alexametrics
21.3 C
Madura
Saturday, October 1, 2022

Jangan Timpang dalam Menangani Perkara

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Satu peristiwa dua laporan. Itulah perkara yang sedang ditangani Polsek Tlanakan, Pamekasan. Polisi telah menahan seorang tersangka.

Slamet Riyadi, 28, melayangkan laporan ke Polsek Tlanakan, Senin (6/6). Warga Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, itu melaporkan Ahmad Ghazali, warga Desa Laden, Kecamatan Pamekasan. Laporan tersebut dilayangkan atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan.

Slamet Riyadi menyampaikan, laporan itu bermula dari insiden Rabu (11/5) sekitar pukul 16.30. Saat itu dia mengawal truk yang akan diparkir di area Jalan Raya Tlanakan. Truk tersebut dikemudikan Agus Yudianto, warga Desa Branta Pesisir.

Dari timur datang pikap yang dikemudikan Ahmad Ghazali atau Zeli dengan cukup banter. Bahkan, hampir menyerempet kaki Slamet. Slamet meminta Zeli pelan-pelan karena dirinya hendak memarkir truk. Namun, Zeli membalas dengan nada kasar.

Baca Juga :  Bupati Hentikan Penyekatan Vaksinasi

Lalu, Slamet mendekati mobil yang dikemudikan Zeli. Tiba-tiba dari jendela mobil, Zeli menarik kerah baju Slamet sampai robek. Melihat kejadian tersebut, Agus Yudianto bergegas turun ingin melerai. Dia meminta Zeli turun dari mobil sambil menariknya hingga terjatuh. Menurut Slamet, kepala Zeli bagian belakang luka. ”Mungkin kena kerikil karena lukanya kecil,” tuturnya.

Atas kejadian itu, Zeli melaporkan Agus Yudianto ke Polsek Tlanakan. Slamet menyebutkan, Agus Yudianto langsung ditahan setelah ditetapkan tersangka. Agus dijerat pasal 351 atas dugaan penganiayaan kepada Zeli.

Perseteruan antara Ahmad Ghazali dan Slamet Riyadi tidak berhenti di situ. Slamet melakukan perlawanan. Dia melaporkan Ahmad Ghazali ke Polsek Tlanakan atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan. Perkara tersebut sedang bergulir di Polsek Tlanakan.

Slamet mengungkapkan, laporan atas perkara tersebut saat ini sudah naik ke penyidikan. Hal itu diketahui dari hasil surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) dari Polsek Tlanakan. ”Saya sudah beberapa kali dipanggil untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Keluarga Tak Diizinkan Baca Rekam Medis

Dia menduga ada tebang pilih dalam penanganan perkara dirinya dibandingkan dengan laporan Zeli dengan terlapor Agus. Pasalnya, Agus langsung ditahan setelah ditetapkan tersangka. Sementara Zeli yang menjadi terlapor dalam perkaranya belum ditahan meski sudah jadi tersangka.

Karena itu, dia berharap Polsek Tlanakan profesional menangani kasus tersebut. ”Saya hanya minta keadilan, jangan timpang dalam menangani perkara,” pintanya.

Kapolsek Tlanakan AKP Achmad Supriyadi tidak banyak memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Madura (JPRM) atas pernyataan Slamet. Dia hanya menjawab bahwa perkara tersebut sedang diproses. ”Sedang berproses. Nanti kalau sudah rampung, kami ajukan ke kejaksaan,” jawabnya. (bil/luq)

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Satu peristiwa dua laporan. Itulah perkara yang sedang ditangani Polsek Tlanakan, Pamekasan. Polisi telah menahan seorang tersangka.

Slamet Riyadi, 28, melayangkan laporan ke Polsek Tlanakan, Senin (6/6). Warga Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, itu melaporkan Ahmad Ghazali, warga Desa Laden, Kecamatan Pamekasan. Laporan tersebut dilayangkan atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan.

Slamet Riyadi menyampaikan, laporan itu bermula dari insiden Rabu (11/5) sekitar pukul 16.30. Saat itu dia mengawal truk yang akan diparkir di area Jalan Raya Tlanakan. Truk tersebut dikemudikan Agus Yudianto, warga Desa Branta Pesisir.


Dari timur datang pikap yang dikemudikan Ahmad Ghazali atau Zeli dengan cukup banter. Bahkan, hampir menyerempet kaki Slamet. Slamet meminta Zeli pelan-pelan karena dirinya hendak memarkir truk. Namun, Zeli membalas dengan nada kasar.

Baca Juga :  Keluarga Tak Diizinkan Baca Rekam Medis

Lalu, Slamet mendekati mobil yang dikemudikan Zeli. Tiba-tiba dari jendela mobil, Zeli menarik kerah baju Slamet sampai robek. Melihat kejadian tersebut, Agus Yudianto bergegas turun ingin melerai. Dia meminta Zeli turun dari mobil sambil menariknya hingga terjatuh. Menurut Slamet, kepala Zeli bagian belakang luka. ”Mungkin kena kerikil karena lukanya kecil,” tuturnya.

Atas kejadian itu, Zeli melaporkan Agus Yudianto ke Polsek Tlanakan. Slamet menyebutkan, Agus Yudianto langsung ditahan setelah ditetapkan tersangka. Agus dijerat pasal 351 atas dugaan penganiayaan kepada Zeli.

Perseteruan antara Ahmad Ghazali dan Slamet Riyadi tidak berhenti di situ. Slamet melakukan perlawanan. Dia melaporkan Ahmad Ghazali ke Polsek Tlanakan atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan. Perkara tersebut sedang bergulir di Polsek Tlanakan.

- Advertisement -

Slamet mengungkapkan, laporan atas perkara tersebut saat ini sudah naik ke penyidikan. Hal itu diketahui dari hasil surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) dari Polsek Tlanakan. ”Saya sudah beberapa kali dipanggil untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tuntutan Honorer K2 Tak Terakomodasi

Dia menduga ada tebang pilih dalam penanganan perkara dirinya dibandingkan dengan laporan Zeli dengan terlapor Agus. Pasalnya, Agus langsung ditahan setelah ditetapkan tersangka. Sementara Zeli yang menjadi terlapor dalam perkaranya belum ditahan meski sudah jadi tersangka.

Karena itu, dia berharap Polsek Tlanakan profesional menangani kasus tersebut. ”Saya hanya minta keadilan, jangan timpang dalam menangani perkara,” pintanya.

Kapolsek Tlanakan AKP Achmad Supriyadi tidak banyak memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Madura (JPRM) atas pernyataan Slamet. Dia hanya menjawab bahwa perkara tersebut sedang diproses. ”Sedang berproses. Nanti kalau sudah rampung, kami ajukan ke kejaksaan,” jawabnya. (bil/luq)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/