Pemkab Pamekasan sebagai penerima manfaat bukan pengelola anggaran.

Agoes Bachtiar, Direktur PDAM Pamekasan mengatakan, kedalaman Samiran tujuh meter. “Tujuan perluasan, agar ketersediaan bahan baku air melimpah. Sehingga, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Khususnya, di musim kemarau,” katanya.

Baca Juga :  Lanjutkan Perjuangan, Apik Komitmen Prioritaskan Hak Rakyat

Sebelum didistribukan, jelas Agoes Bachtiar, air dari Samiran akan ditreatment agar menjadi air bersih siap konsumsi. “Air bersih akan didistribusikan ke Tlanakan dan Kota. Termasuk, di rumah sakit. Insha Allah, tidak akan kekurangan air,” jelasnya.

Ditanya soal tempat treatment yang tidak jauh dari lokasi Samiran, Agoes Bachtiar mengaku jika saat ini baru ada satu tempat treatment. Jika proyek perluasan selesai, tempat treatment ditambah. “Insha Allah, 2020 nanti menambah tempat treatment,” janjinya. (Herlina Trisukma)

PAMEKASAN – Untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan, PDAM Pamekasan berencana memperluas embung Samiran. Dengan dana Rp 25 miliar, luas embung yang terletak di Desa Kodik, Kecamatan Proppo itu bertambah empat hektar. Total menjadi lima hektar.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, luas Samiran yang dibangun tahun 2015 hanya satu hektar. Dana proyek perluasan Samiran dari APBN dan turun ke Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB). Pemkab Pamekasan sebagai penerima manfaat bukan pengelola anggaran.

Agoes Bachtiar, Direktur PDAM Pamekasan mengatakan, kedalaman Samiran tujuh meter. “Tujuan perluasan, agar ketersediaan bahan baku air melimpah. Sehingga, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Khususnya, di musim kemarau,” katanya.

Baca Juga :  Cegah Lahgun Narkoba, Tim Gabungan Razia Kosan dan Tempat Hiburan


Sebelum didistribukan, jelas Agoes Bachtiar, air dari Samiran akan ditreatment agar menjadi air bersih siap konsumsi. “Air bersih akan didistribusikan ke Tlanakan dan Kota. Termasuk, di rumah sakit. Insha Allah, tidak akan kekurangan air,” jelasnya.

Ditanya soal tempat treatment yang tidak jauh dari lokasi Samiran, Agoes Bachtiar mengaku jika saat ini baru ada satu tempat treatment. Jika proyek perluasan selesai, tempat treatment ditambah. “Insha Allah, 2020 nanti menambah tempat treatment,” janjinya. (Herlina Trisukma)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/