alexametrics
22.8 C
Madura
Wednesday, May 25, 2022

Dua Bulan 606 Pengendara Ditilang

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Polisi intens melakukan operasi lalu lintas. Sejak Februari hingga Maret, 606 pengendara ditilang lantaran melanggar. Perinciannya, Februari 305 pengendara dan Maret 301 pengendara.

Data Satlantas Polres Pamekasan, pada Februari, pelanggar didominasi karyawan swasta. Jumlahnya mencapai 214 orang. Kemudian, mahasiswa 58 orang, pelajar 17 orang, dan petani atau nelayan sembilan orang.

Lalu, tujuh pegawai negeri sipil (PNS) juga tercatat melanggar aturan lalu lintas. Sementara pada Maret, pelanggaran juga didominasi karyawan swasta sebanyak 227 orang. Kemudian, mahasiswa 51 orang, petani 12 orang, pelajar 8 orang dan PNS 3 orang.

Pada Februari, 103 orang ditilang karena tidak membawa surat-surat kendaraan. Kemudian, tidak memakai helm 123 orang. Sementara pada Maret, 122 orang ditilang karena tidak membawa surat-surat dan tidak memakai helm sebanyak 94 orang.

Baca Juga :  Konsumsi SS di Pamekasan, Polisi Ringkus Warga Sumenep

”Banyak masyarakat yang belum memahami bahwa tertib lalu lintas itu bagian dari keselamatan,” terang Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Deddy Eka Aprianto.

Pelanggaran lalu lintas mayoritas karena tidak memakai helm dan menerobos lampu merah. ”Tidak memakai helm itu bisa membahayakan diri sendiri, dan menerobos lampu merah membahayakan diri sekaligus orang lain. Jadi aturan lalu lintas harus ditaati untuk keselamatan bersama,” pungkasnya. (ky)

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Polisi intens melakukan operasi lalu lintas. Sejak Februari hingga Maret, 606 pengendara ditilang lantaran melanggar. Perinciannya, Februari 305 pengendara dan Maret 301 pengendara.

Data Satlantas Polres Pamekasan, pada Februari, pelanggar didominasi karyawan swasta. Jumlahnya mencapai 214 orang. Kemudian, mahasiswa 58 orang, pelajar 17 orang, dan petani atau nelayan sembilan orang.

Lalu, tujuh pegawai negeri sipil (PNS) juga tercatat melanggar aturan lalu lintas. Sementara pada Maret, pelanggaran juga didominasi karyawan swasta sebanyak 227 orang. Kemudian, mahasiswa 51 orang, petani 12 orang, pelajar 8 orang dan PNS 3 orang.


Pada Februari, 103 orang ditilang karena tidak membawa surat-surat kendaraan. Kemudian, tidak memakai helm 123 orang. Sementara pada Maret, 122 orang ditilang karena tidak membawa surat-surat dan tidak memakai helm sebanyak 94 orang.

Baca Juga :  Polisi Usut Bansos Beras Kemensos

”Banyak masyarakat yang belum memahami bahwa tertib lalu lintas itu bagian dari keselamatan,” terang Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Deddy Eka Aprianto.

Pelanggaran lalu lintas mayoritas karena tidak memakai helm dan menerobos lampu merah. ”Tidak memakai helm itu bisa membahayakan diri sendiri, dan menerobos lampu merah membahayakan diri sekaligus orang lain. Jadi aturan lalu lintas harus ditaati untuk keselamatan bersama,” pungkasnya. (ky)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/