alexametrics
24.9 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Tuan Guru Bajang Lecutkan Semangat Ribuan Santri

PAMEKASAN – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi sedang melakukan safari di Pulau Garam. Minggu malam (11/1) Tuan Guru Bajang berkunjung ke Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Muba).

Ribuan santri berbaris hingga kiloan meter menyambut alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, tersebut. Dia diterima oleh Dewan A’wan Ponpes Muba RKH M. Tohir Abd. Hamid. Sebelum mengisi seminar kepada santri, Tuan Guru Bajang bertemu dengan sejumlah ulama, kiai, dan alumni Al-Azhar di aula pesantren.

Di tempat itu dia juga berkesempatan menyaksikan video pendek sejarah dan perkembangan Ponpes Muba. Dia penasaran untuk menyaksikan kemampuan santri dalam sembilan bahasa asing.

Satu per satu santri disuruh berkomunikasi bahasa asing. Mulai bahasa Arab, Inggris, Mandarin, Korea, Prancis, Jepang, dan bahasa asing lainnya. Setelah itu, dia menuju musala, tempat ribuan santri menunggu.

Pada kesempatan tersebut, pria kelahiran 31 Mei 1972 itu memotivasi santri. Dia mengajak santri memiliki rasa percaya diri. Sebab, menurut dia, percara diri merupakan salah satu kunci kesuksesan.

Dia mengatakan, santri boleh berada di tempat yang jauh dari keramaian. Boleh saja berada di dusun atau kampung. Tapi jika memiliki ilmu, iman, dan akhlak, santri itu nanti bisa menjelajahi dunia.

Baca Juga :  Bupati Pamekasan Ajak Masyarakat Ibadah di Rumah

”Santri Bata-Bata harus berani bermimpi dan bercita-cita. Dari Bata-Bata ini insya Allah akan keluar pemimpin umat dan bangsa,” katanya membangkitkan semangat santri.

Dia juga mengingatkan santri agar memiliki akhlak mulia. Dia sepakat dengan slogan Ponpes Muba yang berbunyi, ”Kesopanan lebih tinggi nilainya daripada kecerdasan.” Slogan itu memang sesuai dengan ajaran Islam untuk memerhatikan akhlak.

”Ada seorang ulama menanyakan kepada muridnya. Pertanyaan yang disampaikan bukan berapa kitab yang  sudah dihafal, berapa juz Alquran yang dihafal. Tapi, yang ditanya oleh ulama itu apakah kamu sudah selesai ngaji kitab Ta’limul Mutaiallim? Ini pentingnya akhlak,” terangnya.

Dewan A’wan Ponpes Muba RKH M. Tohir Abd. Hamid menyambut baik kedatangan Tuan Guru Bajang. Apalagi, berkesempatan memberikan motivasi kepada santri. ”Atas nama keluarga Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata, saya menyampaikan selamat datang di Bata-Bata,” ucapnya.

Lora visioner itu menjelaskan, Tuan Guru Bajang adalah sosok pemimpin yang memiliki basic keagamaan yang kuat. Dia juga mampu menjalankan roda pemerintahan. ”Semoga beliau istiqamah menjalankan ilmu-ilmunya dan menjadi sosok pemersatu umat Islam di seluruh Indonesia,” kata ketua senat STAI Al-Khairat itu.

Baca Juga :  Terserang Virus, Harga Cabai Anjlok

Kemarin pagi (12/1) dia mengisi seminar di kampus STAI Al-Khairat dengan tajuk Pemberdayaan Pendidikan dan Ekonomi Menyongsong Era Indonesia Emas 2045. Seminar nasional itu digelar bersamaan dengan pelantikan pengurus keluarga besar alumni STAI Al-Khairat (Kausar) 2018–2022.

Ratusan mahasiswa, dosen, dan alumni STAI Al-Khairat hadir. Menurut Tuan Guru Bajang, pendidikan dan ekonomi adalah dua hal penting dalam memajukan ekonomi bangsa.

”Dia banyak mendapatkan penghargaan dari menteri dan presiden. Sebab, mampu memberdayakan semua sumber kehidupan terutama dalam aspek ekonomi,” terang Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan Drs. Abdul  Muin, M.Pd., M.M.

Dia menjelaskan, Tuan Guru Bajang merupakan tokoh dan figur inspiratif. Masyarakat banyak mengapresiasi inovasi dan kinerjanya. Dia adalah tokoh atau pemimpin masa depan Indonesia. ”Semoga apa yang disampaikan dapat memberikan tambahan ilmu dan motivasi bagi mahasiswa,” harap Muin.

PAMEKASAN – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi sedang melakukan safari di Pulau Garam. Minggu malam (11/1) Tuan Guru Bajang berkunjung ke Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Muba).

Ribuan santri berbaris hingga kiloan meter menyambut alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, tersebut. Dia diterima oleh Dewan A’wan Ponpes Muba RKH M. Tohir Abd. Hamid. Sebelum mengisi seminar kepada santri, Tuan Guru Bajang bertemu dengan sejumlah ulama, kiai, dan alumni Al-Azhar di aula pesantren.

Di tempat itu dia juga berkesempatan menyaksikan video pendek sejarah dan perkembangan Ponpes Muba. Dia penasaran untuk menyaksikan kemampuan santri dalam sembilan bahasa asing.


Satu per satu santri disuruh berkomunikasi bahasa asing. Mulai bahasa Arab, Inggris, Mandarin, Korea, Prancis, Jepang, dan bahasa asing lainnya. Setelah itu, dia menuju musala, tempat ribuan santri menunggu.

Pada kesempatan tersebut, pria kelahiran 31 Mei 1972 itu memotivasi santri. Dia mengajak santri memiliki rasa percaya diri. Sebab, menurut dia, percara diri merupakan salah satu kunci kesuksesan.

Dia mengatakan, santri boleh berada di tempat yang jauh dari keramaian. Boleh saja berada di dusun atau kampung. Tapi jika memiliki ilmu, iman, dan akhlak, santri itu nanti bisa menjelajahi dunia.

Baca Juga :  Kiprah Ikatan Alumni Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar

”Santri Bata-Bata harus berani bermimpi dan bercita-cita. Dari Bata-Bata ini insya Allah akan keluar pemimpin umat dan bangsa,” katanya membangkitkan semangat santri.

Dia juga mengingatkan santri agar memiliki akhlak mulia. Dia sepakat dengan slogan Ponpes Muba yang berbunyi, ”Kesopanan lebih tinggi nilainya daripada kecerdasan.” Slogan itu memang sesuai dengan ajaran Islam untuk memerhatikan akhlak.

”Ada seorang ulama menanyakan kepada muridnya. Pertanyaan yang disampaikan bukan berapa kitab yang  sudah dihafal, berapa juz Alquran yang dihafal. Tapi, yang ditanya oleh ulama itu apakah kamu sudah selesai ngaji kitab Ta’limul Mutaiallim? Ini pentingnya akhlak,” terangnya.

Dewan A’wan Ponpes Muba RKH M. Tohir Abd. Hamid menyambut baik kedatangan Tuan Guru Bajang. Apalagi, berkesempatan memberikan motivasi kepada santri. ”Atas nama keluarga Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata, saya menyampaikan selamat datang di Bata-Bata,” ucapnya.

Lora visioner itu menjelaskan, Tuan Guru Bajang adalah sosok pemimpin yang memiliki basic keagamaan yang kuat. Dia juga mampu menjalankan roda pemerintahan. ”Semoga beliau istiqamah menjalankan ilmu-ilmunya dan menjadi sosok pemersatu umat Islam di seluruh Indonesia,” kata ketua senat STAI Al-Khairat itu.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Tak Tertibkan Ojek Online

Kemarin pagi (12/1) dia mengisi seminar di kampus STAI Al-Khairat dengan tajuk Pemberdayaan Pendidikan dan Ekonomi Menyongsong Era Indonesia Emas 2045. Seminar nasional itu digelar bersamaan dengan pelantikan pengurus keluarga besar alumni STAI Al-Khairat (Kausar) 2018–2022.

Ratusan mahasiswa, dosen, dan alumni STAI Al-Khairat hadir. Menurut Tuan Guru Bajang, pendidikan dan ekonomi adalah dua hal penting dalam memajukan ekonomi bangsa.

”Dia banyak mendapatkan penghargaan dari menteri dan presiden. Sebab, mampu memberdayakan semua sumber kehidupan terutama dalam aspek ekonomi,” terang Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan Drs. Abdul  Muin, M.Pd., M.M.

Dia menjelaskan, Tuan Guru Bajang merupakan tokoh dan figur inspiratif. Masyarakat banyak mengapresiasi inovasi dan kinerjanya. Dia adalah tokoh atau pemimpin masa depan Indonesia. ”Semoga apa yang disampaikan dapat memberikan tambahan ilmu dan motivasi bagi mahasiswa,” harap Muin.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/