alexametrics
23.4 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Produksi Garam Siap Istirahat

PAMEKASAN – Kemarau panjang membuat petani memproduksi garam dalam jumlah banyak. Namun sejak berapa hari terakhir, pembuatan kristal putih itu mulai menurun. Seiring turunnya hijan yang mengguyur Pamekasan.

”Kalau sudah bercampur dengan hujan tidak bisa dipanen. Kalau selama sehari tidak ada panas, produksi garam gagal,” kata Salim, 60, petani garam asal Desa Baddurih, Kecamatan Pademawu, kemarin (10/11).

Dia menuturkan, jika cuaca normal, produksi garam bisa dipanen 10 hari sekali. Sekali panen bisa mencapai 7 ton. ”Harga sekarang satu juta. Kalau 2017 ada yang mencapai tiga juta,” ungkapnya.

Jika ke depan terus hujan, petani garam akan istirahat. Semua peralatan akan digudangkan untuk masa produksi musim kemarau yang akan datang. Garam yang diproduksi musim ini sebagian ditimbun sebelum dijual ke pedagang. (c1)

Baca Juga :  Puluhan Ribu Ton Garam Tak Terserap
- Advertisement -

PAMEKASAN – Kemarau panjang membuat petani memproduksi garam dalam jumlah banyak. Namun sejak berapa hari terakhir, pembuatan kristal putih itu mulai menurun. Seiring turunnya hijan yang mengguyur Pamekasan.

”Kalau sudah bercampur dengan hujan tidak bisa dipanen. Kalau selama sehari tidak ada panas, produksi garam gagal,” kata Salim, 60, petani garam asal Desa Baddurih, Kecamatan Pademawu, kemarin (10/11).

Dia menuturkan, jika cuaca normal, produksi garam bisa dipanen 10 hari sekali. Sekali panen bisa mencapai 7 ton. ”Harga sekarang satu juta. Kalau 2017 ada yang mencapai tiga juta,” ungkapnya.


Jika ke depan terus hujan, petani garam akan istirahat. Semua peralatan akan digudangkan untuk masa produksi musim kemarau yang akan datang. Garam yang diproduksi musim ini sebagian ditimbun sebelum dijual ke pedagang. (c1)

Baca Juga :  Blangko SIM Habis, 4.408 Pemohon SIM di Pamekasan Diberi Suket
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/