alexametrics
20.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Razia Tembakau Jawa Kurang Maksimal

PAMEKASAN – Upaya pemerintah melindungi kualitas tembakau Madura dengan memastikan tidak adanya campuran tembakau Jawa dinilai kurang maksimal. Indikasinya, intensitas razia sangat minim. Bahkan, beberapa waktu lalu tim gabungan itu nyaris kecolongan.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Harun Suyitno mengaku kecewa atas kinerja tim pengawas tembakau tersebut. Razia yang dilakukan terkesan formalitas. Beberapa waktu lalu, dikabarkan ada salah satu gudang mendatangkan tembakau Jawa. Tim bentukan pemerintah tidak mengetahui.

Atas laporan masyarakat itu, wakil rakyat langsung turun. Mereka mendatangi gudang yang diduga mencampur tembakau tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan tembakau Jawa. Pihak gudang mengaku tidak pernah mendatangkan tembakau luar. Dewan tidak langsung percaya begitu saja. Masyarakat tidak mungkin mengadu jika tidak ada indikasi.

Baca Juga :  Satpol PP Tepis Temuan Tembakau Jawa

Kesimpulan sementara, gudang benar-benar tidak mendatangan tembakau Jawa. Tapi, bisa jadi, tembakau Jawa itu sudah diamankan lantaran ada pengaduan ke DPRD. Menurut politikus PKS itu, andai razia berjalan efektif, tembakau Jawa tidak masuk Pamekasan.

Jika penjagaan ketat dilakukan di tiap pintu masuk kabupaten, Pamekasan aman dari serbuan tembakau yang kualitasnya tidak lebih bagus daripada tembakau Madura. ”Ini menjadi pembelajaran,” katanya Sabtu (9/9).

Razia tersebut harus lebih maksimal. Jatah 16 kali operasi harus dimanfaatkan dengan baik. Apabila kurang, tim pengawas dipersilakan menambah. Dewan siap memfasilitasi melalui penganggaran agar razia itu maksimal dan tidak formalitas. ”Nanti razia esek-esek dibilang razia tembakau, tidak boleh,” katanya.

Dewan bakal mengevaluasi kinerja tim tersebut. Setiap setengah bulan, bakal dimintai pertanggungjawaban. Harapannya, dengan razia itu Pamekasan bebas dari tembakau Jawa.

Baca Juga :  Tembakau Jawa Dilarang Masuk Madura

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan M. Yusuf Wibiseno menyatakan, razia tembakau dilakukan secara profesional. Strategi pengamanan diterapkan. Karena itu, operasi gabungan lintas sektor itu berjalan sesuai keinginan. ”Kami juga butuh dukungan dari semua pihak,” tandasnya.

- Advertisement -

PAMEKASAN – Upaya pemerintah melindungi kualitas tembakau Madura dengan memastikan tidak adanya campuran tembakau Jawa dinilai kurang maksimal. Indikasinya, intensitas razia sangat minim. Bahkan, beberapa waktu lalu tim gabungan itu nyaris kecolongan.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Harun Suyitno mengaku kecewa atas kinerja tim pengawas tembakau tersebut. Razia yang dilakukan terkesan formalitas. Beberapa waktu lalu, dikabarkan ada salah satu gudang mendatangkan tembakau Jawa. Tim bentukan pemerintah tidak mengetahui.

Atas laporan masyarakat itu, wakil rakyat langsung turun. Mereka mendatangi gudang yang diduga mencampur tembakau tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan tembakau Jawa. Pihak gudang mengaku tidak pernah mendatangkan tembakau luar. Dewan tidak langsung percaya begitu saja. Masyarakat tidak mungkin mengadu jika tidak ada indikasi.

Baca Juga :  Satpol PP Tepis Temuan Tembakau Jawa

Kesimpulan sementara, gudang benar-benar tidak mendatangan tembakau Jawa. Tapi, bisa jadi, tembakau Jawa itu sudah diamankan lantaran ada pengaduan ke DPRD. Menurut politikus PKS itu, andai razia berjalan efektif, tembakau Jawa tidak masuk Pamekasan.

Jika penjagaan ketat dilakukan di tiap pintu masuk kabupaten, Pamekasan aman dari serbuan tembakau yang kualitasnya tidak lebih bagus daripada tembakau Madura. ”Ini menjadi pembelajaran,” katanya Sabtu (9/9).

Razia tersebut harus lebih maksimal. Jatah 16 kali operasi harus dimanfaatkan dengan baik. Apabila kurang, tim pengawas dipersilakan menambah. Dewan siap memfasilitasi melalui penganggaran agar razia itu maksimal dan tidak formalitas. ”Nanti razia esek-esek dibilang razia tembakau, tidak boleh,” katanya.

Dewan bakal mengevaluasi kinerja tim tersebut. Setiap setengah bulan, bakal dimintai pertanggungjawaban. Harapannya, dengan razia itu Pamekasan bebas dari tembakau Jawa.

Baca Juga :  Nugie: Sekarang Berani Minum Air Langsung dari Sumur?

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan M. Yusuf Wibiseno menyatakan, razia tembakau dilakukan secara profesional. Strategi pengamanan diterapkan. Karena itu, operasi gabungan lintas sektor itu berjalan sesuai keinginan. ”Kami juga butuh dukungan dari semua pihak,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/