alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Toko Elektronik Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

PAMEKASAN – Toko elektronik di Kelurahan Kangenan, Kecamatan Kota Pamekasan, ludes dilalap api. Barang-barang yang ada di dalam toko tersebut tidak bisa diselamatkan. Kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta.

Saiful Ghafar, 45, pemilik toko mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.00. Tidak diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik.

Warga mengetahui ada api setelah muncul kepulan asap dari dalam toko. Barang-barang tidak bisa diselamatkan lantaran kondisi toko terkunci. ”Saya ada di rumah, usai salat Subuh tidur lagi,” katanya Kamis (9/11).

Saiful menyampaikan, barang yang dijual di toko tersebut adalah produk elektronik. Kerugian akibat kebakaran ditaksir lebih dari Rp 100 juta. Sebab, barang yang dijual relatif mahal.

Baca Juga :  Komitmen Tekan Angka Kematian Ibu

Kasi Pencegahan Kebakaran Satpol PP Pamekasan Habibullah mengatakan, sekitar pukul 05.00 ada laporan dari masyarakat mengenai kebakaran. Atas laporan itu, tim pemadam kebakaran langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Upaya pemadaman langsung dilakukan. Tidak berselang lama, api yang melalap toko tersebut berhasil dijinakkan. ”Penyebabnya, diduga korsleting listrik,” katanya.

Habibullah menyampaikan, barang-barang di toko nyaris tidak bisa diselamatkan. Sangat sedikit yang bisa selamat dari amukan api. Tak ayal, kerugian besar harus ditanggung pemilik toko.

Dia mengaku tidak mengetahui secara detail kronologi kebakaran. Masyarakat di lokasi juga tidak mengetahui secara pasti. Mereka hanya mengetahui saat ada kepulan asap dari dalam toko.

PAMEKASAN – Toko elektronik di Kelurahan Kangenan, Kecamatan Kota Pamekasan, ludes dilalap api. Barang-barang yang ada di dalam toko tersebut tidak bisa diselamatkan. Kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta.

Saiful Ghafar, 45, pemilik toko mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.00. Tidak diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik.

Warga mengetahui ada api setelah muncul kepulan asap dari dalam toko. Barang-barang tidak bisa diselamatkan lantaran kondisi toko terkunci. ”Saya ada di rumah, usai salat Subuh tidur lagi,” katanya Kamis (9/11).


Saiful menyampaikan, barang yang dijual di toko tersebut adalah produk elektronik. Kerugian akibat kebakaran ditaksir lebih dari Rp 100 juta. Sebab, barang yang dijual relatif mahal.

Baca Juga :  Warga Tetap Harus Patuhi Protokol Pencegahan Covid-19

Kasi Pencegahan Kebakaran Satpol PP Pamekasan Habibullah mengatakan, sekitar pukul 05.00 ada laporan dari masyarakat mengenai kebakaran. Atas laporan itu, tim pemadam kebakaran langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Upaya pemadaman langsung dilakukan. Tidak berselang lama, api yang melalap toko tersebut berhasil dijinakkan. ”Penyebabnya, diduga korsleting listrik,” katanya.

Habibullah menyampaikan, barang-barang di toko nyaris tidak bisa diselamatkan. Sangat sedikit yang bisa selamat dari amukan api. Tak ayal, kerugian besar harus ditanggung pemilik toko.

Dia mengaku tidak mengetahui secara detail kronologi kebakaran. Masyarakat di lokasi juga tidak mengetahui secara pasti. Mereka hanya mengetahui saat ada kepulan asap dari dalam toko.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Sebut Pelayanan Berbelit-belit

Panwaslu Ngaku Kesulitan Saksi

Artikel Terbaru

/