alexametrics
22.1 C
Madura
Friday, September 30, 2022

Pastikan Layanan Prima, BPJS Kesehatan dan RSUD Smart Pererat Kolaborasi

PAMEKASAN – Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus mempererat kolaborasi dengan mitra kerja. Salah satunya dengen RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan. Itu dilakukan untuk memastikan layanan persalinan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap prima.

Kabid Sumber Daya Manusia (SDM), Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Ary Udiyanto menuturkan, kemudahan askes pelayanan dalam persalinan menjadi salah satu prioritas instansinya. Hal ini untuk meningkatkan kepuasan peserta JKN.

Ary juga mengapresiasi layanan yang diberikan rumah sakit pelat merah tersebut. Sebab, pelayanan persalinan bagi peserta JKN bisa berjalan dengan optimal. ”Kami sangat yakin bahwa pelayanan yang diberikan di RSUD Smart sudah maksimal dan sangat baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  IAIN Madura Buka Layanan Konseling

Dia menyadari bahwa pelayanan tersebut tidak terlepas dari peran dan dukungan yang diberikan manajemen rumah sakit terhadap pasien dan BPJS Kesehatan. Karena itu, BPJS Kesehatan berharap pelayanan pada kasus persalinan dapat terus berjalan optimal.

Menurut Ary, keselamatan ibu dan anak menjadi hal yang sangat penting. Karena itu, dia meminta mitra kerja di masing-masing fasilitas kesehatan untuk senantiasa menggencarkan edukasi kepada peserta dan keluarga untuk meminimalkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan dr. Saifudin berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima pada kasus persalinan. Hal itu dalam rangka mewujudkan rumah sakit yang menyenangkan dan terdepan dalam pelayanan, pendidikan, dan penelitian.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Pamekasan Dukung Penuh Tol Trans Madura

Ditambahkan, peserta JKN dengan kondisi gawat darurat yang membahayakan keselamatan ibu dan anak akan mendapatkan penanganan yang cepat serta tepat. Sehingga, persalinan berjalan lancar. ”Keselamatan ibu dan anak menjadi hal yang sangat penting diperhatikan,” imbuhnya.

Dokter Saifudin menuturkan, operasi Caesar dilakukan jika sudah mendapat rekomendasi dari dokter. Operasi yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan adalah persalinan yang dilakukan atas inisiatif, keinginan, ataupun permintaan dari keluarga dan pasien tanpa adanya indikasi medis untuk dilakukan Caesar.

”Yang pasti kami mengupayakan pertolongan medis yang terbaik dan tepat sesuai skala prioritas,” tandasnya. (afg/par)

PAMEKASAN – Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus mempererat kolaborasi dengan mitra kerja. Salah satunya dengen RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan. Itu dilakukan untuk memastikan layanan persalinan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap prima.

Kabid Sumber Daya Manusia (SDM), Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Ary Udiyanto menuturkan, kemudahan askes pelayanan dalam persalinan menjadi salah satu prioritas instansinya. Hal ini untuk meningkatkan kepuasan peserta JKN.

Ary juga mengapresiasi layanan yang diberikan rumah sakit pelat merah tersebut. Sebab, pelayanan persalinan bagi peserta JKN bisa berjalan dengan optimal. ”Kami sangat yakin bahwa pelayanan yang diberikan di RSUD Smart sudah maksimal dan sangat baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Fasilitas Islamic Center Kurang Terawat

Dia menyadari bahwa pelayanan tersebut tidak terlepas dari peran dan dukungan yang diberikan manajemen rumah sakit terhadap pasien dan BPJS Kesehatan. Karena itu, BPJS Kesehatan berharap pelayanan pada kasus persalinan dapat terus berjalan optimal.

Menurut Ary, keselamatan ibu dan anak menjadi hal yang sangat penting. Karena itu, dia meminta mitra kerja di masing-masing fasilitas kesehatan untuk senantiasa menggencarkan edukasi kepada peserta dan keluarga untuk meminimalkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan dr. Saifudin berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima pada kasus persalinan. Hal itu dalam rangka mewujudkan rumah sakit yang menyenangkan dan terdepan dalam pelayanan, pendidikan, dan penelitian.

Baca Juga :  Unair Nilai Pamekasan Peduli Generasi Masa Depan

Ditambahkan, peserta JKN dengan kondisi gawat darurat yang membahayakan keselamatan ibu dan anak akan mendapatkan penanganan yang cepat serta tepat. Sehingga, persalinan berjalan lancar. ”Keselamatan ibu dan anak menjadi hal yang sangat penting diperhatikan,” imbuhnya.

- Advertisement -

Dokter Saifudin menuturkan, operasi Caesar dilakukan jika sudah mendapat rekomendasi dari dokter. Operasi yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan adalah persalinan yang dilakukan atas inisiatif, keinginan, ataupun permintaan dari keluarga dan pasien tanpa adanya indikasi medis untuk dilakukan Caesar.

”Yang pasti kami mengupayakan pertolongan medis yang terbaik dan tepat sesuai skala prioritas,” tandasnya. (afg/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/