alexametrics
21 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

AOI dan TSPM (KT&G) Fasilitasi petani tembakau Tandon Air

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Warga Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan menerima Corporate Social Responsibility (CSR) Senin (8/2). CSR yang berupa tandon air dan fasilitas cuci tangan itu diberikan oleh PT Alliance One Indonesia (AOI) dan PT Tri Sakti Purwosari Makmur (KT&G)

Pemberian CSR tersebut dikemas dengan seremoni peresmian dan penyerahan di barat balai Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur. Penyerahan CSR tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Direktur PT.AOI Michale George Green dan Presiden Direktur PT.TSPM (KT&G) Hong Won Tack. Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin turut hadir di dalamnya.

PT.TSPM (KT&G) sendiri merupakan salah satu customer PT.AOI yang sangat penting. Tidak hanya di Indonesia, tetapi secara global. Program CSR berupa “Fasilitas Tandon dan Tempat Cuci Tangan” sendiri adalah hasil kerja sama antara PT.AOI dengan PT.TSPM sebagai anak perusahaan dari Korea Tomorrow & Global (KT&G).

Program pemberian CSR ini diharapkan berdampak positif. Utamanya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih rumah tangga bagi masyarakat di Desa Pamoroh. Lebih utamanya nanti tandon tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengairan tanaman tembakau pada saat ketersediaan air terbatas karena kondisi musim kemarau.

Sementara Madura sendiri adalah salah satu sumber area utama dari PT.AOI dan PT.TSPM (KT&G) untuk mendapatkan tembakau dengan kualitas dan karakteristik yang khas.

Baca Juga :  Refleksi Tahun Baru 1442 Hijriah Bagi Bupati Baddrut Taman

“Oleh karena itu, baik PT.AOI maupun PT.TSPM (KT&G) konsisten dan berkomitmen melanjutkan kemitraaan dengan para petani kami di sini sebagaimana telah dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya. Tentunya komitmen ini juga bisa memperluas dampak kepada komunitas masyarakat di sekitar petani mitra kita, sehingga kita bisa bersama-sama tumbuh dengan dunia yang lebih baik,” terang Michale George Green.

Lebih jauh, Produksi Tembakau Berkelanjutan (Sustainable Tobacco Production) adalah fokus dari AOI global. “Kami berterima kasih kepada semua petani binaan kami atas dukungan mereka dalam menjalankan praktek  terbaik sesuai dengan standar kami; secara khusus mengenai kesehatan dan keselamatan, pencegahan pekerja anak dan perlindungan alam lingkungan,” sambung Michale.

“Kami juga berterima kasih, kepada Bupati Baddrut dan semua masyarakat yang hadir dan menyambut baik program CSR ini,” terangnya di depan warga Desa Pamoroh dan forum pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Senin siang itu.

Presiden Direktur PT.TSPM (KT&G) Hong Won Tack juga mengatakan terima kasih kepada seluruh petani tembakau yang menjadi bagian terdepan pihak yang bekerjasama dengan PT.AOI dan secara tidak langsung dengan PT.TSPM (KT&G) sebagai perusahaan yang stok tembakaunya mengambil sebagian dari PT.AOI yang berkedudukan di Madura. “Semoga kerja sama perusahaan dan petani terus berjalan,” katanya.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan bahwa CSR yang diberikan oleh PT.AOI dan PT.TSPM (KT&G) sangat berguna untuk warga di Desa Pamoroh. Secara jangka pendek, kata Baddrut, tandon itu bisa dipakai untuk tempat mencuci tangan pada masa Covid-19. Namun jangka panjang, tandon beton yang sudah dibangun itu bisa dipakai warga saat musim kemarau untuk menyimpan suplai air.

Baca Juga :  Aktifis Cekamp Sodorkan Lima Tuntutan ke Bupati Pamekasan

“Tentu kami berterima kasih, kepada PT.AOI dan PT.TSPM (KT&G) yang sudah berupaya menyalurkan CSRnya kepada masyarakat. Ini sangat berguna bagi masyarakat dan semoga, program CSR ini tidak hanya sekarang, namun berlanjut, lebih-lebih kerja sama kita,” terangnya.

Baddrut mengatakan, sejumlah desa di Pamekasan sering dilanda kekeringan di musim kemarau. Sumber mata air saat musim kemarau itu tidak bisa tersalurkan ke rumah-rumah. Dengan begitu, fasilitas tandon air akan sangat berguna dalam musim kemarau.

“Mudah-mudah kebutuhan air, dengan fasilitas tandon ini bisa disiasati. Mulai dari air minum, air mandi dan air untuk kebutuhan pengairan tanaman utamanya saat pengairan tanam tembakau di musim-musim tembakau yang akan datang,” terangnya.

Baddrut mengatakan, pihak Pemkab Pamekasan akan terus mendorong inovasi pertanian dalam hal biaya produksi. Mulai dari inovasi penggarapan tanah, pembibitan hingga pupuk. “Sektor hulu akan kami dorong yakni di wilayah petani, di hilirnya ada perusahaan, dan untuk itu kami berharap kerja sama ini semoga sama-sama menguntungkan, baik petani maupun bagi perusahaan,” terangnya. (ky/par)

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Warga Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan menerima Corporate Social Responsibility (CSR) Senin (8/2). CSR yang berupa tandon air dan fasilitas cuci tangan itu diberikan oleh PT Alliance One Indonesia (AOI) dan PT Tri Sakti Purwosari Makmur (KT&G)

Pemberian CSR tersebut dikemas dengan seremoni peresmian dan penyerahan di barat balai Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur. Penyerahan CSR tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Direktur PT.AOI Michale George Green dan Presiden Direktur PT.TSPM (KT&G) Hong Won Tack. Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin turut hadir di dalamnya.

PT.TSPM (KT&G) sendiri merupakan salah satu customer PT.AOI yang sangat penting. Tidak hanya di Indonesia, tetapi secara global. Program CSR berupa “Fasilitas Tandon dan Tempat Cuci Tangan” sendiri adalah hasil kerja sama antara PT.AOI dengan PT.TSPM sebagai anak perusahaan dari Korea Tomorrow & Global (KT&G).


Program pemberian CSR ini diharapkan berdampak positif. Utamanya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih rumah tangga bagi masyarakat di Desa Pamoroh. Lebih utamanya nanti tandon tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengairan tanaman tembakau pada saat ketersediaan air terbatas karena kondisi musim kemarau.

Sementara Madura sendiri adalah salah satu sumber area utama dari PT.AOI dan PT.TSPM (KT&G) untuk mendapatkan tembakau dengan kualitas dan karakteristik yang khas.

Baca Juga :  Imigrasi Pamekasan Salurkan Bantuan Kemenkum HAM

“Oleh karena itu, baik PT.AOI maupun PT.TSPM (KT&G) konsisten dan berkomitmen melanjutkan kemitraaan dengan para petani kami di sini sebagaimana telah dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya. Tentunya komitmen ini juga bisa memperluas dampak kepada komunitas masyarakat di sekitar petani mitra kita, sehingga kita bisa bersama-sama tumbuh dengan dunia yang lebih baik,” terang Michale George Green.

Lebih jauh, Produksi Tembakau Berkelanjutan (Sustainable Tobacco Production) adalah fokus dari AOI global. “Kami berterima kasih kepada semua petani binaan kami atas dukungan mereka dalam menjalankan praktek  terbaik sesuai dengan standar kami; secara khusus mengenai kesehatan dan keselamatan, pencegahan pekerja anak dan perlindungan alam lingkungan,” sambung Michale.

“Kami juga berterima kasih, kepada Bupati Baddrut dan semua masyarakat yang hadir dan menyambut baik program CSR ini,” terangnya di depan warga Desa Pamoroh dan forum pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Senin siang itu.

Presiden Direktur PT.TSPM (KT&G) Hong Won Tack juga mengatakan terima kasih kepada seluruh petani tembakau yang menjadi bagian terdepan pihak yang bekerjasama dengan PT.AOI dan secara tidak langsung dengan PT.TSPM (KT&G) sebagai perusahaan yang stok tembakaunya mengambil sebagian dari PT.AOI yang berkedudukan di Madura. “Semoga kerja sama perusahaan dan petani terus berjalan,” katanya.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan bahwa CSR yang diberikan oleh PT.AOI dan PT.TSPM (KT&G) sangat berguna untuk warga di Desa Pamoroh. Secara jangka pendek, kata Baddrut, tandon itu bisa dipakai untuk tempat mencuci tangan pada masa Covid-19. Namun jangka panjang, tandon beton yang sudah dibangun itu bisa dipakai warga saat musim kemarau untuk menyimpan suplai air.

Baca Juga :  Bupati Baddrut Siap Jadi Orang Pertama Suntik Vaksin Covid-19

“Tentu kami berterima kasih, kepada PT.AOI dan PT.TSPM (KT&G) yang sudah berupaya menyalurkan CSRnya kepada masyarakat. Ini sangat berguna bagi masyarakat dan semoga, program CSR ini tidak hanya sekarang, namun berlanjut, lebih-lebih kerja sama kita,” terangnya.

Baddrut mengatakan, sejumlah desa di Pamekasan sering dilanda kekeringan di musim kemarau. Sumber mata air saat musim kemarau itu tidak bisa tersalurkan ke rumah-rumah. Dengan begitu, fasilitas tandon air akan sangat berguna dalam musim kemarau.

“Mudah-mudah kebutuhan air, dengan fasilitas tandon ini bisa disiasati. Mulai dari air minum, air mandi dan air untuk kebutuhan pengairan tanaman utamanya saat pengairan tanam tembakau di musim-musim tembakau yang akan datang,” terangnya.

Baddrut mengatakan, pihak Pemkab Pamekasan akan terus mendorong inovasi pertanian dalam hal biaya produksi. Mulai dari inovasi penggarapan tanah, pembibitan hingga pupuk. “Sektor hulu akan kami dorong yakni di wilayah petani, di hilirnya ada perusahaan, dan untuk itu kami berharap kerja sama ini semoga sama-sama menguntungkan, baik petani maupun bagi perusahaan,” terangnya. (ky/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/