alexametrics
22.3 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

Mahasiswa Gelar Dramatikal Perjuangan Bung Tomo

PAMEKASAN – Sejumlah aktifis yang tergabung dalam teater Fataria menggelar aksi pertunjukan dramatikal memperingati Hari Pahlawan di halaman Kampus IAIN Madura, Sabtu (10/11) pukul 08.41. Aktifis melakonkan aksi heroik perjuangan Bung Tomo merebut kemerdekaan.

Pertunjukan tersebut berdurasi 23 menit. Bakat yang mereka tunjukkan menyedot perhatian ratusan mahasiswa. Dramatikal tersebut menceritakan perjuangan Bung Tomo mengusir tentara Belanda. Hingga akhirnya diperingati momentum Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November.

Sutradara Ainur Rahman mengungkapkan  aksi ini bentuk kritis juga terhadap generasi milenial. Sebab lebih asyik dengan dunia gadget. Sehingga cenderung bersikap indualis tanpa memikirkan lingkungan sosial. 

“Sasaran pertunjukan ini adalah mahasiswa. Semoga pertunjukan  ini bisa mengingat kembali bagaimana rakyat Indonesia memperjuangkan kemerdekaan. Jiwa nasionalis mulai tertatanam dan semoga terhibur. Jas Merah (Jangan sekali- kali melupakan sejarah),” katanya.

Baca Juga :  Dishub Pamekasan Janji Segera Merealisasikan

Sementara aktor yang berperan sebagai Bung Tomo, Vikky , mengaku sangat senang bisa ikut andil dalam pertunjukan. Menjadi aktor bukanlah hal yang mudah. Sebab harus mendalami peran. Keluar dari sifat asli saya. “Saya melakukan latihan selama 10 hari. Sehari bisa menghabiskan waktu hingga 5 jam,” ungkapnya. (rm4)

PAMEKASAN – Sejumlah aktifis yang tergabung dalam teater Fataria menggelar aksi pertunjukan dramatikal memperingati Hari Pahlawan di halaman Kampus IAIN Madura, Sabtu (10/11) pukul 08.41. Aktifis melakonkan aksi heroik perjuangan Bung Tomo merebut kemerdekaan.

Pertunjukan tersebut berdurasi 23 menit. Bakat yang mereka tunjukkan menyedot perhatian ratusan mahasiswa. Dramatikal tersebut menceritakan perjuangan Bung Tomo mengusir tentara Belanda. Hingga akhirnya diperingati momentum Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November.

Sutradara Ainur Rahman mengungkapkan  aksi ini bentuk kritis juga terhadap generasi milenial. Sebab lebih asyik dengan dunia gadget. Sehingga cenderung bersikap indualis tanpa memikirkan lingkungan sosial. 


“Sasaran pertunjukan ini adalah mahasiswa. Semoga pertunjukan  ini bisa mengingat kembali bagaimana rakyat Indonesia memperjuangkan kemerdekaan. Jiwa nasionalis mulai tertatanam dan semoga terhibur. Jas Merah (Jangan sekali- kali melupakan sejarah),” katanya.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Pamekasan Pimpin Pelepasan 80 Jamaah Umroh Al-Imron

Sementara aktor yang berperan sebagai Bung Tomo, Vikky , mengaku sangat senang bisa ikut andil dalam pertunjukan. Menjadi aktor bukanlah hal yang mudah. Sebab harus mendalami peran. Keluar dari sifat asli saya. “Saya melakukan latihan selama 10 hari. Sehari bisa menghabiskan waktu hingga 5 jam,” ungkapnya. (rm4)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/