25.3 C
Madura
Wednesday, March 22, 2023

Ratusan Kapal 7 GT di Pamekasan Tak Kantongi Pas Kecil

PAMEKASAN – Pemilik kapal di bawah ukuran 7 GT harus memilik surat tanda kebangsaan kapal atau pas kecil. Namun, di Kabupaten Pamekasan masih ada ratusan kapal yang tidak mengantongi dokumen legalitas tersebut.

Pada 2023, tercatat ada 1.333 kapal di bawah ukuran 7 GT. Dari jumlah tersebut, hanya 433 kapal yang belum memiliki pas kecil.

Ratusan kapal yang belum mengurus surat tanda kebangsaan kapal itu lantaran nelayan belum paham tentangpentingnya dokumen tersebut. ”Sebab pemikiran mereka, selama tidak ada penangkapan di laut, ya aman-aman saja,” kata Kabid Layanan dan Pengawasan Perikanan Diskan Pamekasan Muzanni.

Menurut dia, selama ini Diskan Pamekasan tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi serta ajakan kepada pemilik kapal agar mengantongi pas kecil.433 kapal yang belum memiliki pas kecil ini menurut kami tergolong minim.Daripada tahun-tahun sebelumnya hanya 1520 orang,” ujarnya.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya Lokal dengan Berbisnis Odheng

Dia mengaku, untuk menunjang kepemilikan pas kecil,Diskan Pamekasan tetap berupaya untuk menyadarkan pemilik kapal mengurus pas kecil.Akan kami usahakan 433 kapal itu mempunyai pas kecil semua di tahun ini,” ucapnya.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Maskur Rasid mengatakan, seharusnya 433 kapal sudah mengurus pas kecil. Diskan Pamekasan bisa melakukan jemput bola dengan caramendatangi pemilik kapal yang ada di Pamekasan.

”Khawatir ada nelayan yang repot sehingga tidak sempat mengurus. Makanya, kita selaku pelayan masyarakat harusbenar-benar melayani masyarakat, dan mungkin itu salah satu caranya,” tandasnya. (ail/daf)

PAMEKASAN – Pemilik kapal di bawah ukuran 7 GT harus memilik surat tanda kebangsaan kapal atau pas kecil. Namun, di Kabupaten Pamekasan masih ada ratusan kapal yang tidak mengantongi dokumen legalitas tersebut.

Pada 2023, tercatat ada 1.333 kapal di bawah ukuran 7 GT. Dari jumlah tersebut, hanya 433 kapal yang belum memiliki pas kecil.

Ratusan kapal yang belum mengurus surat tanda kebangsaan kapal itu lantaran nelayan belum paham tentangpentingnya dokumen tersebut. ”Sebab pemikiran mereka, selama tidak ada penangkapan di laut, ya aman-aman saja,” kata Kabid Layanan dan Pengawasan Perikanan Diskan Pamekasan Muzanni.


Menurut dia, selama ini Diskan Pamekasan tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi serta ajakan kepada pemilik kapal agar mengantongi pas kecil.433 kapal yang belum memiliki pas kecil ini menurut kami tergolong minim.Daripada tahun-tahun sebelumnya hanya 1520 orang,” ujarnya.

Baca Juga :  KONI Berharap PTMSI Ciptakan Prestasi

Dia mengaku, untuk menunjang kepemilikan pas kecil,Diskan Pamekasan tetap berupaya untuk menyadarkan pemilik kapal mengurus pas kecil.Akan kami usahakan 433 kapal itu mempunyai pas kecil semua di tahun ini,” ucapnya.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Maskur Rasid mengatakan, seharusnya 433 kapal sudah mengurus pas kecil. Diskan Pamekasan bisa melakukan jemput bola dengan caramendatangi pemilik kapal yang ada di Pamekasan.

”Khawatir ada nelayan yang repot sehingga tidak sempat mengurus. Makanya, kita selaku pelayan masyarakat harusbenar-benar melayani masyarakat, dan mungkin itu salah satu caranya,” tandasnya. (ail/daf)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/